Home » Motivation » Kisah Sejuta Kodok

Kisah Sejuta Kodok

Blog Stats

  • 1,993,582

PERLINDUNGAN HAK CIPTA

Lisensi Creative Commons

Adab Merujuk:
Boleh menyebarluaskan isi blog ini dengan menyebutkan alamat sumber, dan tidak mengubah makna isi serta tidak untuk tujuan komersial kecuali dengan seizin penulis.
=====
Plagiarisme adalah penyakit yang menggerogoti kehidupan intelektual kita bersama.

Follow me on Twitter

Bila Anda merasa blog ini bermanfaat, silakan masukkan alamat email Anda untuk selalu mendapat artikel terbaru yang dikirim melalui email.

Join 5,853 other followers

Ada cerita kecil yang bermakna sebagai berikut:

KISAH SEJUTA KODOK

Suatu sore, seorang petani pergi ke kota dan masuk ke restoran dan menemui pemiliknya untuk menawarkan pasokan ribuan paha kaki kodok setiap hari. Pemilik restoran itu kaget setengah tak percaya dan bertanya balik, dari mana ia bisa mendapatkan paha kodok segitu banyaknya?! Petani itu menjawab, ”Disamping rumahku ada sebuah kolam yang didalamnya berjubel penuh kodok, wuihhh, pasti ada jutaan. Semalaman mereka itu mengorek, suaranya ribut bukan main, pokoknya suaranya benar-benar membuatku hampir gila.”

Kemudian mereka pun sepakat dan membuat perjanjian di mana dinyatakan sang petani itu akan memasok paha kodok ke restoran itu, setiap kali kiriman sebanyak seribu ekor yang akan dipasok dalam beberapa minggu mendatang. Esok paginya, petani itu kembali datang ke restoran dengan wajah agak lesu, ia membawa dua ekor kodok agak kecil.

Pemilik restoran bertanya, ”Lho, mana seribu kodok itu?,” Si petani menjawab, ”Ternyata saya salah. yang ada cuma dua ekor ini. Tapi mereka kok benar-benar membuat keributan luar biasa ya..!”

Nah, lain kali bila mendengar ada orang yang mencela atau menjelek-jelekkan Anda, ingat!, itu barangkali hanya ributnya dua ekor kodok saja.

Seringkali suatu permasalahan selalu nampak lebih besar di kegelapan. Pernahkah suatu malam hari Anda terbaring diranjang sedang mengkhawatirkan sebuah masalah yang membuat stres dan nampak seperti bunyi ributnya sejuta kodok? Nah, saat fajar menyingsing dan Anda renungkan kembali masalah itu, bisa jadi Anda tertawa lega, kok semut kamu sebut gajah.

Salam hangat penuh semangat,
Iwan Yuliyanto

Advertisements

7 Comments

  1. raravebles says:

    🙂 hehe.. semoga beneran hanya ada 2 kodok, kalopun lebih ngga banyak..biar gampang mengatasinya..

  2. ya..ya..ya.ya.ya… emang sih dulu ada sponsor yg ingin ngebuka restoran kodok, dipikirnya pasti banyak orderan, namun ketika para pengunjung udah mulai penasaran… eh ternyata restoran tsb udah keburu ditutup. Beritanya ada di sini [Polling liputan6.com ditutup].Ayo bangun..bangun..bangkit.. dan bergerak bersama membangun negeri !!. Masih ada agenda penting bangsa ini daripada terlena & terbius mengikuti irama adu domba & penggiringan opini.

  3. daffari says:

    fightforfreedom said: hehehe… apalagi ributnya sampe menuhin halaman koran berhari-hari… yah… bangsa ini udah terbiasa kontra-produktif, padahal we are agents of change.

    mending klo cuma koran doang mah, lah tiap hari di tipi, di internet juga sama… hmmpppff… apa kata dunia??

  4. hehehe… apalagi ributnya sampe menuhin halaman koran berhari-hari… yah… bangsa ini udah terbiasa kontra-produktif, padahal we are agents of change.

  5. daffari says:

    setuju banget pak iwan… orang Indonesia (Indonesia duank ngga ya??) kadang menganggap cuap segilintir orang tuh kayak cuap orang sekampung … 😀

  6. ya mudah-mudahan cuman satu, itupun cuman pengen ngetes vokal … artinya ngga dianggap masalah juga ngga papa. thx, mas gogod, semoga makin bijak aja nih…

  7. prambanan says:

    fightforfreedom said: Seringkali suatu permasalahan selalu nampak lebih besar di kegelapan. Pernahkah suatu malam hari Anda terbaring diranjang sedang mengkhawatirkan sebuah masalah yang membuat stres dan nampak seperti bunyi ributnya sejuta kodok? Nah, saat fajar menyingsing dan Anda renungkan kembali masalah itu, bisa jadi Anda tertawa lega, kok semut kamu sebut gajah.

    tks mas..kebetulan..sepertinya lagi “banyak kodok” nih disekitar…mudahan cuman satu ….

Mari Berdiskusi dan Berbagi Inspirasi. Terimakasih.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Let me share my passion
My passion is to pursue and share the knowledge of how we work better with our strengthen.
The passion is so strong it can do so much wonder for Indonesia.

Fight For Freedom!
Iwan Yuliyanto

Kantor Berita Umat