Home » New World Order » Demi kelancaran bisnis, Maskapai itu terpaksa takluk pada sebuah mitos.

Demi kelancaran bisnis, Maskapai itu terpaksa takluk pada sebuah mitos.

Blog Stats

  • 1,991,190

PERLINDUNGAN HAK CIPTA

Lisensi Creative Commons

Adab Merujuk:
Boleh menyebarluaskan isi blog ini dengan menyebutkan alamat sumber, dan tidak mengubah makna isi serta tidak untuk tujuan komersial kecuali dengan seizin penulis.
=====
Plagiarisme adalah penyakit yang menggerogoti kehidupan intelektual kita bersama.

Follow me on Twitter

Bila Anda merasa blog ini bermanfaat, silakan masukkan alamat email Anda untuk selalu mendapat artikel terbaru yang dikirim melalui email.

Join 5,850 other followers

Hai Sahabat MPers,

Dalam perjalanan dari Batam ke Jakarta kemaren, di dalam pesawat terbang yang saya tumpangi, saya melanjutkan membaca Novel The Jacatra Secret. Karena padatnya agenda, sedikit sekali waktuku untuk berinteraksi dengan novel ini, jadi gak kelar-kelar bacanya ๐Ÿ™‚

Tiba pada bagian halaman 127, di situ tertulis:

Selain hotel, kursi pesawat terbang pun tidak ada yang mencantumkan angka 13. Di Amerika Serikat, keyakinan ini telah menelan biaya satu miliar dollar per tahunnya, disebabkan banyak orang membatalkan kepergian dengan kereta api atau pesawat terbang, membatalkan transaksi perdagangan, pada tanggal 13 tiap bulannya.

Saat itu saya duduk dikursi 31C, tulisan di atas membuat saya penasaran, apakah pesawat yang saya tumpangi ini juga melakukan hal tersebut. Setelah pesawat landing, saya sempatkan untuk memastikan ketiadaan nomor tempat duduk tersebut sembari keluar dari pesawat. Dan hasilnya ternyata benar, no 13 itu TIDAK ADA, sedangkan no 14 ada pada deretan seberang.

13

Di seberang ada no No.14, tetapi No. 13 tidak ada?


Sejak lama angka 13 dipercaya sebagai angka yang membawa kesialan, sehingga angka ini tidak digunakan sebagai nomor kamar di hotel-hotel besar, nomor tempat duduk di pesawat, nomor lantai di gedung-gedung pencakar langit dan lainnya. Orang-orang yang memiliki ketakutan yang berlebihan terhadap angka 13 disebut sebagai Triskaidekaphobia, dan akibat adanya fobia ini berakibat besar seperti yang tertulis pada text box di atas. Dalam sebuah artikel ilmiah di Smithsonian Magazine, Februari 1987, berjudul Triskaidekaphobia (ketakutan terhadap angka 13), psiko-sosiolog Paul Hoffman melaporkan hasil risetnya bahwa akibat phobia tersebut, setiap tahun Amerika Serikat dirugikan minimal satu miliar dollar Amerika akibat absenteisme, pembatalan perjalanan darat, udara, dan laut, sambil memerosotkan kinerja ekonomi, industri, dan bisnis pada setiap tanggal 13 setiap bulan, apalagi bila kebetulan jatuh pada hari Friday!

Aneh tapi nyata, ternyata kekuatan sebuah mitos mampu membuat modernisasi terlihat seperti sesuatu yang tidak modern ๐Ÿ™‚

Lantas, apakah benar 13 adalah Angka sial?
Mengapa maskapai penerbangan yang pesawatnya saya tumpangi ini juga percaya dengan mitos ini?

Anggapan itu harus diluruskan!

Karena mitos angka 13 adalah sebuah alat propaganda yang punya tujuan besar di balik penyesatan seperti itu.

Angka 13 awalnya tidak berkonotasi negatif. Kelompok-kelompok gnosis malah menganggapnya sebagai angka tertinggi dan suci. Anggapan jika angka tigabelas itu sial berasal dari Eropa, yang bermula pada satu kejadian penting di Perancis, pada hari Jum’at, 13 Oktober 1307.

Tanggal kejadian tersebut kemudian diabadikan pada sebuah film Hollywood yang berjudul: “Friday Thirteen”.

Paus Clement III dan Raja Philip IV mengetahui jika Templar sangat memuja angka 13. Sebab itu, mereka sengaja membuat satu kejutan pada momentum tanggal tersebut untuk menghajar Templar. Pembasmian ini ternyata tidak berhasil melenyapkan Templar sepenuhnya. Para Prajurit legendaris Perang Salib ini menyelamatkan diri dengan menyebar ke berbagai wilayah Eropa. Mereka yang lari ke Bavaria mengganti jubahnya dengan mendirikan kelompok baru bernama Knight of Teutonik. Yang kabur ke Malta menjadi Knight of Malta atau Knight of Rodhes. Di Italia, Portugal, dan Spanyol menjadi Knight of Christ. Christopher Colombus dan Vasco da Gama adalah anggota ordo ini dan kemudian mengekspornya ke Amerika. Mereka ini adalah orang-orang terlatih, baik secara fisik maupun kemahiran berperang, dan berhasil menyusup ke berbagai jantung kekuasaan.

Kerajaan Skotlandia kala itu merupakan satu-satunya wilayah di Eropa yang sedang diekskomunikasikan oleh Gereja. Sebab itu para pelarian Templar diterima dengan tangan terbuka oleh rajanya, Robert The Bruce aka Bruce The Mighty, dan dititipkan di loji-loji tukang batu setempat. Para tukang batu di Skotlandia disebut dengan istilah Mason. Setelah para Templar ini menguasai serikat tukang batu tersebut, maka mereka mengubah watak asli serikat ini dan memberi nama baru: Freemasonry. Dan serikat tukang batu yang hanya pandai membangun gedung, mereka kemudian berubah menjadi perencana, pembangun, arsitek dunia, perancang banyak peristiwa, sehingga dunia meyakini jika mereka berada di belakang semua konspirasi besar dunia. Dan memang begitulah adanya. Mereka menguasai jaringan media massa dan hiburan dunia, termasuk Hollywood, sehingga mereka ingin mengenang hari sial mereka, yakni Jumat tanggal 13 ke seluruh dunia, dengan membuat propaganda salah, false-flag, ke seluruh dunia. Padahal, mereka sendiri tidak menganggapnya demikian.

Komunikasi Yahudi menggunakan bahasa simbolis.

Freemason menggunakan bahasa simbolis untuk komunikasi sesama mereka dan untuk menyampaikan pesan-pesan mereka kesuluruh dunia. angka 13 menegaskan kekuasaan mereka, angka 13 melekat pada berbagai organisasi, institusi, perusahaan internasional, industri film, dll.

Pernahkah Anda menonton film “13 Ghosts”? Film in bercerita tentang 12 hantu yang membutuhkan 1 hantu lagi sehingga lengkap jadi 13 untuk membangkitkan manusia paling berkuasa dimuka bumi. Dalam adegan film itu seseorang bernama Ben Mosses berdialog dengan hantu ke 13, dan manusia paling berkuasa itu memiliki simbol satu mata โ€œall-seeing eyeโ€ aka illuminati eye aka The Great Architect aka Dajjal bermata satu.
Pernahkah Anda menonoton film “Blade” si vampir ke 13 yang setengah manusia?
Ternyata ada ratusan film-film yang memuat propaganda angka 13, yang sebenarnya sedang membawa sebuah pesan. Bahkan tokoh fiksi Zombie dan Vampyre adalah alat propaganda dan pembawa pesan juga (ntar ada waktunya saya bahas juga).

Hollywood memang sebuah penyampai pesan baik yang digunakan kelompok Luciferian kepada seluruh umat manusia. Jauh sebelum menara kembar WTC hancur pada 11 September 2001, puluhan bahkan ratusan film Hollywood dari Bart Simpson, Face-Off, Astronaut’s Wife, hingga Pelican Brief telah menyampaikan pesan bakal terjadinya tragedi besar itu. Modus penabrakan pesawat, menara kembar, nomor pesawat, tanggal dan waktu kejadian, jumlah korban, dan sebagainya disisipkan secara cerdik di dalam film-film Hollywood tersebut.

Selain propaganda melalui film-film, angka 13 ini terdapat juga di berbagai benda di sekeliling kita, mulai dari rumus Barcode yang tertera di setiap produk keluaran pabrik, lambang negara Amerika Serikat, jumlah kartu remi dan tarot, rumus suci geometri yang biasanya terpahat dan disembunyikan dalam berbagai arsitektur bangunan seperti halnya Monumen Washington DC dan Patung Liberty, simbolisasi logo Microsoft, simbolisasi logo McDonalds dan berbagai perusahaan multinasional AS, lembaga-lembaga pemerintah maupun swasta di AS, hingga bilangan batu permata yang ada di Cruix Gemmata, salib yang bertaburkan 13 batu mulia.

Bangsa barat memang telah lama didoktrin secara halus oleh mereka untuk takut kepada suku Yahudi ke-13. siapa yang hendak melawan konspirasi mereka untuk menggenggam dunia akan berakibat sial, karena mereka sudah terlampau kuat, setahap lagi menggenggam dunia. Dan angka 13 adalah propaganda teror mental yang sebenarnya.

“Konspirasi” sangat doyan menggunakan angka 13 di dalam simbol-simbol mereka

Annemarie Schimmel di dalam The Mystery of Numbers (1993) mengutip simbolog Ernst Boklen yang melakukan penelitian mendalam terhadap kepercayaan angka 13. Buku Boklen ini diterbitkan pada tahun 1913! Menurut Boklen, kelompok-kelompok gnostik dibentuk dengan format 12+1 (13). Schimmel sendiri berkeyakinan jika kepercayaan ini berasal dari kepercayaan mistis di zaman Babilonia, bahkan lebih tua dari era tersebut. Jadi, angka 13 sekarang ini adalah lambang penyembahan terhadap Lucifer. Dalam kepercayaan Kabbalah, angka 13 menempati posisi suci, sebab itu banyak digunakan dalam berbagai simbol dan arsitektural.

Dari keterangan ini dapat disimpulkan bahwa:

  1. Tidak ada angka sial, dan tak satupun kesialan di dunia ini disebabkan oleh angka. Kesialan di dunia ini lebih condong kepada human error. Angka hanya sebagai kambing hitam saja.
  2. Ada pihak menggunakan mitos angka sial sebagai sarana mengembangkan rezim terornya. Angka 13 diyakini sebagai sosok yang paling kuat, paling hebat, dan paling ditakuti oleh semua manusia. Bagi yang mempercayainya akan semakin takut dan takut sehingga ketakutannya seakan-akan nyata. Diperparah dengan kondisi iman yang lemah dan sangat cinta duniawi.
  3. Tiga belas hanyalah angka. Tentu kita tidak boleh meyakini angka-angka karena hal tersebut bisa menjurus kepada kemusyrikan. Secara rasio, tak mungkin suatu angka membawa kesialan atau kemujuran. Takdir ada pada Allah. Tetapi orang-orang yang tak percaya dan para komprador memang susah untuk menerimanya. โ€œMereka tuli, bisu dan buta, sebab itu mereka tidak bisa kembali (kepada kebenaran).โ€ (QS. Al Baqarah 2:18).

Kembali ke soal pesawat terbang yang saya tumpangi, pastinya akan selalu terjadi pro dan kontra mengenai mitos angka 13, nah airline itu khan tidak tahu siapa-siapa saja yang naik pesawat mereka, apakah mereka percaya mitos atau tidak. Jadi, daripada membuat penumpang yang (kebetulan percaya mitos itu) naik airline tersebut merasa cemas, dan tidak menyalahkan airline misal sewaktu-waktu ada insiden karena adanya kursi no.13, maka…. airline tentu gak mau ambil pusing, jadinya kursi no. 13 ditiadakan aja deh, hal yang sama juga berlaku pada lantai hotel, karena pihak hotel tidak ingin rugi dari segi bisnis.

Salam hangat tetap semangat,
Iwan Yuliyanto

**********
Referensi:
1. Novel “The Jacatra Secret” karya Rizki Ridyasmara.
2. Buku “Night Templar, The Knight Christ” karya Rizki Ridyasmara.

Advertisements

78 Comments

  1. martoart said: Pesawat yg jatuh, selama ini kebanyakan menewaskan seluruh penumpang. Coba kalo dikasih kusi nomor 13, pasti hanya satu kursi itu yg celaka, setinggi apapun pesawat jatuh.

    Hahaha… sampeyan itu kocak banget.Sebaiknya sih memang seperti itu, kalo pengen semua penumpang selamat, harus ada kursi no.13, tapi taruh di pantry.

  2. martoart says:

    Pesawat yg jatuh, selama ini kebanyakan menewaskan seluruh penumpang. Coba kalo dikasih kusi nomor 13, pasti hanya satu kursi itu yg celaka, setinggi apapun pesawat jatuh.

  3. wayanlessy said: sayang sekali saya ga bisa nyari boarding passnya sekarang mas…kalau masih ada, tentu ada di rumah Singapore.

    Gak papa, mbak Lessy, kalo seandainya gak ketemu atau mungkin terselip.

  4. wayanlessy said: wah? Kalau saya yg jadi penumpangnya udah ngomel2 kali ya hehehe…masa boarding pass dan peta seat beda? ga bener banget tuh..

    Barusan nemu kasus yg saya maksud di atas, mbak Lessy.Kejadiannya baruuu saja, tgl 25/9/2011: http://regional.kompas.com/read/2011/09/26/0718524/Misteri.Kursi.Bernomor.13.di.Pesawat.Batavia.AirTrailer:Namun di Indonesia, pesawat Batavia Air dengan nomor penerbangan YG – 561 dari Jakarta tujuan Pekanbaru, hari Minggu (25/9/2011) petang, memberikan tiket penumpang bernomor 13A dan 13B kepada Nyonya Mardiana dan suaminya. Mulanya, Mardiana merasa heran, sebab setelah puluhan kali naik pesawat, baru kali ini dia mendapat kursi bernomor 13. Namun dia mendiamkan saja. Keanehan mulai terjadi saat Mardiana dan suaminya naik ke pesawat. Ternyata kursi bernomor 13 memang tidak ada. Setelah kursi nomor 12, yang ada di deretan selanjutnya adalah kursi bernomor 14. Ketika disampaikan perihal nomor tiket itu kepada pramugari yang bernama Ira Maei, dia langsung terheran-heran.*************Gara – gara kejadian tsb, pesawat delay sampai 30 menit, yg pegang kedua tiket tsb pasti juga ngomel2 ๐Ÿ™‚

  5. wayanlessy says:

    fightforfreedom said: Tapi ada juga lho ditemui kasus dimana boarding pass-nya tertera seat no 13A, 13B, atau 13C; namun ketika sudah berada di dalam pesawat, kenyataannya tidak ada seat yg bernomor itu.

    wah? Kalau saya yg jadi penumpangnya udah ngomel2 kali ya hehehe…masa boarding pass dan peta seat beda? ga bener banget tuh..

  6. wayanlessy says:

    fightforfreedom said: Airline yang saya tumpangi kenyataannya seperti itu, mbak Lessy.Wah, kalo ada seat nomer 13, boleh di sharing tuh boarding pass-nya. Saya salut dg airline itu yg mampu melawan mitos spt itu.Tapi ada juga lho ditemui kasus dimana boarding pass-nya tertera seat no 13A, 13B, atau 13C; namun ketika sudah berada di dalam pesawat, kenyataannya tidak ada seat yg bernomor itu.

    sayang sekali saya ga bisa nyari boarding passnya sekarang mas…kalau masih ada, tentu ada di rumah Singapore. Belakangan saya hanya naik Garuda, Singapore Airlines dan Lufthansa…jadi rasanya ya kemungkinan 3 airlines tsb mas…:) Tapi mungkin saja sih ada interior pesawat yg nggak seragam gitu? ^_^

  7. putseerdjmount2009 said: Friday the 13th , iya film jaman saya masih kelas 3 SD, diputer malem jumat deh kalau ga salah…tapi selalu menarik minat untuk nonton

    Saya juga rindu dg film (TV series) Friday the 13th, mbak Puput. Unik banget jalan ceritanya, dan selalu berhubungan dg benda-benda keramat.

  8. wayanlessy said: Ha? serius mas? kok…rasanya saya pernah dapet seat nomer 13 ya? (inget soalnya pernah mau claim sesuatu jadi saya simpen boarding passnya agak lama) saya lupa airlines apa…rasanya termasuk airlines yg tergabung dlm Star-alliance..

    Airline yang saya tumpangi kenyataannya seperti itu, mbak Lessy.Wah, kalo ada seat nomer 13, boleh di sharing tuh boarding pass-nya. Saya salut dg airline itu yg mampu melawan mitos spt itu.Tapi ada juga lho ditemui kasus dimana boarding pass-nya tertera seat no 13A, 13B, atau 13C; namun ketika sudah berada di dalam pesawat, kenyataannya tidak ada seat yg bernomor itu.

  9. wayanlessy says:

    Ha? serius mas? kok…rasanya saya pernah dapet seat nomer 13 ya? (inget soalnya pernah mau claim sesuatu jadi saya simpen boarding passnya agak lama) saya lupa airlines apa…rasanya termasuk airlines yg tergabung dlm Star-alliance..

  10. Friday the 13th , iya film jaman saya masih kelas 3 SD, diputer malem jumat deh kalau ga salah…tapi selalu menarik minat untuk nonton alhamdulilah sekarang ga jadi korban takhayul 13.. ๐Ÿ™‚

  11. subhanallahu said: btw, aku kangen nonton serial TV: Friday the 13th ๐Ÿ™‚

    ini film serial TV yg selalu ada penyesalan di akhir setelah memanfaatkan barang-barang antik / jimat peninggalan masa lampau. Seru juga film ini ya… dah lama banget dulu sempat diputar.

  12. prambanan said: wah seru juga ya..diskusi angka 13….

    namanya juga ada bau konspirasi, mas.jangan lupa minum obat pusing 13 keliling, hehehe….

  13. subhanallahu says:

    martoart said: disiapkan untuk yang sudah pasrah ya om? ๐Ÿ™‚

    insyaallah semua orang sakit sudah pasrah, hehe….

  14. subhanallahu says:

    btw, aku kangen nonton serial TV: Friday the 13th ๐Ÿ™‚

  15. subhanallahu says:

    subhanallahu said: o, iya, ditempatku ada kok bangsal/tempat tidur/bed pasien nomor 13 ๐Ÿ™‚

    blum liat statistiknya, hehe…

  16. prambanan says:

    wah seru juga ya..diskusi angka 13….besok besok kalo pusing pakai pusing 13 keliling aja, jangan pusing 7 keliling ๐Ÿ™‚

  17. martoart said: disiapkan untuk yang sudah pasrah ya om? ๐Ÿ™‚

    ini kok malah nakut-nakutin ๐Ÿ˜€

  18. martoart says:

    subhanallahu said: o, iya, ditempatku ada kok bangsal/tempat tidur/bed pasien nomor 13 ๐Ÿ™‚

    disiapkan untuk yang sudah pasrah ya om? ๐Ÿ™‚

  19. subhanallahu said: o, iya, ditempatku ada kok bangsal/tempat tidur/bed pasien nomor 13 ๐Ÿ™‚

    dan kenyataannya tidak pernah terjadi apa-apa khan, mas Wid ? ๐Ÿ™‚

  20. subhanallahu says:

    o, iya, ditempatku ada kok bangsal/tempat tidur/bed pasien nomor 13 ๐Ÿ™‚

  21. debapirez said: Seru kali ya kalau ada lomba menemukan lantai 13 & 4 di gedung swasta hehe..

    iya, patut dikasih award nih, gedung swasta yg berani menentang mitos ๐Ÿ˜€

  22. debapirez says:

    Seru kali ya kalau ada lomba menemukan lantai 13 & 4 di gedung swasta hehe..

  23. putseerdjmount2009 said: sy sngt tdk percaya itu pak.alhmdlh dpt pnjelasan yg logis bwt jelasin ke org yg msh pd takt ma tahkayul.

    Alhamdulillah. Semoga bermanfaat, mbak Puput.

  24. subhanallahu said: aku lahir pas tanggal 13, sial mulu dong ๐Ÿ™‚

    hahaha… gak lah, mas widodomari kita sama-sama lawan doktrin yg menebarkan ketakutan pada kekuatan tiga belas.

  25. eva171080 said: kalo di jepang angka 4 yg gak ada

    Saya dengar juga begitu, mbak Eva, karena angka itu diyakini berarti sebuah kematian. Makanya setiap peluncuran product series, mereka sangat menghindari angka 4. Tapi mbak Eva juga jangan ikut-ikut percaya ya.. ๐Ÿ™‚

  26. tintin1868 said: nanti kalu saya punya kereta ato pesawat, mo nulis angka 13, kalu ga laku tinggal diobral saja, pastilah laku juga.. ga semua orang percaya kan dengan mitos itu..

    Amiin… semoga keinginan mbak tintin punya kereta atau pesawat dikabulkan ๐Ÿ™‚ Ya mbak, kalau perlu angka 13 ditulis besar-besar, trus di ekspose, sbg sarana sosialisasi ke masyarakat agar jangan lagi takut dg kekuatan Tiga belas.Anehnya, perfilman kita juga ikut latah sbg penyambung lidah doktrin angka 13 melalui film2 horror/thriller yg dihubungkan dg angka 13.

  27. sy sngt tdk percaya itu pak.alhmdlh dpt pnjelasan yg logis bwt jelasin ke org yg msh pd takt ma tahkayul.mksh infonya pak..keren bgt tulisannya

  28. subhanallahu says:

    aku lahir pas tanggal 13, sial mulu dong ๐Ÿ™‚

  29. eva171080 says:

    kalo di jepang angka 4 yg gak ada

  30. rawins says:

    fightforfreedom said: ooo… jyaaan semprul tenan cah kuwi :)kalo ketemu seperti itu mestinya dilawan, mas, sakno tenan istrinya, temenmu itu telah berbuat zalim.

    tenan kok itu. padahal dari berbagai segi dia cukup terpelajar dan direktur perusahaan lumayan lumayan gede pula. ngasih tahu dia sama susahnya dengan menghapus kepercayaan sebagian dari kita tentang hoki dan numerologi itu. kemajuan pemikiran nyatanya ga ada pengaruhnya atas mitos. kayaknya kita ga bisa apa-apa dengan keyakinan mereka. walau ada juga yang engga saklek macam corel yang masih mengijinkan penggunaan angka 13 dalam salah satu versi produknya walau disamarkan sebagai x3

  31. tintin1868 says:

    nanti kalu saya punya kereta ato pesawat, mo nulis angka 13, kalu ga laku tinggal diobral saja, pastilah laku juga.. ga semua orang percaya kan dengan mitos itu.. buktinya (sampe ngehitung satu dollar nih) orang amerika sendiri sadar ga sadar kebanyak ga percaya mitos itu lah.. kan banyak tanda2 13 dimanamana, ya di logo, ya di duit (kaya temen2 tampilkan diatas)..mitos kaya gitu masih berlaku dijaman sekarang, unik sebener.. ku pernah bahas loh sama sodara yang suka sama angka 13 karena lahirnya tgl 13..

  32. thetrueideas said: saya setuju mas Iwan,angka 13 bukan angka sial…

    sipp, mas Syamsul, memang angka 13 bukan angka sial, angka itu tidak lebih dari sebuah pesan teror untuk takut pada sebuah organisasi besar yg semuanya disimbolkan dengan TIGABELAS.Jadi, kita bisa paham sekarang siapa teroris yang sebenarnya ๐Ÿ™‚

  33. mayamulyadi said: Dapet novel itu dimana sih??? Di toko buku ga ada yg kenal ya ๐Ÿ˜ฆ

    Novel ini di publish oleh The Conspiratus Society Forum. saya dapat dari teman, sepertinya belum dijual bebas, kalo mbak Maya ingin membelinya silakan menghubungi Pak Indrayogi: 0812 998 44 93 (beliau MPer juga, tapi sudah lama ngga aktif nulis, mungkin karena agendanya yg padat).

  34. mayamulyadi said: Jadi penasaran… Kalo di RRc sana, ada ga ya lantai 4 dan kamar hotel no 4? ๐Ÿ˜€

    Jawaban mas Luqman di bawah ini, GAK ADA yg bernomer 4, mbak maya :)Di Jepang pun juga demikian. Jangankan hotel, produk2nya juga sangat dihindarkan untuk mengandung angka 4 (yg katanya berarti kematian). Misalnya: perusahaan Canon di Jepang tidak berani menggunakan nama model PowerShot G4 melainkan langsung melompat dari PowerShot G3 menjadi G5.

  35. luqmanhakim said: Baydewei eniwey baswey, saya jadi tertarik buat ngediskusiinnya, mengingat dalam tulisan banyak kendala keterbatasan, jauh lebih enak kalo ketemu langsung. Nantilah Mas Iwan, kalo ketemu, kita ngobrol banyak tentang hal begini…

    Okey, mas Luqman, nanti di sela-sela proyek konsultasi di Jakarta, aku sempetin silaturahmi ke rumah sampeyan, kemaren-kemaren juga udah janjian dg si empunya HoR :)Tapi, minggu2 ini masih padat agendanya, jadi belum bisa kemana-mana :)eniwei baswei, terimakasih atas masukannya yg sangat berharga ini.

  36. luqmanhakim said: Yang perlu diketahui, siapa Charles Thompson itu? Ada keterkaitannya dengan masa periodikal Templar, bagian dari Mason, atau apa? Ada yang bisa bantu?

    Saya pernah baca (lupa dibuku apa), katanya sih ia seorang anggota kongres yang juga freemason-iluminati tulen. Okey, nanti saya cari-cari literaturnya.Tapii.. waduh, aku saat ini jauh dari literatur-literatur tsb yg ada di Batam. Mungkin setelah pulang ke Batam baru bisa baca-baca lagi, hihihi…

  37. luqmanhakim said: Pertanyaannya siapa yang bikin lambang negara Amerika ini?

    Yang bikin (sepertinya) tidak jauh dari sebuah organisasi yang memiliki lambang ini, mas Luqman :)Dalam sisi Unfinished Pyramid, jumlah undakan dari gambar piramida yang belum selesai dibangun ini adalah 13 undakan.Jumlah huruf dari kalimat yang ada di atas gambar piramida tersebut yaitu, kalimat โ€œAnnuit Coeptisโ€ yang berarti “semoga dia senang dengan proyek ini”, jumlah hurufnya berjumlah 13.Dan kedua lambang tersebut ada dalam pecahan uang $1 AmerikaONE melambangkan One eye for “The All Seeing Eye” aka Illuminaty Eye

  38. thetrueideas says:

    saya setuju mas Iwan,angka 13 bukan angka sial…

  39. luqmanhakim says:

    luqmanhakim said: Pertanyaannya siapa yang bikin lambang negara Amerika ini?

    Ah, jadi gatel pengen nambahin lagi…Cari data di google, diarahin ke wikipedia. Yang bikin lambang negara Amerika itu Charles Thompson, baca data-datanya nggak terlalu banyak nyebutin siapa dia sebenernya. Sket gambar lambang negara Amerika yang dibuatnya ini pun saya nggak terlalu yakin asli dari abad 18. Entah asli coretan tangan Thompson atau malah orang laen, meski ggambar ini saya ambil dari wikipedia. Yang perlu diketahui, siapa Charles Thompson itu? Ada keterkaitannya dengan masa periodikal Templar, bagian dari Mason, atau apa? Ada yang bisa bantu? O iya, klik gambar untuk memperbesar, bukan diemut…

  40. luqmanhakim says:

    Nambahin lagi, dari dulu orang Yahudi itu bangsa yang ketat memelihara Kabbalah, mengajarkan ajarannya secara sembunyi-sembunyi. Mereka juga dikenal sebagai kaum yang gemar mengutak-atik angka-angka (numerologi), bisa juga dibilang sebagai kaum Geometrian. Mitos angka sial bukan cuma 13, di Cina menganggap angka 4 sebagai simbol dari kematian. Iseng-iseng, dateng ke gedung bertingkat yang miliknya orang Cina totok, coba liat lift-nya, pasti nggak ada angka 4. Di Itali percaya bahwa angka sial itu 17, jadi bukan Friday the 13th, tapi Friday the 17th…Lebih kurangnya ya itu tadi. Thus anything cannot be told must be kept silent. Yang kita tau, yang kita pelajari, kadang malah jadi hal yang sulit dibuka fakta juga kebenarannya, sering orang menganggapnya sebagai mitos. Baydewei eniwey baswey, saya jadi tertarik buat ngediskusiinnya, mengingat dalam tulisan banyak kendala keterbatasan, jauh lebih enak kalo ketemu langsung. Nantilah Mas Iwan, kalo ketemu, kita ngobrol banyak tentang hal begini…Tulisan yang menarik…

  41. luqmanhakim says:

    fightforfreedom said: Paus Clement III dan Raja Philip IV mengetahui jika Templar sangat memuja angka 13.

    Tulisan keren Mas… Tambahan dari utak-atik gathuknya begini, sephobia-phobianya Amerika sama angka 13, lambang negara mereka justru banyak unsur dari elemen angka 13. Perhatiin sama-sama lambang negaranya di sini (kalo kurang gede diklik, jangan diemut): 13 bintang di atas kepala Elang membentuk Bintang Daud13 garis di perisai atau tameng burung13 daun zaitun di kaki kanan burung13 butir zaitun yang tersembul di sela-sela daun zaitun13 anak panah13 bulu di ujung anak panah13 huruf yang membentuk tulisan โ€˜E Pluribus Unumโ€™Pertanyaannya siapa yang bikin lambang negara Amerika ini? Thus anything cannot be told, must be kept silent…

  42. martoart said: http://martoart.multiply.com/journal/item/102/FREEMARTORY

    sudah meluncur ke tkp… sementara masih sampe freemartory ke-3 ?

  43. martoart says:

    fightforfreedom said: referensi yg lain.

    http://martoart.multiply.com/journal/item/102/FREEMARTORYsilakan baca berurut.

  44. mayamulyadi says:

    Btw, mas… Dapet novel itu dimana sih??? Di toko buku ga ada yg kenal ya ๐Ÿ˜ฆ

  45. mayamulyadi says:

    Wow… Nice post… Saya juga seneng baca teori konspirasi macam ini dan history di belakangnya, hehehe…Jadi penasaran… Kalo di RRc sana, ada ga ya lantai 4 dan kamar hotel no 4? ๐Ÿ˜€

  46. fightforfreedom said: Congratz… to be happy backpacker :)ditunggu hasil survey-nya, mbak desti.

    aamiin. tapi saya ndak janji lho pak. hehe

  47. destipurnamasari said: saya jadi pengen survey. pesawat mana yang ada angka 13 nya..

    Congratz… to be happy backpacker :)ditunggu hasil survey-nya, mbak desti.

  48. saya jadi pengen survey. pesawat mana yang ada angka 13 nya..

  49. good nite too :)hope tomorrow will be better than today.

  50. fetryz said: ..politik mereka saya akui cerdas..

    Ya begitulah, mbak, organisasi si frimasondri ini benar2 sulit dilacak krn strukturnya sangat rahasia, teratur, dan rapi. Hal ini karena mereka menggunakan kaki tangan yg terdiri dari para cendekiawan dan hartawan Goyim (bangsa di luar Yahudi) yg proses rekrutmennya sedemikian luar biasa ketatnya. Mereka sering menggunakan simbol2 dalam rangka menyampaikan sebuah maksud.

  51. fetryz says:

    @mas rawins:nah lho..itu sih nyiksa istri..huhu ga kebayang mulesnya,udah pembukaan harus nunggu 3 hari..yg ada mah,suka dikasih obat atau terapi supaya cepet lahiran,ini malah memperpanjang derita..*gemesss.

  52. fetryz says:

    wedew..si frimasondri tuh bener2 ya..di semua ranah kehidupan di berbagai negara dirasuki sama kepercayaan mereka..banyak bgt usaha yg ada capnya mereka..politik mereka saya akui cerdas..

  53. melatidesa says:

    fightforfreedom said: seep… :)kebanyakan sih tempat2 yg dikomersilkan.

    ๐Ÿ™‚ tq kang…akan ku ingat itu..time to sleep…good nite:-)

  54. melatidesa said: iyah kang…tar ku perhatikan,

    seep… :)kebanyakan sih tempat2 yg dikomersilkan.

  55. melatidesa says:

    fightforfreedom said: selain nomor kursi pesawat, coba amati lantai hotel (paling mudah amati nomor di dalam lift), kamar hotel, paviliun rumah sakit, yaa…kalo pas lagi iseng aja ๐Ÿ™‚

    iyah kang…tar ku perhatikan, semoga aja aku ingat setelah sharing dari kang fff ini:-)

  56. rawins said: ini mah istri dah mulai bukaan harus ditahan sampai 3 hari di rs pertamina hanya karena alasan menunggu hari baik untuk anak…

    ooo… jyaaan semprul tenan cah kuwi :)kalo ketemu seperti itu mestinya dilawan, mas, sakno tenan istrinya, temenmu itu telah berbuat zalim.

  57. debapirez said: So, spy ga mistis, ayo jd PNS aja haha…

    Hidup PNS !!! Selamat menjadi abdi yang baik… :))Ya, jelas aja mas Dedy, gedung-gedung itu khan tidak untuk dikomersilkan.Waktu saya ngantor sementara di gedung Kementerian Keuangan RI, lantai 13 dipake untuk Inspektorat Jenderal.

  58. anotherorion says:

    rawins said: alasan menunggu hari baik untuk anak…

    ana ana baen loh

  59. debapirez says:

    Nice posting,Gan. Menambah pengetahuan saya. Dulu sering nonton tuh pelem Friday 13 di TVRI pas malam Jumat pula. 13 pan kalo dijumlahin jd 4, angka kepercayaan Cina.Sejauh saya berkunjung ke gedung2 bertingkat, cm kantor Departemen dan perusahaan BUMD/BUMN aja yg ga takut mencantumkan angka 4 & 13 di tombol lift-nya. So, spy ga mistis, ayo jd PNS aja haha…

  60. rawins says:

    keyakinan tentang numerologi kalo sekedar untuk urusan bisnis mungkin masih bisa diterima dengan dalih sekedar menghormati keyakinan orang lain. masalahnya ada temenku yang itungan banget termasuk ke masalah tanggal lahir anak. iya kalo mempercepat mungkin bisa diatasi dengan cesar walau itu juga kejam menurutku. ini mah istri dah mulai bukaan harus ditahan sampai 3 hari di rs pertamina hanya karena alasan menunggu hari baik untuk anak…

  61. nitafebri said: klop ada bangku angka 13mungkin tiketnya di kasih murah..

    aku mau juga, mbak nita :)heran ya… udah jelas berangkatnya bareng, nyampenya juga bareng, hehehe….demi memenuhi psikologi penumpang, airline tentunya gak mau rugi.

  62. melatidesa said: aku pernah dgr cerita itu tapi ga pernah ingat check bila lagi naik pesawat:-)

    selain nomor kursi pesawat, coba amati lantai hotel (paling mudah amati nomor di dalam lift), kamar hotel, paviliun rumah sakit, yaa…kalo pas lagi iseng aja :)ini gambaran sebuah modernitas yg semu ya ๐Ÿ™‚

  63. nitafebri says:

    klop ada bangku angka 13 mungkin tiketnya di kasih murah..klo gitu saya mau deh duduk di situ ๐Ÿ˜€

  64. martoart said: Ini data dari mana? dari buku itu? susunannya kacaw tuh. Para Ksatria itu bukan pecahan Templar, mereka utusan masing2 negara di eropah dengan spesifikasi masing2.

    O ya?Aku nanti coba nge-benchmark dg referensi-referensi yg lain. Makasih feedbacknya, cak Marto.

  65. martoart said: “Jika sudah menyangkut duit, ideologi setiap orang sama”(Satire – Voltaire)

    hehehe…. nice satire

  66. srisariningdiyah said: yah kalo udah berhubungan sama bisnis, daripada rugi deh hehe

    Betul, mbak Ari. Pastinya setiap perencana & pengelola bisnis itu memperhatikan psikologi pengguna (konsumen).

  67. martoart says:

    fightforfreedom said: Mereka yang lari ke Bavaria mengganti jubahnya dengan mendirikan kelompok baru bernama Knight of Teutonik. Yang kabur ke Malta menjadi Knight of Malta atau Knight of Rodhes. Di Italia, Portugal, dan Spanyol menjadi Knight of Christ.

    Ini data dari mana? dari buku itu? susunannya kacaw tuh. Para Ksatria itu bukan pecahan Templar, mereka utusan masing2 negara di eropah dengan spesifikasi masing2.

  68. anazkia said: Saya gak percaya, Pak..

    Alhamdulillah, seharusnya memang demikian ya, mbak Anaz

  69. melatidesa says:

    fightforfreedom said: ntar kalo mbak Arisa naek pesawat, jangan lupa diamati juga ya

    hehe ok kang….aku pernah dgr cerita itu tapi ga pernah ingat check bila lagi naik pesawat:-)

  70. rawins said: pemujaan sebagian dari kita misalnya terhadap angka 7 atau 40 juga bisa membawa kita kesana

    perlu diteliti juga tuh, bagaimana asal-usulnya ๐Ÿ™‚

  71. martoart says:

    aku juga ga percaya ma ginian, tapi kalo punya bisnis penerbangan, ya gak mau jadi orang amrik yg merugi lantaran tetep pake angka 13.Dan angka 4 bagi Cina, Angka 6 bagi tradisi Jawa. (habis deh angka mujur).Itulah kenapa ga ada lantai 4, kursi 14, dst..”Jika sudah menyangkut duit, ideologi setiap orang sama”(Satire – Voltaire)

  72. melatidesa said: Sempat jepret juga yah…dan benar koq 12 terus lompat ke 15 yah? ๐Ÿ™‚

    iya… sengaja turun belakangan, nunggu penumpang yg lain pada turun, biar bebas motretnya. ntar kalo mbak Arisa naek pesawat, jangan lupa diamati juga ya…Perusahaan modern & sebesar itu terpaksa takluk oleh sebuah mitos, demi kelancaran bisnis.

  73. yah kalo udah berhubungan sama bisnis, daripada rugi deh hehe

  74. anazkia says:

    Saya gak percaya, Pak.. Makash infonya, jadi tambah pengalaman.

  75. anotherorion said: ga percaya sama begituan mas

    seep lah, mas… aku juga menyimpulkan demikian seperti yg tertulis pd text box (sebelum akhir paragraf). Tulisan ini hanya mengungkap asal-usul angka 13 yg sebenarnya adalah “teror mental” untuk takut pada sebuah kekuatan freemasonry.

  76. rawins says:

    selama budaya memuja angka masih ada, kayaknya kepercayaan semacam itu tak akan hilang. bener banget tuh tentang menjurus ke kemusyrikan. dan itu tak hanya tentang angka 13 saja. pemujaan sebagian dari kita misalnya terhadap angka 7 atau 40 juga bisa membawa kita kesana. naispos gan..

  77. melatidesa says:

    Sempat jepret juga yah…dan benar koq 12 terus lompat ke 15 yah? ๐Ÿ™‚

  78. anotherorion says:

    ga percaya sama begituan mas

Mari Berdiskusi dan Berbagi Inspirasi. Terimakasih.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Let me share my passion
My passion is to pursue and share the knowledge of how we work better with our strengthen.
The passion is so strong it can do so much wonder for Indonesia.

Fight For Freedom!
Iwan Yuliyanto

Kantor Berita Umat

%d bloggers like this: