Home » Amazing People » [Amazing!] Penderita Lumpuh Otak itu berhasil menjadi Top Salesman !

[Amazing!] Penderita Lumpuh Otak itu berhasil menjadi Top Salesman !

Blog Stats

  • 2,054,288

PERLINDUNGAN HAK CIPTA

Lisensi Creative Commons

Adab Merujuk:
Boleh menyebarluaskan isi blog ini dengan menyebutkan alamat sumber, dan tidak mengubah makna isi serta tidak untuk tujuan komersial kecuali dengan seizin penulis.
=====
Plagiarisme adalah penyakit yang menggerogoti kehidupan intelektual kita bersama.

Follow me on Twitter

Bila Anda merasa blog ini bermanfaat, silakan masukkan alamat email Anda untuk selalu mendapat artikel terbaru yang dikirim melalui email.

Join 5,852 other followers

Bismillah …

Lumpuh otak (cerebral palsy, CP) adalah suatu kondisi terganggunya fungsi otak dan jaringan saraf yang mengendalikan gerakan, laju belajar, pendengaran, penglihatan, kemampuan berpikir.

Penyebab lumpuh otak sampai saat ini belum dapat dipastikan, banyak orang beranggapan bahwa CP disebabkan oleh karena:
– Bayi lahir prematur sehingga bagian otak belum berkembang dengan sempurna.
– Bayi lahir tidak langsung menangis sehingga otak kekurangan oksigen saat dalam kandungan.
– Adanya cacat tulang belakang dan pendarahan di otak.

Lantas, bila seseorang menderita penyakit kelumpuhan otak sehingga mengakibatkan syaraf-syaraf lainnya terganggu, apakah juga kemudian masa depan perjalanan hidupnya bisa dikatakan suram?
Tidak juga.
Simaklah kisah dan videonya di bawah ini:

Bill Porter, The Unstoppable Man
Semangat pantang menyerah dari penderita cerebral palsy

.
Ini sebuah kisah nyata.

Bill terlahir cacat dengan menderita penyakit cerebral palsy,
penyakit itu mengganggu struktur syaraf otaknya, sehingga berakibat…
ia berjalan dengan pincang,
tangan kanan tidak bisa digerakkan dan bergantung begitu saja,
tubuh bagian kirinya pun tidak bekerja selayaknya orang normal,
dan iapun sangat sulit berjalan tegak,
serta bicaranya juga tidak jelas.

Namun tahukah Anda?
Orang tuanya menganggap kondisi ini bukan pertanda suram bagi masa depan Bill.

Ibu Bill Porter selalu menolak bantuan bagi orang cacat yang disediakan pemerintah untuknya.
Ibunya mengajarkan agar Bill memilih bekerja keras untuk membuktikan bahwa seorang cerebral palsy sekalipun… bisa mencapai prestasi-prestasi yang biasa dicapai oleh orang normal.

Semenjak itu, ibu Bill bersemangat membantu menumbuhkan kemandiriannya.

Bill Porter berjuang keras menyelesaikan sekolahnya.
Setelah lulus sekolah menengah, ia mulai mencari kerja.

Bill mendapat pekerjaan pertama sebagai pegawai tata usaha saham,
namun setelah satu hari bekerja… ia dipecat.
Kemudian ia bekerja sebagai kasir untuk Goodwill,
namun setelah tiga hari bekerja… ia dipecat.
Selanjutnya ia mendapat pekerjaan di Salvation Army, mengurusi dokumen pemuatan barang
namun tidak berapa lama… ia dipecat.
Kemudian bekerja di Veteran Administration bekerja sebagai operator telepon.
Namun sama juga, tidak berapa lama kemudian… ia dipecat.
Begitulah…
Bekerja… dipecat..
Bekerja… dipecat..
Setelah lebih banyak pemecatan lagi, Departemen Tenaga Kerja menganggapnya
“Bill Porter tak dapat dipekerjakan”.

Namun Porter tidak mau menyerah.
Ia tetap tidak ingin menjalani hidup dengan menerima “tunjangan orang tak mampu” dari pemerintah.

Suatu hari,…
ia mencoba menjual barang-barang rumah tangga untuk mengumpulkan dana bagi United Cerebral Palsy.
Woww… ia menyukainya.
Hingga kemudian ia memutuskan untuk lebih baik menekuni dunia penjualan itu.

Namun demikian, ia masih menghadapi berbagai hambatan.
Betapa sulitnya menemukan perusahaan yang mau memberinya kesempatan mencoba karier itu.
Melamar… ditolak…
Melamar… ditolak…
Hingga akhirnya ia memperoleh peluang berkarir,
namun untuk sebuah wilayah yang sulit,
karena tak seorang penjualpun yang mau bekerja di wilayah itu.

Bill Porter mensyukuri kesempatan yang diberikan ini,
dengan bekerja keras sepenuh hati, dan mencoba mencintai pekerjaan itu.

Kini, Bill Porter seorang salesman.
Setiap pagi bangun pukul 05.45,
menghabiskan waktu dua jam untuk bekerja keras mempersiapkan diri dan berpakaian,
mencegat bus kota menuju wilayahnya,
kemudian berjalan kaki sepanjang 10 mil setiap sehari,
dengan tertatih – tatih menawarkan produk-produk rumah tangga
…dari pintu ke pintu.

Mari kita lihat bersama tayangan video ini.
Bagaimana penolakan demi penolakan ia hadapi.

Begitulah… ia menjalani kehidupan sebagai salesman selama puluhan tahun.
Tak sekalipun ia mengeluh.
Cercaan dan hinaan tak dihiraukannya.

Ya… karena Bill Porter punya cita-cita… menjadi Top Salesman
dan Bill… ingin menyenangkan ibunya.

Ibunya?

Betul… ibunya adalah motivator terbesar dalam kehidupannya.

Ibunya yang selalu membantu Bill ketika mengenakan pakaian dan dasi.
Karena Bill memang tidak mampu mengerjakan itu sendiri.
Saat momen seperti itu, ibunya selalu bilang:
“Nak, pasti membutuhkan waktu bagi orang-orang untuk mengenalmu,
tapi ingat selalu: sabar dan gigih!”

Ketika Bill masih anak-anak, ibunya menyadari bahwa Bill selalu terbelakang secara fisik dibandingkan dengan teman-teman sebayanya.
Dan pakar kedokteran juga bilang:
“Ibu, anakmu mengalami keterbelakangan mental dan saya sarankan untuk memasukkan Bill ke dalam rumah sakit mental”.

Ibunya tidak mau menyerah… dan selalu menyemangati Bill setiap harinya.
Ny. Porter selalu menuliskan dua kata mujarab dengan saus tomat pada roti makan siang Bill:
patient dan persistence.

Hingga tumbuh keyakinan pada diri Bill bahwa tidak ada istilah HAMBATAN.
Yang ada hanyalah peluang untuk bertumbuh

Apakah kemudian impiannya terwujud?
Mari kita lanjutkan menyimak video di bawah ini.

Bill berhasil menjadi Top Salesman !!!.
Pada era di mana penjual dari pintu ke pintu semakin tersingkir,
ia tetap berjaya meraih penghargaan sebagai penjual terbanyak.
Bill berhasil menjual produk Watkins sebanyak $ 42.460 dalam setahun.
Prestasinya ini melebihi orang-orang berpenampilan normal pada masa itu.

Ketika menerima penghargaan itu, Bill berkata:
“Aku suka menjadi penjual. Ayahku juga dulu seorang penjual;
dan ibuku mengajariku kesabaran dan kegigihan.
Dia takkan membiarkan aku merasa malu… ”

Terimakasih, Bill.
Kamu telah menginspirasi kami untuk tidak malu dalam berusaha dan bekerja keras.
Kamu mengajari kami bagaimana membina hubungan yang baik dengan banyak orang.
Keterbatasanmu tidak mampu menghentikanmu untuk terus berprestasi, meraih banyak penghargaan dan menjadi pembicara motivasi perusahaan – perusahaan besar.
You’re Unstoppable Man !!!

Terimakasih, Ny. Porter.
Ibu telah memberi teladan:
…bagaimana mengajarkan prinsip berjuang: sabar dan kegigihan,
…bagaimana membentuk konsep anak mengenai kerja keras,
…bagaimana membangun semangat anak melalui kata-kata,
…bagaimana membangun semangat anak melalui perhatian,
…bagaimana membangun semangat anak melalui perbuatan yang baik,
karena itu semua adalah bekal bagi sang anak ketika dewasa, dan menghadapi kehidupannya sendiri.

Pada tahun 2002, kisah kehidupan Bill Porter ini kemudian diangkat dalam sebuah film TV di TNT dengan judul “Door to Door”, yang dibintangi oleh William H. Macy, Kyra Sedgwick dan Helen Mirren. Film ini berhasil mendapat 12 nominasi di ajang Emmy Award, dan 6 diantaranya dimenangkannya. Kemudian pada tahun 2009, jaringan TBS Jepang menayangkan sebuah film TV, yang juga diberi judul “Door to Door”, yang dibintangi Ninomiya Kazunari dan Rosa Kato.

Setahu saya DVD originalnya tidak hadir di Indonesia, kabar baiknya, Anda bisa men-download film-nya secara utuh pada link di bawah ini.

Full Movie Download

Kualitas gambar dan suara sangat bagus dan jernih, plus terjemahan.
Bila kesulitan men-download film ini, silakan PM saya.

Semoga bermanfaat dan menginspirasi Anda.

Salam hangat dan tetap semangat,
Iwan Yuliyanto
18.06.2011

Advertisements

58 Comments

  1. Menderita Lumpuh Otak, Bocah SD Ini Hafal 30 Juz Al Quran

    Liputan6.com, Jakarta – Seorang anak penyandang lumpuh otak (cerebral palsy) mampu menjadi hafidz atau penghafal 30 juz ayat Alquran di Karanganyar, Jawa Tengah.

  2. dimas says:

    Lingnya hilang, saya pengen nonton dimana ya mas. terimakasih

  3. frans says:

    salam kenal mas bro

    bisa minta link nya

    tks

  4. abi_gilang says:

    Terima kasih Pak Iwan telah membuat semangat saya tumbuh lagi.

  5. skoliosis said:
    subhanallah…. adakah contoh spt ini, tapi yg di Indoenesia.mas ijin copas ya. makasih

    Di Indonesia ada, mas Ashari, namanya: Habibie Afsyah.Silakan kunjungi tulisan sahabat saya, almarhumah mbak Nita Febri, di sini:
    http://nitafebri.multiply.com/journal/item/135/Resensi_Buku_Kelemahanku_Adalah_Kekuatanku

    Buku yang menceritakan secara ringkas kisah Habibie Afsyah yang di diagnosa menderita penyakit Muscular Dystrophy Progressiva tipe Becker. Dimana ada kerusakan pada otak kecil yang menyebabkan saraf-saraf motorik terganggu/lemah sehingga pertumbuhan terhambat dan bahkan mengalami kelainan. Oleh dokter umur Habibie diprediksi hanya sampai 25 tahun. Bahkan bisa mencapai umur itu sudah bagus, karena kerusakan otaknya sudah bersifat permanen dan tidak bisa di sembuhkan.Dalam buku ini diceritakan bagaimana Habibie menjalani hari-harinya yang harus di lalui di kursi roda akibat kelumpuhan. Lalu penolakan yang dia terima kala mendaftar di sekolah umum, ejekan dari anak-anak lain. Kemudian mempertanyakan mengapa harus dirinya yang mengalami semua ini. Namun Syukurlah ia sadar ada orang-orang yang mendukung dan menyayanginya yaitu kedua orangtuanya, saudaranya, teman, dan juga Mba Sri “pawang”-nya (penjaganya)… Kini Habibie, sudah menemukan dunianya yaitu menjadi seorang entrepreneur. Walau jalan menuju sana memang tak mudah, butuh biaya besar untuk meraihnya namun berkat dukungan orangtua terutama mamanya yang rela menjual mobilnya untuk membiayai kursus internet marketing tahap advace yaitu sebesar 15 juta rupiah. Pada akhinya menjadikan Habibie seperti sekarang ini yaitu seorang entrepreneur. Saat ini usia Habibie 21 tahun, semoga saja vonis hidup hanya sampai usia 25 tahun tidaklah benar agar ia bisa makin mengembangkan Yayasannya yaitu Yayasan Habibie Afsyah yang membantu memberdayakan orang-orang seperti dirinya.

    –: Kemudian berita keberhasilannya :–
    http://www.batampos.co.id/index.php/2011/09/09/dari-kursi-roda-jadi-suhu-internet-marketing/

    Pelan tapi pasti, dia mulai lancar menjual produk-produk Amazon. Akhirnya, pada suatu siang yang cerah pada Juli 2007, datanglah pak pos yang mengantarkan amplop berisi selembar cek senilai USD 120,69. Cek itu dikirim oleh Amazon Services LLC, PO Box 6486, Incline Village, NV 89450. Biasanya, Amazon memang mengirimkan komisi bagi para affiliate-nya setelah terkumpul USD 100.Habibie pun makin bersemangat memasarkan produk-produk Amazon. Cek pertama itu kemudian disusul dengan cek kedua pada Oktober 2007 senilai USD 287, lalu cek ketiga pada November senilai USD 369.Puncaknya, Februari 2008, Habibie menerima cek USD 2.169. Itu komisi penjualannya selama Desember 2007.

  6. nurfirman40 says:

    kemari lagi …..akhi…membaca lagi dan lihat video nya………

  7. nurfirman40 said: Mashaalah….firman kemari membaca………semoga allah swt selamat kan kita di dunia dan di akhirat ya akhi aamiin…………….

    Allahumma aamiin. Terimakasih do’anya, Pak Cik Firman.

  8. nurfirman40 says:

    Mashaalah….firman kemari membaca………semoga allah swt selamat kan kita di dunia dan di akhirat ya akhi aamiin…………….

  9. Subhanallah benar2 kisah yang penuh hikmah…

  10. Pengen nyedot tapi internet kantor jebot….:(((

  11. rhehanluvly said: trims maslagi download videonya

    Silakan, mbak Hani, semoga lancar proses downloadnya.

  12. rhehanluvly says:

    trims maslagi download videonya

  13. fendikristin said: inspirational story! bikin saya yang normal ini jadi malu :(makasih mas Iwan 🙂

    Sama-sama, mbak Kristin, semoga bermanfaat. Saya sendiri juga merasa malu, kalah semangatnya 😦

  14. fendikristin says:

    inspirational story! bikin saya yang normal ini jadi malu :(makasih mas Iwan 🙂

  15. ayudiahrespatih said: very inspiring..

    Kalo bisa lihat video-nya (secara utuh) lebih seru lagi, teh Ayudiah. Gambar lebih banyak bicara. Kita bisa memahami bagaimana ekspresinya ketika ia mengalami berbagai penolakan-penolakan, bahkan hinaan. Apalagi kesabaran ibunya yang mendampinginya.

  16. very inspiring..kok tulisan sebagus ini bisa kelewat begitu saja yah..*makasih udah berbagi kang^^

  17. daicymahia says:

    fightforfreedom said: Affirmasi yang mantab, mbak Mahia :)Just sharing dari yg pernah saya pelajari bahwa ada korelasinya antara iman dan semangat.Seseorang yg beriman dg benar kpd Tuhan selalu yakin bahwa setiap detik dalam hidupnya dinilai oleh-Nya untuk ditukar dgn imbalan yg tak ternilai harganya. Itulah sebabnya, mengapa orang-orang yg beriman dgn benar gak pernah membiarkan hidupnya tersia-siakan. Mereka terus memacu dirinya untuk terus berkontribusi kepada hidup, yg ujung dari semua itu adalah mendapatkan keridlaan Tuhannya. Kekuatan iman akan menekan tombol ‘ON’ pada generator pembangkit antusiasme yg memberi energi, dan menerangi jalan hidup. Energi (bahan bakar) itulah yg disebut dg Semangat. Jadi, Iman akan mendorong Antusias. Orang-orang yg Antusias tidak pernah kehilangan Semangat untuk menghadapi apapun dalam hidupnya. Mereka bersedia mengambil tanggungjawab pribadi (focus ‘n commitment), sehingga tidak membiarkan hidupnya terombang-ambing oleh faktor luar dan lingkungan yg melemahkannya. Semoga kita semua masuk dalam golongan diantara mereka yang beriman dan tetap semangat. aamiin.

    terima kasih, mas Iwan..saya bold kata-katanya selalu..:)

  18. daicymahia said: membuat saya percaya, saya harus tetap semangat dalam menghadapi apapun. 🙂

    Affirmasi yang mantab, mbak Mahia :)Just sharing dari yg pernah saya pelajari bahwa ada korelasinya antara iman dan semangat.Seseorang yg beriman dg benar kpd Tuhan selalu yakin bahwa setiap detik dalam hidupnya dinilai oleh-Nya untuk ditukar dgn imbalan yg tak ternilai harganya. Itulah sebabnya, mengapa orang-orang yg beriman dgn benar gak pernah membiarkan hidupnya tersia-siakan. Mereka terus memacu dirinya untuk terus berkontribusi kepada hidup, yg ujung dari semua itu adalah mendapatkan keridlaan Tuhannya. Kekuatan iman akan menekan tombol ‘ON’ pada generator pembangkit antusiasme yg memberi energi, dan menerangi jalan hidup. Energi (bahan bakar) itulah yg disebut dg Semangat. Jadi, Iman akan mendorong Antusias. Orang-orang yg Antusias tidak pernah kehilangan Semangat untuk menghadapi apapun dalam hidupnya. Mereka bersedia mengambil tanggungjawab pribadi (focus ‘n commitment), sehingga tidak membiarkan hidupnya terombang-ambing oleh faktor luar dan lingkungan yg melemahkannya. Semoga kita semua masuk dalam golongan diantara mereka yang beriman dan tetap semangat. aamiin.

  19. daicymahia says:

    mas iwan, dua jempol untukmu..kisah, review atau apalah sebutannya untuk posting yang ini, sangat menyentuh sekali.terima kasih sudah berbagi mas iwan, membuat saya percaya, saya harus tetap semangat dalam menghadapi apapun. 🙂

  20. debapirez said: sebagai mantan sales, saya angkat topi.pasti perjuangan yg sangat berat buat beliau.

    Pasti dah banyak ilmunya nih, mas Dedy, ketika berhadapan dengan orang (dalam arti menawarkan). Biasanya kalo sering dapat penolakan, malah semakin meningkat kualitas people skill-nya.*termasuk merayu calon mertua 🙂

  21. debapirez says:

    hebat…hebat…sebagai mantan sales, saya angkat topi.pasti perjuangan yg sangat berat buat beliau.

  22. vjaroz said: wah door to door itu tentang beliau toch, nanti cari di ambass lah

    sipp… nanti kalo dah ketemu, kasih tahu ya, mas Aris :)Pengen koleksi yang versi originalnya.

  23. vjaroz says:

    wah door to door itu tentang beliau toch, nanti cari di ambass lah

  24. yulidrifaduru said: Ijin share ya Mas Iwan…

    Silakan, mbak Yuli, semoga bermanfaat juga buat lainnya.

  25. yulidrifaduru said: Pas banget dengan situasi saya yang sedang ingin berusaha bertanggung jawab dan berusaha meraih cita-cita. Ternyata kuncinya sangat sederhana sabar dan gigih, namun bagi saya sulit sekali mempraktekannya.

    Mungkin saat ini GOAL-nya belum jelas, mbak Yuli, sehingga sabar dan gigih itu prakteknya hanya setengah-setengah.Ada baiknya kalo di-evaluasi kembali GOAL-nya, dan membangunnya sehingga itu merupakan burning desire.Ini buat refleksi diri juga kok 🙂

  26. martoart said: Kisah ini dan kisah2 semacamnya selalu menambah malu saya sendiri. Lha wong saya diberi kesempatan lebih kok malah nglokro…

    Sayapun juga demikian, Bung Marto, kadang kelamaan terlena di area comfort zone.Paling tidak, kisah ini bisa menjadi pengingat dan pelecut untuk keep moving on… ‘n keep focus on the finish line.

  27. Ijin share ya Mas Iwan…

  28. Saya malu setelah baca ulasan ini. Saya diberikan banyak kesempatan tapi tak menggunakannya dengan maksimal menurut saya. Sementara beliau yang banyak kekurangan mampu meraih sukses besar. Pas banget dengan situasi saya yang sedang ingin berusaha bertanggung jawab dan berusaha meraih cita-cita. Ternyata kuncinya sangat sederhana sabar dan gigih, namun bagi saya sulit sekali mempraktekannya.Ulasan ini seperti pukulan telak bagi saya, terima kasih banyak Mas Iwan. Filmnya juga terima kasih banyak. Nanti kalau ada waktu pasti saya tonton.

  29. martoart says:

    Bung, sampeyan kalo berbagi cerita tuh paripurna pol.. Kisah ini dan kisah2 semacamnya selalu menambah malu saya sendiri. Lha wong saya diberi kesempatan lebih kok malah nglokro… Trims atas postingan yg mencerahkan ini.

  30. sarahsayuri said: Karna Ibu memiliki kedudukan yang sangat tinggi dimata Allah.

    Kalo ayah gimana dong? he he he.Kebetulan ayahnya Bill sudah meninggal dunia, saat Bill masih berusia 8th. Jadi, status ibunya adalah single parent. Mungkin lebih tepatnya kalimat di atas adalah: “Ibu memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam pandangan Islam”.Karena dimata Allah Subhanahu wa Ta’ala hanya kadar taqwa yang membedakan kedudukan seseorang itu lebih tinggi dari yang lainnya.Tentang peran ibu, saya jadi teringat dg ungkapan Ahmad Syauqi, seorang pujangga Arab, melalui syairnya beliau mengatakan, “Ibu adalah sekolah, apabila dia mempersiapkannya, dia menyiapkan masyarakat yang baik keturunannya.”Alangkah baiknya memang kalo kita sudah menyiapkan rencana yg matang untuk membahagiakan kedua orang tua kita.

  31. sarahsayuri says:

    Nice story sir 🙂 Perjalan hidup bill yg pantang menyerah, selalu sabar dan gigih, juga ga malu dengan keadaan fisiknya, bener-bener menginspirasi bgt pak :DDan itu semua, tak terlepas dri peran seorang ibu. Beliau bagaikan malaikat. Salut banget sama ibunya bill yg selalu memberikan motifasi setiap harinya :DMemang utk menemukan jalan sukses kita masing2, tiket yang kita butuhkan adalah “Doa Seorang Ibu”. Karna Ibu memiliki kedudukan yang sangat tinggi dimata Allah. I love my mom so much :’)

  32. firdausza said: jazakallah khairan katsir for sharing pak iwan..

    Aamiin, waiyyaki, mbak Elaine, semoga tertular semangatnya 🙂

  33. tranparamole said: Jadi inget film nasional. Biola tak berdawai. Ria irawan dan jajang c noer. Tentang rumah sakit khusus bayi terlantar dan pemiliknya. Ada anak namanya dewa, penderita cerebral palsy juga. Tp filmnya lebih ke drama tragedi sih. Fiksi. Salah satu film bagus lokal yg kini banjir hantu. Hehe.

    Benar, mas Romi, itu film lama. Alhamdulillah, saya juga sudah menontonnya.Yang saya ingat, ortunya berupaya menyembuhkan Dewa dengan terapi tarian dan musik. Banyak hal-hal yang berbau kemanusiaan di film “Biola Tak Berdawai”, seperti gambaran dampak buruk aborsi, gambaran anak-anak terlantar. Namun alur ceritanya lebih mengarah ke tragedi, seperti layaknya film Indonesia lainnya. Tapi benar, memang jauh lebih baik dari film-film Indonesia lainnya yang didominasi kisah-kisah hantu dan gaya hidup metropolitan.Jarang sekali (bahkan hampir tidak pernah), saya melihat film-film dokumenter Indonesia yang mengisahkan manusia yang mampu menembus keterbatasannya.Kalo ada, tolong di sharing ya, mas, siapa tahu saya justru yg ketinggalan informasinya 🙂

  34. melatidesa said: Usaha gigih dan kesabaran nya sangat menyentuh, kefikir aku yg normal ini saja gak selalu segigih dan sesabar itu.

    Saya pun malu bila ingat hal yang demikian, sista Arisa :)Semoga menjadi refleksi yang baik bagi kita semua yang telah dikarunia indera yang normal dan kesehatan yang prima untuk bisa berkarya dengan baik dan bermanfaat bagi banyak orang.

  35. jaraway said: hehehehe.. iya nonton film yang di vidio ntu emang bikin netes air mata.. heheehe

    Semoga bermanfaat ya, mbak Fajar. Semangat pantang menyerah dan tidak malu (untuk hal-hal postif) pantas untuk ditiru.

  36. keluargabahgia said: Sangat salut kpd ibu yg berupaya mendidik Bill utk maju &bkerja keras, pantang malu & pantang brputus asa…Tp sy blm bs liat vidio krn pke hape, nnti saya mampir lg ya pak. Trimakasi jg utk link download filmnya =)

    Just info, ibunya seorang single parent, karena suaminya menggal dunia ketika Bill masih anak-anak (sekitar 8 th-an).Selama membantu anaknya mempersiapkan diri sebelum menjalankan aktivitas harian, mulai dari masa masih sekolah hingga masa bekerja, ibunya selalu menguatkan hati anaknya dengan kata-kata motivasi agar selalu pantang menyerah. Yang menarik dan tergambar dalam video adalah ketika makan roti, Bill selalu tersenyum membaca tulisan ibunya pada kue itu: “Patience” dan “Persistence”. Ditulisnya pake saos :)Semoga mbak Danti berhasil mendownload film-nya dengan lancar buat ditonton bersama keluarga.

  37. mukminsehat says:

    (hanya bisa diam membacanya)

  38. katerinas said: Dan sebetulnya, dari sang ibulah semua itu bermula. Beliaulah inspirator dan motivator seorang Bill. Bener ya ternyata, asah asih dan asuh yg baik, mempengaruhi jiwa sang anak…. siapapun dan apapun dia menjadi..

    Benar, mbak Rien.Kisah selanjutnya justru makin mengharukan, mbak Rien. Ketika Bill berusia dewasa, dan ibunya makin senja ditambah lagi menderita parkinson. Yang terjadi kemudian adalah sang anak yang ganti merawat ibunya dengan ikhlash, memenuhi segala kebutuhan ibunya, padahal Bill sendiri masih bersusah payah mengatasi keterbatasan geraknya. Tapi ia sadar, itulah saatnya membalas kebaikan orang tuanya. Dengan bercanda, Bill bilang: “Ibu, kita impas ya..”Ibunya berhasil menanamkan pendidikan mental dan moral yg baik kepada anaknya. Investasi waktu-nya telah berbuah hasil yang mengagumkan. Bayangkan kalo pendidikan seperti ini tidak diberikan kepada anaknya, bisa jadi ibunya akan menderita dalam kesendiriannya di hari tua.

  39. firdausza says:

    subhanallah… terharu sampai nangis. namun sangat bermanfaat.jazakallah khairan katsir for sharing pak iwan..pak iwan, ijin sharing boleh?:)

  40. yartati says:

    Kisah yg memberi semangat hidup. Terima kasih

  41. tranparamole says:

    Mantap. Tfs.Btw, tentang film. Jadi inget film nasional. Biola tak berdawai. Ria irawan dan jajang c noer. Tentang rumah sakit khusus bayi terlantar dan pemiliknya. Ada anak namanya dewa, penderita cerebral palsy juga. Tp filmnya lebih ke drama tragedi sih. Fiksi. Salah satu film bagus lokal yg kini banjir hantu. Hehe.

  42. melatidesa says:

    Tq kang for sharing. Usaha gigih dan kesabaran nya sangat menyentuh, kefikir aku yg normal ini saja gak selalu segigih dan sesabar itu. Congrats Bill Porter!. Teringat satu nama Harry Potter, kali ada kaitan keluarga? eh Potter nya lain spelling yah? 😀

  43. jaraway says:

    kerennnnn pak …..hehehehe.. iya nonton film yang di vidio ntu emang bikin netes air mata.. heheehe

  44. Subhanallah.. Sy terharu membacanya… :’)Sangat salut kpd ibu yg berupaya mendidik Bill utk maju &bkerja keras, pantang malu & pantang brputus asa…Tp sy blm bs liat vidio krn pke hape, nnti saya mampir lg ya pak. Trimakasi jg utk link download filmnya =)

  45. katerinas says:

    Kisah yang sangat menginspirasi.Sabar dan gigih, serta semngat pantang menyerah, sungguh luar biasa.Dan sebetulnya, dari sang ibulah semua itu bermula. Beliaulah inspirator dan motivator seorang Bill. Bener ya ternyata, asah asih dan asuh yg baik, mempengaruhi jiwa sang anak…. siapapun dan apapun dia menjadi..Nice post mas

  46. hwwibntato said: penderita lumpuh otak ini masih bisa bicara normal tidak, Mas?

    Untuk ukuran normal, masih tidak begitu jelas pengucapannya, mas Hendra, bisa disimak pada video ketika dirinya menerima penghargaan (namun jauh lebih baik dibandingkan waktu masih anak-anak atau remajanya dulu, mungkin karena dilatih terus ya )..Ia sedemikian susahnya berusaha menyampaikan sesuatu. Apalagi upayanya untuk menawarkan produk, dari pintu ke pintu. Sehingga banyak juga yang geregetan untuk segera mengusirnya pergi. Itulah penolakan demi penolakan yang biasa dihadapinya setiap hari.

  47. rengganiez said: FILM ini wajib ditonton…

    Jelas, mbak Niezt, apalagi kalo ditonton bareng keluarga.Banyak unsur pendidikannya, pesan – pesan positif yang disampaikan sang ibu dan juga si pemuda dalam film itu.

  48. hwwibntato says:

    penderita lumpuh otak ini masih bisa bicara normal tidak, Mas?

  49. rijalsolo said: Yg versi jepangnya ada teks malay ato indo nya ga pak?

    Belum ketemu, mas. Link yg disertakan dalam postingan ini, versi english hard-sub, artinya subtitle (terjemahan) yang dalam bahasa Inggris itu langsung di embed ke dalam film, tidak terpisah (seperti biasanya menggunakan *.srt).Semoga teks bahasa Inggris-nya mudah dimengerti, mas Shankara :)oiya, salam kenal ya.. 🙂

  50. rengganiez says:

    FILM ini wajib ditonton…

Mari Berdiskusi dan Berbagi Inspirasi. Terimakasih.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Let me share my passion
My passion is to pursue and share the knowledge of how we work better with our strengthen.
The passion is so strong it can do so much wonder for Indonesia.

Fight For Freedom!
Iwan Yuliyanto

Kantor Berita Umat

%d bloggers like this: