Home » New World Order » [FAQ]: Ancaman itu kini bernama ACTA

[FAQ]: Ancaman itu kini bernama ACTA

Blog Stats

  • 1,994,625

PERLINDUNGAN HAK CIPTA

Lisensi Creative Commons

Adab Merujuk:
Boleh menyebarluaskan isi blog ini dengan menyebutkan alamat sumber, dan tidak mengubah makna isi serta tidak untuk tujuan komersial kecuali dengan seizin penulis.
=====
Plagiarisme adalah penyakit yang menggerogoti kehidupan intelektual kita bersama.

Follow me on Twitter

Bila Anda merasa blog ini bermanfaat, silakan masukkan alamat email Anda untuk selalu mendapat artikel terbaru yang dikirim melalui email.

Join 5,853 other followers

Dear Sahabat MPer,

Kasus ditutupnya situs file sharing MegaUpload (MU), pada awalnya menimbulkan berbagai pertanyaan dan keanehan, karena penutupan itu juga diikuti dengan ditangkapnya pemilik MU, Kim Schmitz.

MU yang dikenal selama ini sebagai gudang penyimpanan online, telah ditutup setelah diinvestigasi FBI AS karena dituduh telah memfasilitasi adanya pembajakan hak cipta melalui situsnya. Situs tersebut diduga banyak konten ilegal di dalamnya, seperti video, musik, film dan gambar; sehingga banyak industri yang merasa dirugikan dengan keberadaan situs file sharing tersebut. Menurut saya, sifat berbagai file yang ada dalam situs MU sepertinya tidak jauh beda dengan Multiply dan social-media lainnya, dimana ada fasilitas untuk berbagi video, musik, film dan gambar / photo.

Meski MU berbasis di Hongkong tapi ternyata MU memiliki sejumlah server yang terletak di Ashburn, Virginia, AS. Inilah yang membuat pemerintah AS berhasil membungkam situs tersebut. Pemiliknya, Kim Schmitz, berkebangsaan Jerman, dan tinggal di Selandia Baru, sementara bisnisnya berbasis di Hong Kong. Dengan adanya intervensi asing (Departemen Kehakiman AS dan FBI) memaksanya ia menjadi terdakwa. Penahanan seseorang di luar wilayah AS inilah yang saya maksud dengan keanehan pada paragraf pertama di atas.

Banyak pemberitaan media di sini yang menyatakan bahwa ini adalah efek penerapan SOPA dan PIPA. Saya menilainya BUKAN, sebab SOPA dan PIPA masih dalam status Rancangan Undang – Undang (RUU), maka jelas kedua RUU tersebut belum bisa diimplementasikan.

Bagi yang masih belum memahami RUU SOPA dan PIPA, silakan mengunjungi halaman berikut:
(1). FightForFreedom: [Anti SOPA & PIPA – Save Your Blog] Pertanyaan Yang Sering Diajukan
(2). FightForFreedom: [Fight For the Future] Perjuangan belum selesai
*Yang melalui deteksi Copyscape, ternyata sudah di-copas ke beberapa forum diskusi dan blogs.*

Lantas apa yang menjadi dasar penangkapan bos MU tersebut?

RUU SOPA dan PIPA untuk sementara ditunda pengesahannya setelah menuai badai kritik dan kecaman dari berbagai penjuru dunia, baik secara online maupun offline. Kedua RUU tersebut kini digodok kembali oleh Senat dan Kongres AS. Namun selain SOPA dan PIPA, masih ada aturan yang mengancam kebebasan berinternet. Aturan itu bernama ACTA. ACTA inilah yang menjadi test case penangkapan bos MU tersebut.

Untuk lebih jelas penyampaiannya tentang ACTA, maka saya coba sajikan kembali dalam bentuk Tanya Jawab atau F.A.Q (Frequently Asked Question].

Sebelumnya, mari sejenak menyaksikan tayangan video dari Kelompok Hacktivist Anynomous di bawah ini.

[Q #1] Apa yang dimaksud dengan ACTA?

ACTA kependekan dari the Anti-Counterfeiting Trade Agreement. ACTA merupakan traktat kesepakatan plurilateral yang ditujukan untuk menetapkan standar internasional penegakan hukum tentang hak kekayaan intelektual, termasuk juga mengatur tentang distribusi di internet dan teknologi informasi. Kesepakatan ini telah digodok sejak tahun 2007 oleh sejumlah negara, yaitu AS, Komunitas Eropa, Swiss, dan Jepang. Traktat ini juga melibatkan Australia, Republik Korea, Selandia Baru, Mexico, Jordania, Maroko, Singapura, Uni Emirat Arab, dan Kanada.

ACTA akan membentuk kerangka hukum internasional yang baru dimana akan menciptakan “lembaga pemerintahan sendiri di luar lembaga-lembaga internasional yang ada” seperti: Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia (WIPO), dan Persatuan Bangsa-Bangsa (UNO).

[Q #2] Okey, sepertinya terlihat baik yaitu melindungi hak kekayaan intelektual, lantas dimana masalahnya?

Dalam situs Stop ACTA disampaikan bahwa masalah utama dengan perjanjian ini adalah bahwa semua negosiasi dilakukan secara diam-diam alias tidak transparan. Lihatlah, betapa berkuasanya para kapitalis industri ini menguasai para politisi di berbagai negara. Dokumen yang telah dibocorkan menunjukkan bahwa salah satu tujuan utama dari perjanjian ini adalah untuk memaksa negara-negara penandatangan tersebut menerapkan kebijakan anti file sharing dalam bentuk three-strikes schemes dan praktek penyaringan sapu bersih.

Skema “three-strikes” yang dimaksud adalah Internet Service Provider (ISP) akan memutus akses internet kepada pelanggannya yang telah menerima tiga kali surat peringatan atas pelanggaran hak cipta. Istilah ini mengadopsi pada aturan permainan baseball: “three strikes and you’re out”

[Q #3] Apa bahayanya ACTA bagi para pengguna internet?

Dalam video di atas, Kelompok Hacktivist Anonymous memvisualisasikan sebagai berikut:

Bila Anda ikut kursus memasak, maka Anda dilarang menyebar informasi mengenai resep yang didapat dari kursus itu. Kemudian, pihak yang punya otoritas pelaksanaan ACTA melakukan pengawasan terhadap Anda untuk memastikan informasi resep itu tidak tersebar. Jelas, Anda akan kehilangan privasi individu, bukan?! Nahh.. jika Anda memberikan informasi mengenai resep yang Anda dapat di kursus itu ke teman Anda, maka Anda dan teman Anda bisa terancam pidana yang diatur dalam ACTA di negara Anda tinggal.

ACTA memiliki efek yang lebih besar dari SOPA, karena dalam perjanjian tersebut dikatakan bahwa pemerintah dari pihak-pihak yang terlibat dalam perjanjian itu akan memantau semua distribusi dari barang-barang atau produk-produk yang memiliki hak paten tanpa terkecuali termasuk produk-produk yang berkaitan dengan komputer dan internet. Jelas disebutkan bahwa teritori yang termaktub didalamnya adalah “wilayah pabean dan semua zona bebas.”

zona bebas ???

Ya.. internet adalah termasuk dalam “zona bebas”. Inilah yang menyebabkan ACTA akan menjadi ancaman yang cukup meresahkan para pengguna internet di seluruh dunia.

[Q #4] Benarkah ACTA ini akan menjadikan internet Anda sebagai penjara ?

Benar.
Baiklah, sebelum menyimak penjelasannya, mari sejenak kembali menyaksikan tayangan video di bawah ini.

ACTA memaksa seluruh ISP yang berada di dalam negara yang terikat perjanjian untuk menerapkan aturan ini. ISP akan diwajibkan mengawasi seluruh aktivitas di internet. Jadi, jika Anda menerima kiriman MP3 atau MP4 dari teman Anda, atau meng-upload video yang punya copyright, atau mengirim email yang berupa gambar yang punya copyright, atau apa saja transaksi digital yang mengandun
g materi ber-copyright, maka Anda terancam pidana. Intinya, privasi Anda dalam lalu lintas di dunia internet akan terus di awasi, seluruh transaksi digital Anda akan terekam dengan baik oleh sebuah sistem yang menerapkan kebijakan dalam bentuk three-strikes schemes. Kalo seperti ini, internet tidak lebih dari sebuah penjara.

Perusahaan internet yang menyediakan link terhadap materi berhak cipta akan terancam hukuman yang diatur dalam ACTA. Saat ini banyak sekali media yang seperti itu, diantaranya video sharing (misalnya YouTube, Metacafe), transaksi data (misalnya Yahoo mail, Gmail), social-media (misalnya Facebook, Twitter, Multiply).

[Q #5] Penandatanganan ACTA didominasi oleh negara-negara maju, apakah penerapan ACTA berdampak pada negara-negara yang sedang berkembang?

Dalam majalah Forbes, disampaikan bahwa sejumlah negara (yang tertuang dalam Q #1 di atas) telah meratifikasi ACTA ini. Di AS sendiri aturan ini masih dalam proses, sebelum dilakukan ratifikasi di Senat. Namun kenyataannya, ACTA disusun terkesan secara sembunyi-sembunyi.

Karena dianggap tidak transparan, ACTA ditentang oleh sejumlah negara, antara lain Brazil dan India. Kedua negara ini menganggap ACTA akan berdampak terhadap perekonomian mereka yang masih dalam tahap berkembang. Mereka kuatir produk suatu negara bisa jadi ikut terancam jika ada negara lain yang sudah mempatenkannya terlebih dahulu.

Masalah perebutan hak cipta akan menjadi isu paling utama. Coba Anda bayangkan, apa yang terjadi kalau tiba-tiba produk nenek moyang Indonesia ternyata telah lebih dulu dipatenkan oleh negeri lain yang lebih maju dalam urusan birokrasi mematenkan produk, sementara UU ACTA melindungi pihak yang mematenkan produk tersebut. Ini jelas akan menimbulkan potensi perselisihan antar bangsa yang hanya karena rebutan hak paten.

Dalam diskusinya di sini, seorang sahabat, mbak Evia mengingatkan saya pada beberapa kasus. Salah satu contoh kasus yang pernah terjadi beberapa tahun silam adalah motif ukiran perak pengrajin Bali yang dipatenkan oleh pengusaha dari Amerika. Ini membuat resah para pengrajin karena selama ini ribuan motif telah tercipta dari tangan para seniman Bali dan mereka tidak pernah berpikir untuk mendaftarkan hak patennya, karena itu adalah warisan budaya nenek moyang. Kini, mereka menjadi takut untuk berkarya. Betapa ironis dan sangat kapitalis pengusaha asing tersebut.

Sumber berita:
[1]. Forum Detik: Kerajinan Bali dipatenkan pihak asing, orang yang menciptakan malah dipidana
[2]. Republika: Motif Kerajinan Perak Bali dipatenkan orang asing

Sungguh sangat ironis, seniman dan kreator Bali terjajah di negerinya sendiri. Ribuan motif tradisional Bali yang merupakan warisan leluhur, tiba-tiba diakui oleh pihak asing sebagai pemegang hak ciptanya. Contoh nyata adalah karya motif pengrajin perak di Gianyar. Ada sedikitnya 800-an motif desain perak telah dipatenkan oleh investor asing yang menancapkan bendera usahanya di Bali. Perusahaan asing tersebut malah memperingatkan para seniman Bali untuk menghentikan produksi desain lewat iklan pengumuman.

Bila sebagian besar warganya berprofesi sebagai pengrajin perak, maka jelas, pertumbuhan ekonomi daerah tersebut akan terganggu. Dan kita semua juga tahu, betapa banyaknya warisan budaya Indonesia, ratusan bahkan ribuan yang sampai sekarang belum terpikirkan untuk dipatenkan, sementara pengusaha asing sudah menggandrungi warisan budaya kita.

Hubungannya dengan media elektronik dan internet?

Jelas kita akan kesulitan mempromosikan atau menayangkan peninggalan bersejarah tersebut dalam media elektronik dan internet, karena sudah menjadi hak milik orang asing yang mempatenkannya duluan.

[Q #6] Bagaimana perkembangan agenda penerapan ACTA sampai saat ini?

Dalam thejournal.com, disampaikan bahwa Amerika Serikat, Australia, Kanada, Korea Selatan, Jepang, Selandia Baru, Maroko dan Singapura telah melakukan penandatanganan perjanjian pada Oktober 2011. Sedangkan Polandia pada hari Kamis, 26 Januari 2012 kemarin di Tokyo. Menyusul Irlandia yang juga menandatangani ACTA pada hari ini Jumat, 27 Januari 2012 ini di Tokyo, dengan didampingi oleh perwakilan dari masing-masing 26 negara anggota perwakilan dari Uni Eropa.

Apabila perjanjian ini telah menemui kata sepakat dan ditandatangani, maka ACTA dapat secara formal disahkan dan segera diadopsi menjadi hukum di parlemen beberapa negara di dunia. Kemudian dalam penutup jurnal tersebut disampaikan bahwa negara-negara lain yang akan menerapkan kebijakan ACTA diminta mendaftar sebelum Mei 2013.

[Q #7] Apa saja upaya yang telah dilakukan untuk menghadang penerapan kebijakan ACTA?

Karena ACTA dianggap mengancam kebebasan berinternet, sejumlah lembaga / kelompok terus berkampanye melakukan penolakan terhadap ACTA, diantaranya:
Lembaga Electronic Frontier Foundation
Kelompok hacktivist Anonymous
Lembaga Free Software Foundation
– ASIC (Asosiasi perdagangan Perancis berbasis web 2.0)
Lembaga Free Knowledge Institute

Mereka semua menandatangani surat pernyataan terbuka yang berbunyi: “Rancangan ACTA saat ini akan sangat membatasi hak-hak dasar dan kebebasan warga negara Eropa, terutama kebebasan berekspresi dan privasi komunikasi.”

Di AS, penolakan terhadap ACTA terus dilakukan. Bahkan, petisi penolakan pun sudah disebar di internet.

Saat tulisan ini dibuat, puluhan ribu orang demonstrasi di jalanan dan di depan gedung kantor Uni Eropa di Warsawa, Polandia, guna memprotes pemerintah Polandia yang mendukung ACTA. Kelompok Hactivist Anonymous juga ikut aksi solidaritas dengan cara menyerang beberapa situs pemerintahan Polandia, melumpuhkannya mulai tanggal 23-26 Januari 2012.

[Q #8] Bagaimana bila saya ingin mendapatkan isi keseluruhan perjanjian ACTA?

Silakan Anda mendownload file: “Isi Perjanjian ACTA (20120125).pdf” terlampir dalam jurnal ini.

[Q #9] …. pertanyaan menyusul

[Q #10] Apa yang bisa kita lakukan untuk berpartisipasi menentang penerapan ACTA?

Penerapan ACTA secara membabi-buta hanya akan memasung kebebasan Anda berinternet dan berkomunikasi secara privasi, bahkan kalau melanggar, hukuman / penaltinya sangat berat. Saat ini gelombang protes (baik secara online maupun offline) sedang berlangsung di negara-negara yang menerapkan ACTA.

Lantas apa yang bisa kita lakukan di sini, sebagai Warga Negara Indonesia, yang tidak melihat manfaat positif penerapan ACTA yang diusung para kapitalis industri itu?

Mari kita bersama-sama mengirim petisi penolakan penerapan ACTA di sini:

Minggu lalu, kita menyaksikan bersama bagaimana kekuatan – kekuatan kolektif kita ketika bergabung dengan jutaan orang lainnya (mel
alui petisi online) untuk menghentikan laju senat dan kongres AS yang akan mengesahkan SOPA dan PIPA. Kita mampu menunjukkan pada dunia betapa kuatnya suara kita. Mari kita kembali bersatu untuk mengatasi ancaman baru ini yang bernama ACTA.

Selama masa perlawanan ini, saya akan tetap memasang banner pada header blog ini sebagai kampanye perlawanan, dimana banner tersebut akan mengarahkan Anda menuju petisi online yang dirilis oleh avaaz.org. Semoga demikian juga Anda

Say NO to ACTA.
It is essential to spread awareness and get the word out on ACTA.

Salam hangat tetap semangat,
Iwan Yuliyanto

PS.
Tulisan ini didedikasikan kepada Bung Marto yang berulang tahun hari ini, beliau salah satu aktivis penentang kapitalisme di Republik Multinesia tercinta ini.

****************
Sumber:
[1] Poster SOPA/PIPA Died: i-bloggermusic.blogspot.com
[2] Situs Kampanye Stop ACTA: http://www.stopacta.info/
[3] Wikipedia: ACTA: http://en.wikipedia.org/wiki/Anti-Counterfeiting_Trade_Agreement
[4] Wikipedia: Graduated Response: http://en.wikipedia.org/wiki/Graduated_response
[5] Blog Anonymous: http://anonops.blogspot.com/
[6] Majalah: Forbes, The Journal Irlandia

Link diskusi menarik tentang Paten dan Penolakan ACTA:
1. Dalam Jumlah Paten Internasional, Indonesia-pun Sangat Jauh Tertinggal
2. Gayo punya kopinya, Belanda punya patennya
3. Protes ACTA paten pada 11 Februari

Advertisements

199 Comments

  1. ramarizana says:

    I’ve signed the petition, Pak

  2. enkoos said: cak Iwan udah dapet email terbaru dari Access Now?Ada ancaman serupa dengan ACTA di Kanada.

    mbak Evia, thanks for sharing, saya juga dapat dari Access. *sorry, baru sempat online Pada prinsipnya RUU C-30 ini persis dg SOPA, PIPA & ACTA.Anonymous Canada menjelaskan soal ini dalan videonya:Sign the petition to stop online spying on Canadians (Bill C-30) at: http://stopspying.caThe Canadian Conservative government is ready to crush internet freedom in Canada. The citizens of the world spoke clearly on January 18, 2012, that internet, communications should not be criminalized. But the Conservatives in Canada, plan to ram through their own versions of SOPA , PIPA , and even more. Their legislation is in two proposals, called Bill C 30 and Bill C 11. The goal of Bill C 30 is to make it legal for the Conservatives and their police friends to get all the information they want, about what you do on the internet. Bill C 11 will make file sharing, as Canadians now know it, a criminal activity.People who share files of anything copyrighted will be criminals. Web sites where people can share files will be illegal. Bill C 30 will then let the Conservatives police forces search for you on the net without a warrant. When they find you they can enter your home and take your computer equipment and software. You will be open to prosecution, fines, and jail. The Conservatives have told everyone they want to build more prisons. Bills C 30 and C 11 make it very clear they plan to fill these new jails with file sharers, and anyone else they can find, when they make it legal for the police to cruise the internet at their leisure looking for anything a Canadian does, on the internet.Don’t forget Bill C-309 – FIVE YEAR PRISON SENTENCE for “unlawful assembly” aka, any protest the police state hasn’t approved of. We wont allow them to take our freedom! Prepare for the fight of your life Canadians! People of the world will unite against the elite! Long live liberty!*****Ayo kawan-kawan, tandatangani petisi yg ada di semua link, baik dalam jurnal ini maupun yg ada dalam komen-komen di sini.

  3. martoart says:

    enkoos said: Ada ancaman serupa dengan ACTA di Kanada.

    Begitu dapet surat dari avaas, aku langsung isi petisi.Ayo kawan2 isi lagi. aku udah share yg Acta terbaru di postingan Iwan yg lain.

  4. enkoos says:

    cak Iwan udah dapet email terbaru dari Access Now?Ada ancaman serupa dengan ACTA di Kanada. Lengkapnya begini:============First, PIPA and SOPA went down after the online community flexed its muscle. Then the world rallied against ACTA, and now it’s being reviewed by Europe’s highest court. Now our Canadian neighbors need our help, whose citizens are facing an even more immediate threat.Put yourself in their shoes: What if your government was considering a policy that would force ISPs to provide unrestricted access to your data to law enforcement at any time, for any reason, and without a warrant? What would you do if your country’s leaders were trying to rewire the Internet to support systems of constant digital surveillance? Canadians are facing these dangers in the form of Bill C-30, and Canadian Public Safety Minister Vic Toews (right) is bent on getting it passed despite strong opposition from the public.When we asked you last week to identify the largest threats facing the internet today, the response was unequivocal: Stop online censorship, invasions of privacy, and digital surveillance (See the P.S.). C-30 is the embodiment of these fears, as it would create a closed and monitored internet. Stand up for the rights of Canadian citizens and call on the Canadian government to abandon C-30:https://www.accessnow.org/a-license-to-snoopDemocratic governments such as Canada’s should be setting an example of openness and respect for civil liberties for the world — not taking queues from repressive regimes like Syria and Iran. The good news is that support for C-30 is starting to waver, and we can deliver the knock-out punch.Invasion of privacy. Perpetual online surveillance. You told us that these are your greatest concerns. Now is your chance to stop them:https://www.accessnow.org/a-license-to-snoopWith determination,The Access TeamP.S. We asked, and you responded! Almost 15,000 of you from around the world participated in our online poll, and the results were fascinating. Go here to find out what the world is talking about when it comes to digital freedom.SOURCES:Toews surprised by content of online surveillance billBill provokes privacy fearsMichael Geist’s FAQ on C-30Online surveillance bill to get early committee reviewToews’ gaffes aside, Bill C-30 has real dangers====================

  5. ramarizana said: errr,I’m still confused with patent of natural resource,such as temulawak and other things like cultural heritage.soalnya -seperti yang pernah saya tuliskan juga di MPnya pak Iwan- dari penjelasan petinggi DirJen HKI waktu mengisi workshop HKI di kampus saya tahun lalu,tanaman dan segala soulmate sejenisnya tidak bisa dipatenkan. yang bisa hanya olahannya.nah,bagaimana itu,pak?

    Betul, tanaman asli memang tidak bisa dipatenkan. Yang sering menjadi perebutan adalah merek dagang. Pemerintah harus menjaga dan memperjuangkan agar nama hasil tanaman asli Indonesia (misal Kopi Gayo, Kopi Toraja) tidak dijadikan merek dagang oleh pihak asing dengan mendaftarkan indikasi geografis kedua komoditas itu.Oiya, dalam jurnal ini di sini saya lampirkan: “Klasifikasi Paten Internasional”

  6. ramarizana says:

    errr,I’m still confused with patent of natural resource,such as temulawak and other things like cultural heritage.soalnya -seperti yang pernah saya tuliskan juga di MPnya pak Iwan- dari penjelasan petinggi DirJen HKI waktu mengisi workshop HKI di kampus saya tahun lalu,tanaman dan segala soulmate sejenisnya tidak bisa dipatenkan. yang bisa hanya olahannya.nah,bagaimana itu,pak?*kayaknya saya agak gak nyambung nie**liat jam di laptop sudah jam 00.04*

  7. ohtrie said: Boleh ku tahu Cak,ini memperoleh email apakah seeblumnya memang sudah ada interaksi jugakah..? (melalui mengirim email dulu misalnya)

    Pada saat klik halaman petisi ini:https://www.accessnow.org/page/s/just-say-no-to-actaDi bagian paling atas sendiri ada kolom: Join Us !Lha sampeyan isi email address dan country di situ, trus klik “Join!”Setelah itu akan dapat balasan:Keep me posted with action alertsThanks for joining. You will be updated with future actions and events.bla..bla..bla…

  8. ohtrie says:

    fightforfreedom said: email: Thursday, 16 February 2012, 11.07pmSubject: ACTAvists: We want to hear from you!Iwan,

    Boleh ku tahu Cak,ini memperoleh email apakah seeblumnya memang sudah ada interaksi jugakah..? (melalui mengirim email dulu misalnya)

  9. martoart said: Jadi, siapa perampoknya?

    Jelas, siapa saja yang mengusulkan, mendukung, dan menandatangani ACTA.

  10. email: Thursday, 16 February 2012, 11.07pmSubject: ACTAvists: We want to hear from you!Iwan,Tens of thousands of people from different cultures, both online and in the streets, joined together on Saturday to tell the European Parliament to vote NO on ACTA. In one unified voice, we put the world’s governments on notice: We will not stand by while policymakers secretly negotiate the future of our internet and endanger free speech and privacy online.And we’re being heard (see the link to the video at the bottom). In the wake of these immense demonstrations, country after country is wavering. Even the President of the European Parliament began to back peddle on ACTA. Congratulations! We now have until June or July, when the European Parliament is expected to vote, to build our winning strategy.But we must not rest while other threats are brewing against the internet. Whether you are new to Access or have been with us for years, we want to know what next steps you think we should take together. As a global movement for digital freedom, we are building something special! This is about what matters to you and your internet, so take a moment to complete our poll:https://www.surveymonkey.com/s/accessnowWhether it’s draconian copyright legislation, jailed bloggers, or governments snooping through your email, your concerns are what we campaign for. The strength of our global movement comes from all of us – so add your voice to the poll below:https://www.surveymonkey.com/s/accessnowLooking forward to what you have to say,Mike, Jochai and the rest of the global Access TeamP.S. Want to see what happened on Feb. 11? Go here to watch the amazing video mashup of the ACTA protests, and help us make sure we can continue this fight all the way to July: https://www.accessnow.org/acta-video

  11. martoart says:

    fightforfreedom said: Gila, man !!!gak tanggung-tanggung 10ribu Euro per hari (selama foto itu dipublish).

    Jadi, siapa perampoknya?

  12. martoart said: Corbusier!

    Berdasarkan laporan di:http://studio.stefanradtke.com/why-it-might-be-dangerous-to-photograph-this-chair/On Jan 23rd the British Journal of Photography was reporting on a court ruling in France which puts a heavy fine on Getty for licensing images for commercial use that include designer furniture of Le Corbusier. According to the filed complaint the Le Corbusier estate was demanding 10,000 EUR per infringement per day. This is a case where photographer’s copyright and designer’s copyright clash.Gila, man !!!gak tanggung-tanggung 10ribu Euro per hari (selama foto itu dipublish).

  13. martoart says:

    fightforfreedom said: Corbusier

    boikot Deddy Corbusier!lho?

  14. akinaspeedstar said: waduh ini sih namanya kepengen naruh dunia di bawah selangkangan di antara kedua kaki beberapa orang kapitalis….ACTA harus di tolak….

    Ya.. ACTA mutlak untuk ditolak.Barusan dapat contoh kasus dari mbak Onit:Ada peringatan dari Getty Image kepada setiap kontributornya di Flickr, dimana peringatan tsb dikirim via email. Sumber infonya dari sini:Think You Can Sell That Photo of Your Cat on Your Living Room Couch as Stock Photography? Think Again. [Click]Posted on February 13, 2012, 4:00 pm, by Thomas Hawk“Attention all Flickr Collection on Getty Images Contributors!You may have heard about a recent case (actually more than one case) where Getty Images and some of our photographers have had claims lodged against us in French court for images which include designer furniture, even as a minor part of the image.This is a serious issue that involves potential liability for you as photographers.The French courts have found in favor of the Le Corbusier rights-holders who initiated these claims. While we disagree with the decision and we are appealing it, we are very mindful that for now, it is a valid decision. It is critical that you understand that any claim like this one is extremely serious and requires action on your part in order to protect your interests, not just ours. We will continue to fight this decision, but in the meantime we must continue to actively pull content from our site that may be deemed infringing. We simply cannot identify all problematic images as quickly without your active participation. And quick action is vital.Most importantly, if you believe that any of the images you have uploaded to us might possibly include any designer furniture, please email the Getty Images ID numbers to [email redacted] as soon as possible! The sooner we can identify and remove potentially infringing images the better we can reduce potential legal problems.****WTH ACTA !Buat semuanya… itu peringatan Getty Images kepada kontributornya, agar jangan asal motret ketika obyeknya mengandung desain furniture, misalnya Anda sedang memotret seekor kucing yg berada di ruang tamu dan ternyata dalam ruang tamu itu ada furnitur yg memiliki hak cipta.Mengapa gak boleh?Karena baru saja Pengadilan Perancis mengabulkan klaim perusahaan Le Corbusier yg memegang hak cipta atas sebuah desain furniture. Ini baru satu kapitalis Le Corbusier, bisa jadi akan menyusul pemegang copyright lainnya yg bersenjatakan ACTA.Coba bayangkan, saudara-saudara, bila suatu saat Anda berada di sebuah hotel kemudian poto-piti di sana, mengambil gambar teman yg di duduk di atas perabot / furnitur dan Anda tidak tahu kalo furniture yg didudukin itu adalah produk Le Corbusier. Kemudian Anda upload foto-foto tsb di internet.Akibat perbuatan Anda (yg tanpa sengaja tsb), maka akan dianggap melanggar hak cipta dan bisa berakhir dipenjara.Okey, kawan, kita jangan mau didikte dan di-kriminalisasi oleh Mafia Copyright.Untuk itulah kita harus berani menentang ACTA !

  15. enkoos says:

    fightforfreedom said: Thank you for Spreading this video, bung! …I’m with.Operation Black March: 1 – 31 Maret 2012.Dengan menghantam profit margin industri – industri besar pendukung SOPA, PIPA, ACTA.Mengapa?Karena pada bulan Maret 2012 adalah akhir dari periode kuartal pertama untuk laporan ekonomi secara global.Aksi yang dilakukan adalah:BOYCOTT !!!Walt Disney StudiosParamount PicturesSony PicturesTwentieth Century FoxUniversal City StudiosWarber Bros. EntertainmentJangan membeli single album, apalagi mendownload lagu produksi mereka. Jangan menonton film di bioskop produksi mereka, atau mendownloadnya.Jangan beli DVD dan videogame produksi mereka.Jangan beli buku-buku atau majalah produksi mereka.

    Kampanyekan rame rame di lapak masing masing.

  16. ohtrie says:

    fightforfreedom said: BOYCOTT !!!Walt Disney StudiosParamount PicturesSony PicturesTwentieth Century FoxUniversal City StudiosWarber Bros. Entertainment

    Hanya bisa nyengir ketika awal menyimak video, dan yang tertulis di video tersebut adalah sebagaimana yang Panjenengan tulis Cakkk…..Dan berucap “GILA…!!!” Aksinya bakal berlangsung maret n sebulan penuh Mannn…!!!Hemmm, benar2 sejarah nih… Lets See, n off cource I am still not giving up support who against ACTA…!

  17. martoart said: Sekadar mengingatkan Cyber Activist punya acara di bulan Maret

    Thank you for Spreading this video, bung! …I’m with.Operation Black March: 1 – 31 Maret 2012.Dengan menghantam profit margin industri – industri besar pendukung SOPA, PIPA, ACTA.Mengapa?Karena pada bulan Maret 2012 adalah akhir dari periode kuartal pertama untuk laporan ekonomi secara global.Aksi yang dilakukan adalah:BOYCOTT !!!Walt Disney StudiosParamount PicturesSony PicturesTwentieth Century FoxUniversal City StudiosWarber Bros. EntertainmentJangan membeli single album, apalagi mendownload lagu produksi mereka. Jangan menonton film di bioskop produksi mereka, atau mendownloadnya.Jangan beli DVD dan videogame produksi mereka.Jangan beli buku-buku atau majalah produksi mereka.

  18. martoart says:

    Sekadar mengingatkan Cyber Activist punya acara di bulan Maret

  19. waduh ini sih namanya kepengen naruh dunia di bawah selangkangan di antara kedua kaki beberapa orang kapitalis….ACTA harus di tolak….

  20. orlando2010 says:

    jadul1972 said: Karena hingga saat ini Dapur Keris belum mendapatkan Sertificate dari Unesco, Unesco justru memberikan sertificate untuk Keris sebagai The Third Masterpieces of the Oral and Ingtangible Heritages of Humanity, ORAL and INGTANGIBLE berarti benda yang tak tampak ya? Hanya berupa makna filosofinya saja… Bahaya

    mereka tau, bahwa ada peluang tuk memanfaatkannya … krn baru budaya verbalnya semata yg sdh diakui sbg warisan budaya kita … kerisnya sendiri, masih belum ketahuan siapa tuannya …

  21. jadul1972 says:

    edwinlives4ever said: See? And something like that had happened many times with the Indonesian handycraft designs.

    Karena hingga saat ini Dapur Keris belum mendapatkan Sertificate dari Unesco, Unesco justru memberikan sertificate untuk Keris sebagai The Third Masterpieces of the Oral and Ingtangible Heritages of Humanity, ORAL and INGTANGIBLE berarti benda yang tak tampak ya? Hanya berupa makna filosofinya saja… Bahaya

  22. jadul1972 said: Waduh lek dapur KERIS bakal di Patenkan oleh negara lain, repot juga ya

    See? And something like that had happened many times with the Indonesian handycraft designs.

  23. jadul1972 says:

    Waduh lek dapur KERIS bakal di Patenkan oleh negara lain, repot juga ya

  24. faziazen says:

    kalau UU nya diterapkan, acara yang copas dari yutub di tv bisa hilang satu persatu

  25. enkoos says:

    fightforfreedom said: mbak Evia, sepertinya sampeyan lebih kompeten bikin tulisan khusus tentang kesenian atau produk budaya, apalagi bila ditambah sentilan agar kita semua (temasuk pemerintah) makin care. Sementara pemerintah kita masih sibuk berdebat soal ini, dianggapnya beres ketika sudah didaftarkan pada Unesco.Nanti malam saya pengen nyiapin tulisan terpisah tentang urusan paten-mempatenkan ini, sekaligus mereply kawan-kawan di atas khusus soal paten yg belum sempat saya reply.

    Insya Allah cak Iwan. Lagi golek selone waktu ki ye.

  26. enkoos says:

    ninelights said: Sekiranya Mbak Evia lebih mengerti soal kebudayaan, dan mungkin mbak juga punya pengaruh untuk bisa ngajak temen-temen untuk rame-rame mencintai, mempromosikan, melestarikan warisan budaya Indonesia, atau sederhananya, memberikan penjelasan tentang budaya Indonesia dan kenapa harus sibuk mematenkan kalau belajar melestarikannya itu lebih baik,

    Rasanya lucu kalau saya mengkritik minimnya apresiasi generasi muda akan kebudayaan kita sendiri sedangkan saya gak melakukan apa apa. Gak perlu saya sebutkan secara rinci langkah apa saja yang telah saya lakukan, tetapi intinya adalah memulai dari diri sendiri dan mengambil langkah yang konkrit.

  27. nawhi says:

    sampun tanda tangan petisinipun, maaf telat Mas.

  28. ninelights says:

    martoart wrote today at 1:20 PMBelajar gimana cara ngereply komen di MP biar ga nulis lagi, atau biar ga perlu copas tulisan yg mo direply juga lebih baik. He he bercanda ya, no offense.>>> 😀 :DSorry, cak! Reply via mobile jadi hobi khilaf nggak diedit lagi yang diatas :D*sungkem*

  29. martoart says:

    ninelights said: belajar melestarikannya itu lebih baik

    Belajar gimana cara ngereply komen di MP biar ga nulis lagi, atau biar ga perlu copas tulisan yg mo direply juga lebih baik. He he bercanda ya, no offense.

  30. rirhikyu says:

    belum baca semua komentapi WOW.. en WOWparah banget

  31. ninelights says:

    enkoos wrote today at 5:42 AMninelights saidBtw, ada gak sih link para aktivis Indonesia yang peduli budaya negeri sendiri, membantu masyarakat untuk terus memberikan informasi agar selalu mematenkan produk dan karya dalam negeri sendiri biar gak dicatut semena-mena sama pihak luar begitu saja, biar gak terlambat kalau misalnya ada yang berani ‘main-main’ lagi soal karya cipta beginian? Ini buat backup rakyat Indonesia juga…Kesenian dipatenkan? Ada berapa juta kesenian kita? Coba sekarang bayangkan, motif batik ada berapa ribu? Motif ukir ada berapa ribu? Butuh biaya berapa untuk mematenkan itu. Banyak cing. Rasanya gila aja kalau hasil seni dipatenkan. Paten itu adalah produk dari kapitalis serakah. Kesenian Indonesia adalah warisan nenek moyang kita. Satu contoh, tari ngremo adalah tari dari Jawa Timur yang biasa sebagai pembuka kesenian ludruk. Jenisnya banyak, sebut saja beberapa di antaranya adalah Ngremo Madya, Ngremo Mudya, Ngremo Jombangan dll. Siapa penciptanya? Enggak diketahui, tapi yang jelas nenek moyang Indonesia. Suatu saat ada yang kepincut sama tarian ini, lantas belajar menarikannya. Di negerinya sono, karena belum ada yang bisa, dipatenkanlah tarian ini sebagai temuannya. Dan orang lain yang menarikannya harus membayar royalti kepadanya sebagai pemilik hak paten. Itu baru satu contoh ya. Bagaimana dengan jutaan kesenian Indonesia lainnya? Ketimbang kita sibuk mematenkan ini dan itu, kenapa kita gak mempelajari kesenian dan kebudayaan Indonesia agar tetap lestari. Nanti kalau diaku aku negara lain, baru pada ribut.>>>hehehehe.Intinya di sini saya mau mencoba memberikan opini/pendapat tentang Plan B untuk menyikapi urusan yang berkaitan dengan ACTA. YAng hadir dan komen di sini sepakat bahwa ACTA harus diberangus. Hanya, misal, kemungkinan terburuk, jika ACTA kemudian pada akhirnya disahkan, harus ada Plan B untuk mengatasi ini, salah satunya untuk urusan budaya.Sekiranya Mbak Evia lebih mengerti soal kebudayaan, dan mungkin mbak juga punya pengaruh untuk bisa ngajak temen-temen untuk rame-rame mencintai, mempromosikan, melestarikan warisan budaya Indonesia, atau sederhananya, memberikan penjelasan tentang budaya Indonesia dan kenapa harus sibuk mematenkan kalau belajar melestarikannya itu lebih baik,itu lebih bagus. Ada link, kami akan bantu share. Ada lomba, kami akan bantu promosi.Dan lain sebagainya. 🙂

  32. fightforfreedom said: Nanti malam saya pengen nyiapin tulisan terpisah tentang urusan paten-mempatenkan ini, sekaligus mereply kawan-kawan di atas khusus soal paten yg belum sempat saya reply.

    Good, I’m looking forward to reading it. I had a bad experience with this thing. Once I recommended a Belgian buyer to a teak-root furniture producer in Ngawi. For a while things went well for the producer, two or three 40-feet container per month. After a year he found out that the buyer had patented the designs, and now he can’t sell furnitures of the same designs to other buyers.Kinda making me feel guilty….

  33. fightforfreedom said: Okey, i think so, the scene when he kick the Persian messenger into dark pit is good illustration.

    That’s it. Don’t complain about the crude quality of my drawing. I’m never comfortable with drawing using a mouse.

  34. enkoos said: Kesenian dipatenkan? Ada berapa juta kesenian kita? Coba sekarang bayangkan, motif batik ada berapa ribu? Motif ukir ada berapa ribu? Butuh biaya berapa untuk mematenkan itu. Banyak cing. Rasanya gila aja kalau hasil seni dipatenkan. Paten itu adalah produk dari kapitalis serakah. Kesenian Indonesia adalah warisan nenek moyang kita.

    mbak Evia, sepertinya sampeyan lebih kompeten bikin tulisan khusus tentang kesenian atau produk budaya, apalagi bila ditambah sentilan agar kita semua (temasuk pemerintah) makin care. Sementara pemerintah kita masih sibuk berdebat soal ini, dianggapnya beres ketika sudah didaftarkan pada Unesco.Nanti malam saya pengen nyiapin tulisan terpisah tentang urusan paten-mempatenkan ini, sekaligus mereply kawan-kawan di atas khusus soal paten yg belum sempat saya reply.

  35. fightforfreedom said: Once you complete this story on comic version (maybe someday), please give us the link, then, i can share it to everyone 🙂

    Just one page. I think that will do.On it right now.

  36. edwinlives4ever said: Give me one hour. I’m charging my other notebook right now. This one doesn’t have The GIMP.

    Once you complete this story on comic version (maybe someday), please give us the link, then, i can share it to everyone 🙂

  37. fightforfreedom said: the scene when he kick the Persian messenger into dark pit is good illustration.

    Give me one hour. I’m charging my other notebook right now. This one doesn’t have The GIMP.

  38. edwinlives4ever said: In this case, maybe I should make Leonidas kicking us into that dark pit named ACTA, shouting “This is ACTA!”.

    so, we opposite with Leonidas, hehehe. Okey, i think so, the scene when he kick the Persian messenger into dark pit is good illustration.

  39. fightforfreedom said: Hahaha… kayaknya Mas Edwin bisa tuh memparodikan film “300” dg tema: “Stop The Kraken”, dimana Leonidas membawa 300 prajurit Sparta melawan kapitalis.

    In this case, maybe I should make Leonidas kicking us into that dark pit named ACTA, shouting “This is ACTA!”.

  40. Hahaha… kayaknya Mas Edwin bisa tuh memparodikan film “300” dg tema: “Stop The Kraken”, dimana Leonidas membawa 300 prajurit Sparta melawan kapitalis.

  41. martoart said: Untuk urusan hacking, aku rasa اَللّهَ udah menyerahkannya kepada Anonymous pon..

    Sepertinya Tuhan pernah mengirim Kelompok Hacktivist Anonymous di Mesir untuk membebaskan negeri itu dari kondisi kegelapan. Bayangin aja, pemerintah Mesir saking pusingnya mengatasi masalah2 politik di sana, akhirnya memutus akses internet di negera tsb, agar rakyatnya tidak bisa membangun & memobilisasi kekuatan menentang pemerintah melalui internet.Kelompok Hacktivist Anonymous melakukan aksi solidaritas dan membangun kekuatan dg kelompok hactivist lainnya spt Telecomix untuk melawan tindakan kesewenang-wenangan pemerintah Mesir tsb. Dan, Alhamdulillah akhirnya berhasil membawa rakyat Mesir keluar dari masa kegelapan informasi, seperti Nabi Musa membelah sungai Nil.Inilah cuplikan film dokumenter: “WE ARE LEGION: The Story of the Hacktivist”.Kayaknya asyik nih kalo nonton bareng film ini di HoR 🙂

  42. anazkia says:

    Sungguh gila para kapitalis itu :(Penjajahan baru…

  43. martoart said: Harus ada sistem yg lebih membumi. Dan aku rasa itu ada, cuma saja belum pelajari lebih lanjut.

    The formula should be based on three important ingredients:1. Respecting the idea2. Limiting the possibility of unfair overpricing3. Preventing the possibility of unfair licensingOpen-source movement is a good example for an early stage toward this new system.

  44. enkoos says:

    ninelights said: Btw, ada gak sih link para aktivis Indonesia yang peduli budaya negeri sendiri, membantu masyarakat untuk terus memberikan informasi agar selalu mematenkan produk dan karya dalam negeri sendiri biar gak dicatut semena-mena sama pihak luar begitu saja, biar gak terlambat kalau misalnya ada yang berani ‘main-main’ lagi soal karya cipta beginian? Ini buat backup rakyat Indonesia juga…

    Kesenian dipatenkan? Ada berapa juta kesenian kita? Coba sekarang bayangkan, motif batik ada berapa ribu? Motif ukir ada berapa ribu? Butuh biaya berapa untuk mematenkan itu. Banyak cing. Rasanya gila aja kalau hasil seni dipatenkan. Paten itu adalah produk dari kapitalis serakah. Kesenian Indonesia adalah warisan nenek moyang kita. Satu contoh, tari ngremo adalah tari dari Jawa Timur yang biasa sebagai pembuka kesenian ludruk. Jenisnya banyak, sebut saja beberapa di antaranya adalah Ngremo Madya, Ngremo Mudya, Ngremo Jombangan dll. Siapa penciptanya? Enggak diketahui, tapi yang jelas nenek moyang Indonesia. Suatu saat ada yang kepincut sama tarian ini, lantas belajar menarikannya. Di negerinya sono, karena belum ada yang bisa, dipatenkanlah tarian ini sebagai temuannya. Dan orang lain yang menarikannya harus membayar royalti kepadanya sebagai pemilik hak paten. Itu baru satu contoh ya. Bagaimana dengan jutaan kesenian Indonesia lainnya? Ketimbang kita sibuk mematenkan ini dan itu, kenapa kita gak mempelajari kesenian dan kebudayaan Indonesia agar tetap lestari. Nanti kalau diaku aku negara lain, baru pada ribut.

  45. enkoos says:

    fightforfreedom said: Nanti kalo people power berhasil menggagalkannya, biasanya orang tipe MM* yg gak pernah ngikutin berita apalagi menjadi bagian sejarah di dalamnya, cuma bisa bilang:”Tuhh… khan, gak ada apa-apa, sampe sekarang kita masih asyik-asyik aja maen internet”*MM = Melihat & Menyesali sesuatu telah terjadi

    MM = bebek. Kalau suatu hal buruk terjadi, pasrah.Kalau suatu hal baik terjadi, ikut girang.

  46. martoart said: jerman, slovenia, belanda, telah menolak.

    we should respect to them.

  47. martoart said: Plan B agar Internet bebas sebenarnya udah dipikir bersama oleh para aktivis maya. Pernah dengar gerakan Koin untuk Satlit? Seperti mimpi memang,tapi siapa tahu.

    Saya sudah pernah mendengar ide Koin Untuk Satelit itu, bung, tapi sejauh mana realisasinya atas mimpi itu saya belum tahu perkembangannya sampai saat ini.Malah, para komunitas hacker di luar sana sudah meng-initiate programnya, dan kelompok Hackivist Anonymous juga mengambil bagian dlm program tsb.Hackers launching own satellites in orbit to beat Censorshiphttp://thehackernews.com/2012/01/hackers-launching-own-satellites-in.htmlKomunitas Hackers berencana membangun internet masa depan dengan menggunakan satelit milik mereka sendiri. Rencana launching itu untuk melawan kebijakan SOPA/PIPA/ACTA dan menciptakan kondisi censorship-free internet.Reporter David Meyer dari BBC News Technology menyampaikan bahwa secara detail rencana itu telah dipresentasikan dalam acara the Chaos Communication Congress (CCC) di Berlin, sebagai bentuk respon bila diberlakukannya SOPA/PIPA.Berita selanjutnya ada pada link tsb.Detail presentasi teknis serta feasibilty study yg disampaikan Nick Farr (CCCamp11) bisa disimak dalam tayangan video yg berdurasi hampir satu jam ini. Tapi lumayan cukup mencerahkan. 28c3: Building a Distributed Satellite Ground Station Network – A Call To ArmsDalam video itu juga disampaikan bahwa proyek satelit yg diorganisasikan oleh Hackerspace Global Grid ini juga akan diikuti oleh Program Komputasi Grid di stasiun bawah tanah untuk melacak dan berkomunikasi dg satelit yg akan dipasang tsb.Mereka telah menyiapkan tiga prototipe stasiun darat pada semester pertama th 2012, dan berharap sudah ada model yg siap bekerja pada kongres Chaos Communication pada Desember 2012 nanti.Yang lebih keren lagi, dalam jangka panjang komunitas tsb berencana menempatkan astronot amatir di bulan.

  48. martoart says:

    jerman, slovenia, belanda, telah menolak.

  49. martoart says:

    Aku sebenarnya agak alergi dengan paten. Harus ada sistem yg lebih membumi. Dan aku rasa itu ada, cuma saja belum pelajari lebih lanjut. Filosofinya sederhana saja, bahwa tak ada yang benar2 original di bumi, di benak orang sekreatif apapun, dst. So, menguasai sesuatu dengan begitu masif adalah perampokan itu sendiri.Plan B agar Internet bebas sebenarnya udah dipikir bersama oleh para aktivis maya. Pernah dengar gerakan Koin untuk Satlit? Seperti mimpi memang,tapi siapa tahu.

  50. ninelights says:

    @cak marto: udah kang…Btw, ada gak sih link para aktivis Indonesia yang peduli budaya negeri sendiri, membantu masyarakat untuk terus memberikan informasi agar selalu mematenkan produk dan karya dalam negeri sendiri biar gak dicatut semena-mena sama pihak luar begitu saja, biar gak terlambat kalau misalnya ada yang berani ‘main-main’ lagi soal karya cipta beginian? Ini buat backup rakyat Indonesia juga…Ibarat dagang dan atau menyusun suatu rencana, kemungkinan terbaik dan terburuk juga harus dipikirkan bukan? Dan, misalnya in worse situation, ACTA pada akhirnya terbentuk, disahkan, dan enggak bisa dilawan,apakah ada option/plan B untuk kita, Mas, selain melakukan kekerasan dan kejahatan, tentu saja?Apakah ada kemungkinan Indonesia akan menjadi negara yang maju karena bisa independen soal teknologi informasi, internet, pendidikan dan lain-lain karena banyak anak negeri sendiri yang juga jenius dan bisa menghasilkan karya lebih baik dibandingkan dengan mereka?Jadi, selain sebanyak-banyaknya spread news soal#STOPACTA, juga perlu ada kampanye/demo/lomba dll yang intinya ngajak masyarakat Indonesia buat server sendiri misalnya, bikin teknologi buatan sendiri dan mencintai produk sendiri (kalo yang ini udah lama ya), mematenkan hasil karya cipta seni, budaya, dan lain-lain sesegera mungkin, begitu?Kemungkinan berapa persen ini berhasil? Yang option B?

  51. martoart says:

    fightforfreedom said: And u think that the artists will benefit from this… ur wrong, only the owner of the companies will make more !!

    Dan para artis itu akan belakangan menyadari bahwa ‘the real artis’ adalah si pemilik perusahaan, sedang mereka sekadar menjadi perkusi doang.

  52. martoart says:

    ninelights said: Ada lagi yang perlu ditambahkan?

    Ada, Link ke postingan itu, biar kita ikut ramein.

  53. ninelights says:

    Done! :)Ada lagi yang perlu ditambahkan?

  54. ninelights said: Udah! Nyusul ngeditnya tadi :-p

    Kalo mbak Rana menyimak dg detail diskusi dan komen-komen di jurnal ini, ada hal lain yg lebih besar dampak yg ditimbulkan yaitu urusan paten-mematenkan produk, dan ACTA bukan hanya mengatur produk digital, tapi juga produk fisik.Contoh kasus di atas yg banyak diberikan mbak Evia menunjukkan bagaimana kerajinan perak, kopi gayo, temulawak, dll itu sudah dipatenkan oleh pihak asing. Ini cikal bakal lahirnya penjajahan ekonomi. Atas dasar itulah para demonstran turun ke jalan-jalan menentang ACTA.Ada baiknya kalo isu tsb juga diangkat / disisipkan dlm postinganmu.eh, tapi bakal jadi panjang ntar jurnalnya… tapi ya memang begitulah kompleks-nya ACTA, tidak bisa dipahami sepotong-potong, yg banyak mengira hanya urusan bajak-membajak lagu atau film 🙂

  55. ninelights says:

    fightforfreedom said: Great, mbak Rana. Saya ada usul:1. Di sana ada ajakan mengisi petisi, 2. Ada baiknya di attach “Isi Perjanjian ACTA” seperti postingan di sini. Biar membantu mereka melakukan klarifikasi terhadap isi perjanjian tsb.

    Udah! Nyusul ngeditnya tadi :-pUdah kumasukkan isi perjanjian sama cara bantu nyumbang suaranya juga! 😀

  56. ninelights said: SHARED!http://ninelights.multiply.com/journal/item/463/Beware_STOPACTA

    Great, mbak Rana. Saya ada usul:1. Di sana ada ajakan mengisi petisi, 2. Ada baiknya di attach “Isi Perjanjian ACTA” seperti postingan di sini. Biar membantu mereka melakukan klarifikasi terhadap isi perjanjian tsb.

  57. ninelights said: Ada yang bilang gak usah panik segitunya :D, katanya itu gak bakal akan terjadi. 😀

    Nanti kalo people power berhasil menggagalkannya, biasanya orang tipe MM* yg gak pernah ngikutin berita apalagi menjadi bagian sejarah di dalamnya, cuma bisa bilang:”Tuhh… khan, gak ada apa-apa, sampe sekarang kita masih asyik-asyik aja maen internet”*MM = Melihat & Menyesali sesuatu telah terjadi

  58. Gambaran kondisi demonstrasi di Polandia menentang kebijakan ACTA (25 – 26 Jan 2012), gilaa… sampe malam-malam gitu memenuhi jalan-jalan dan kantor parlemen.



    Over 15.000 people protesting against ACTA on the Main Market Square in Cracow, Poland





    Sebelum diterapkan di Indonesia, siap – siap pesen topeng Anonymous 🙂

  59. martoart said: ACTA

    Ini komentar yang mantab atas berita dari TheJournal di atas:Lavente Csoti:Effects of ACTA:- many Radio and TV stations will be shot down cuz they arent using copyrighted music, schools will be shut down cuz they dont have money for the copyrighted softwares.- by using copyrighted music in ur YouTube videos u will get arrested, for example a mother post a video with her baby dancing on LadyGaga song, because the song is copyrighted she will be sued and have to pay crazy amount of money.- DJ’s who are remixing copyrighted songs, will go to prison.- YouTube, Facebook, Twitter… will be all shot down after some time, cuz they wont be able to handle the pressure.- and so on, just google what are the consequences of it, and check this clipAnd u think that the artists will benefit from this… ur wrong, only the owner of the companies will make more !!!

  60. ninelights says:

    martoart said: lho, ini konsultasi lay out kok di sini? mbok ya lewat PM. Ntar tak laporin ACTA tauk rasa kalian.*nyari alamat acta

    cembyuruh deleted at the request of ACTA.

  61. martoart says:

    lho, ini konsultasi lay out kok di sini? mbok ya lewat PM. Ntar tak laporin ACTA tauk rasa kalian.*nyari alamat acta

  62. ninelights said: Baeklah! 😀

    Nahh… sepertinya sudah rapi. Kalimat yang ada di dalam tanda kurung+italic adalah keterangan penjelas dari saya. Karena sedikit / singkat, maka kalo ada kalimat berita yang kurang jelas silakan ditanyakan, mbak Rana.

  63. ninelights says:

    fightforfreedom said: Sebentar, saya rapikan dulu, kok spasinya berjauhan ya 😀

    Eh?*ngeremmendadakBaeklah! 😀

  64. ninelights said: Thank you sooo muchhh, Mas Iwan!I’ll share it di blog, soon!

    Sebentar, saya rapikan dulu, kok spasinya berjauhan ya 😀

  65. ninelights says:

    Thank you sooo muchhh, Mas Iwan!I’ll share it di blog, soon!

  66. ninelights said: Eh, teman-teman, ada yang bisa membantu menerjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, isi berita+isi ACTA yang ada di sini?http://www.thejournal.ie/ireland-and-eu-to-sign-controversial-acta-treaty-tomorrow-336764-Jan2012/

    Terjemahan isi berita:

    Pemerintah Irlandia dan Uni Eropa akan menandatangani kesepakatan kontroversial ACTA besokWed, 25 January 2012, 4:37 PMPemerintah Irlandia berencana akan menandatangani perjanjian internasional kontroversial esok hari yang berisi kebijakan utama untuk menumpas perdagangan barang palsu dan berbagi file / berkas di internet secara ilegal.Perwakilan dari Irlandia akan menandatangani Anti-Counterfeiting Trade Agreement (ACTA) secara resmi besok (Jumat, 27/01/12) waktu setempat dan akan ditemani perwakilan dari masing-masing 26 negara anggota Uni Eropa lainnya dan perwakilan dari Uni Eropa itu sendiri.Apabila perjanjian ini telah menemui kata sepakat dan ditandatangani, maka kemudian ACTA dapat secara formal disahkan dan segera diadopsi menjadi hukum di Parlemen Eropa. Perjanjian itu akan ditandatangani besok di Tokyo oleh Duta Besar Irlandia untuk Jepang, John Neary.Meskipun perjanjian ini terutama ditujukan untuk menghentikan perdagangan barang fisik yang sengaja dipalsukan, namun ACTA juga berisi ketentuan yang menuntut negara-negara yang berpartisipasi untuk menawarkan perlindungan dan penegakan hukum terhadap pelanggaran hak cipta digital.Kesepakatan perjanjian ini telah dikritik oleh banyak orang, termasuk Kelompok Electronic Frontier Foundation, tentang dampak potensial yang ditimbulkan pada area privasi dan kebebasan berekspresi.Secara khusus, negara-negara anggota setuju untuk memberikan otoritas pada Internet Service Provider (ISP) dalam mengungkapkan informasi pengguna ke pemegang hak cipta, bila dirasa cukup bukti adanya pelanggaran hak cipta mereka oleh pengguna.Tidak boleh dihindariNegara-negara anggota yang menandatangani perjanjian harus memberikan “solusi hukum yang efektif” untuk memastikan bahwa langkah-langkah anti-pencurian – seperti Digital Rights Management (DRM) dalam hal perlindungan terhadap file musik yang dibeli – tidak boleh diabaikan.Sesuai klausul perjanjian itu dapat dicontohkan misalnya Apple, harus menonaktifkan fasilitas rekaman MP3 di iTunes – karena hal tersebut dapat disalah-gunakan untuk menghapus perlindungan DRM atas sebuah file musik yang dibeli melalui toko iTunes.(catatan saya: DRM mencegah terjadinya distribusi atau penggandaan file musik secara ilegal, setiap file musik yang dibeli akan disertai nomor unik untuk dikenali DRM. Fasilitas rekaman MP3 berguna untuk menggandakan file musik original yang telah dibeli, untuk itu Apple harus mampu mendeteksi bahwa fasilitas itu telah OFF)Kritikus lainnya menyampaikan bahwa perjanjian itu juga melarang distribusi obat generik yang murah – karena hal itu dianggap melanggar hak cipta dari perusahaan farmasi yang berkat penelitiannya menghasilkan penemuan obat tersebut.Seorang juru bicara Komisi Eropa mengatakan bahwa ACTA bukanlah kebijakan hak kekayaan intelektual yang baru, tetapi hanya berfungsi untuk menegakkan kebijakan yang sudah ada – dan tidak akan memantau lalu lintas internet secara terus menerus.(Catatan saya: namun faktanya tidak demikian)Michele Neylon of Carlow, dari perusahaan berbasis internet hosting Blacknight mengatakan bahwa perjanjian itu bisa memaksa host internet untuk berhubungan langsung dengan perintah yang dikeluarkan oleh pemegang hak cipta, bukan perintah yang dijatuhkan oleh pengadilan.”Jika kita sudah diberi perintah oleh pengadilan, -meski tanpa ada pertemuan, dan hakim telah membuat keputusan-, (Anda akan langsung terhubung dengan pemegang hak cipta), sehingga Anda tidak akan menghabiskan hari Anda di pengadilan.”(catatan saya: Jadi, Anda berhubungan langsung dengan pemegang hak cipta untuk penyelesaian masalah denda)Menurut Neylon itu adalah masalah “ekonomi dasar” bahwa perusahaan seperti itu tidak bisa beroperasi sampai terdapat biaya kepastian hukum yang signifikan, yang memastikan bahwa prosedur pengadilan telah diikuti, ketika biaya-biaya kepastian hukum jauh melebihi uang yang diterima untuk meng-host situs di tempat pertama.Dia menambahkan bahwa situasi hukum saat ini di Irlandia, di mana tidak ada definisi yang baku dari ‘fair use”, maka blog pribadi dapat dikenakan perintah penutupan jika mereka memasang logo perusahaan tanpa izin.Kerugian Industri senilai $ 200 miliarACTA ditujukan untuk membasmi barang palsu khususnya elektronik, yang menurut Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) percaya jika kejahatan tersebut bernilai sekitar USD 200 miliar pada tahun 2007. Angka ini setara dengan 2 persen dari seluruh perdagangan legal dunia pada tahun itu.Semua Departemen Pemerintah Irlandia harus mengkonfirmasi bahwa Irlandia telah memiliki sarana hukum sebelum pelaksanakan ACTA berlaku secara resmi.Seorang juru bicara pemerintah mengatakan, bagaimanapun juga, Irlandia tidak harus mengubah undang-undang untuk saat ini – percaya bahwa ketentuan-ketentuan pada kesepakatan itu sudah disesuaikan dengan hukum Irlandia.Dia menambahkan bahwa dalam perundingan tentang kesepakatan itu terdapat wakil dari Departemen Pekerjaan, Enterprise dan Inovasi dan anggota dari perwakilan tetap Irlandia di Uni Eropa di Brussels.Berita tentang ACTA yang diratifikasi oleh pemerintah Polandia awal pekan ini memancing amarah Anonymous dan kelompok lain yang disebut Underground Polandia, yang menyerang banyak situs milik pemerintah sebagai bentuk protes atas penandatanganan perjanjian oleh Pemerintah Polandia.Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, Australia, Selandia Baru, Jepang, Korea Selatan, Singapura dan Maroko – yang semuanya mengambil bagian dalam negosiasi perjanjian – telah mendaftar untuk ACTA pada Oktober tahun lalu.Pemerintah Uni Eropa dan Swiss juga akan menawarkan dukungan mereka untuk perjanjian tersebut dan akan menandatanganinya untuk segera dilaksanakan.Negara-negara lain yang berminat akan kebijakan ACTA dapat mendaftarnya sebelum Mei 2013.Sumber: thejournal.ie: ireland-and-eu-to-sign-controversial-acta-treaty-tomorrow

    Kalo terjemahan isi ACTA bisa cukup makan waktu, karena 25 halaman banyaknya, tapi beberapa poin penting sudah di diskusikan di sini. Namun demikian, silakan kalo ada kawan-kawan di sini yang membantu secara sukarela menerjemahkannya 🙂

  67. martoart says:

    cinderellazty said: Hanya kepada اَللّهَ kita berlindung…

    Untuk urusan hacking, aku rasa اَللّهَ udah menyerahkannya kepada Anonymous pon..

  68. ninelights says:

    fightforfreedom said: Mereka yang berpikir demikian termasuk tipe orang: “Melihat & Menyesali semuanya setelah terjadi”, atau tipe MM yg bukan agen perubahan.Seandainya dulu tidak ada aksi bersama-sama di seluruh dunia untuk menentang RUU SOPA & PIPA, yaitu penentangan berupa tanda tangan petisi, mengirim email ke kongres & senat, aksi blackout, aksi turun ke jalan-jalan; maka RUU itu akan disahkan pada tgl 24 Januari 2012. Alhamdulillah, aksi people power berhasil menggagalkan itu semua.Setelah SOPA & PIPA gagal, mereka para kapitalis memainkan Plan B, yaitu ACTA.Kini Perjanjian ACTA itu sudah ditandatangani oleh sejumlah negara di dunia yg saya sebutkan di Q #1 di atas. Kemudian jutaan orang di dunia bereaksi atas hal itu. Puluhan ribu orang memenuhi jalan-jalan & depan kantor Uni Eropa di Warsawa, Polandia. Demi mencegah traktat ACTA ini diberlakukan. Silakan lihat aksi-aksi dalam video-video yg saya attach di kolom komen di atas. Mereka benar-benar berjuang, bukan para komentator. ACTA bukan wacana, bukan pula draft, tapi genderang peperangan sudah ditabuh oleh para kapitalis industri dan kepala negara yg menandatangani ACTA.Sampaikan salam pada teman-temannya mbak Rana yg tipe MM itu, tanpa mereka, we still fight against capitalism & imperialsm, and We must WIN.

    Setuju, Mas Iwan. :)Tinggalkan mereka yang tak ingin bergerak dan yuk, let’s fight! 🙂

  69. Kok aku mencium agenda2 besar kapitalis yg mulai memberanikan diri melawan the 99% people yah? Mereka sudah amat jumawa dgn kekuasaan dan kekayaan mereka…Satu lagi agenda memicu konflik antar bangsa tinggi sekaliiiiJelas sudah ini agenda milik siapa Hanya kepada اَللّهَ kita berlindung…Yuk isi petisiiii

  70. ninelights said: Apa karena mereka pikir, bukti-bukti ttg itu gak keliatan apa yak, Mas?Ibarat kata, ‘yaela, masih draft doang. Emang mereka berani ngeluarin UU itu? Emang draft UU Acta itu beneran ada? Kan UU itu isinya menyangkut kepentingan dunia? Emang yang nyusun enggak mikir sampai segitu? Emang enggak takut diamuk massa mereka itu? Santai aja, jack!”

    Mereka yang berpikir demikian termasuk tipe orang: “Melihat & Menyesali semuanya setelah terjadi”, atau tipe MM yg bukan agen perubahan.Seandainya dulu tidak ada aksi bersama-sama di seluruh dunia untuk menentang RUU SOPA & PIPA, yaitu penentangan berupa tanda tangan petisi, mengirim email ke kongres & senat, aksi blackout, aksi turun ke jalan-jalan; maka RUU itu akan disahkan pada tgl 24 Januari 2012. Alhamdulillah, aksi people power berhasil menggagalkan itu semua.Setelah SOPA & PIPA gagal, mereka para kapitalis memainkan Plan B, yaitu ACTA.Kini Perjanjian ACTA itu sudah ditandatangani oleh sejumlah negara di dunia yg saya sebutkan di Q #1 di atas. Kemudian jutaan orang di dunia bereaksi atas hal itu. Puluhan ribu orang memenuhi jalan-jalan & depan kantor Uni Eropa di Warsawa, Polandia. Demi mencegah traktat ACTA ini diberlakukan. Silakan lihat aksi-aksi dalam video-video yg saya attach di kolom komen di atas. Mereka benar-benar berjuang, bukan para komentator. ACTA bukan wacana, bukan pula draft, tapi genderang peperangan sudah ditabuh oleh para kapitalis industri dan kepala negara yg menandatangani ACTA.Sampaikan salam pada teman-temannya mbak Rana yg tipe MM itu, tanpa mereka, we still fight against capitalism & imperialsm, and We must WIN.

  71. ninelights says:

    Eh, teman-teman, ada yang bisa membantu menerjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, isi berita+isi ACTA yang ada di sini?http://www.thejournal.ie/ireland-and-eu-to-sign-controversial-acta-treaty-tomorrow-336764-Jan2012/

  72. Only spoiled brats who are conditioned to take everything for granted will think that fighting for people’s rights is unnecessary.

  73. ninelights says:

    martoart said: bukankah sby juga tampak mellow?

    Eh, maksudnya? 😀 Orak mudeng aku cak marto 😀

  74. ninelights says:

    edwinlives4ever said: Hearing someone says that ACTA is harmless is like hearing Churchill suggesting the Jews to enter those concentration camps and telling them that those camps are good for their health.

    Apa karena mereka pikir, bukti-bukti ttg itu gak keliatan apa yak, Mas?Ibarat kata, ‘yaela, masih draft doang. Emang mereka berani ngeluarin UU itu? Emang draft UU Acta itu beneran ada? Kan UU itu isinya menyangkut kepentingan dunia? Emang yang nyusun enggak mikir sampai segitu? Emang enggak takut diamuk massa mereka itu? Santai aja, jack!”

  75. martoart says:

    ninelights said: Ada yang bilang gak usah panik segitunya :D, katanya itu gak bakal akan terjadi. :DSaya jadi bingung, apakah saya termasuk penyebar kepanikan semata?:-S

    bukankah sby juga tampak mellow?

  76. Hearing someone says that ACTA is harmless is like hearing Churchill suggesting the Jews to enter those concentration camps and telling them that those camps are good for their health.

  77. ninelights says:

    Ada yang bilang gak usah panik segitunya :D, katanya itu gak bakal akan terjadi. :DSaya jadi bingung, apakah saya termasuk penyebar kepanikan semata?:-S

  78. ninelights said: Sedang melakukan usaha #kultwit dan mention sebanyak mungkin teman di twitter, Mas.

    Great, thank you ya. Ayo edukasi teman-temanmu. Semoga makin banyak yang mengisi petisi penolakan.

  79. martoart said: Atau di jalanan dunia maya? Anonymous, hanya kepadamukah kami minta pertolongan?

    Materi video ini cukup menarik buat bahan bikin ulasan khusus ttg Kelompok Hactivist Anonymous, pergerakan dan perlawanannya baik online maupun offline menentang kesewenang-wenangan.CNN: Law Enforcement Is Intimidated By Anonymous

  80. ninelights says:

    Sedang melakukan usaha #kultwit dan mention sebanyak mungkin teman di twitter, Mas. Terima kasih sudah berbagi.

  81. martoart says:

    edwinlives4ever said: Done that this afternoon, and have informed some friends via e-mail.

    Udah dilaksanaka, dan telah memberitahu 10 teman melalui e-mail.

  82. fightforfreedom said: Okey, mari kita isi juga petisi dari AccessNow.org, disini:https://www.accessnow.org/page/s/just-say-no-to-acta

    Done that this afternoon, and have informed some friends via e-mail.

  83. martoart said: http://www.michaelgeist.ca/content/view/6269/125/Gimana?

    Given the ongoing concerns, the big question now is whether much can be done. The majority of ACTA countries have signed the agreement, but it will only take effect once five countries have formally implemented and ratified it. That is not expected until at least May 2013, opening the door to stopping the agreement from taking effect. While there are global initiatives such as the AccessNow petition.Okey, mari kita isi juga petisi dari AccessNow.org, disini:https://www.accessnow.org/page/s/just-say-no-to-actaPostingan di atas untuk ajakan ngisi petisi sudah saya update.

  84. duabadai said: mas Iwan, aku sebar linknya ya

    Silakan menyebarkannya, mas, sehingga bisa menambah suara petisi.

  85. martoart said: http://www.michaelgeist.ca/content/view/6269/125/Gimana?

    Terimakasih masukannya, bung, sementara saya susun dulu update FAQ-nya untuk bisa digabungkan dg artikel yg juga mencerahkan spt ini:ACTA vs. SOPA: Five Reasons ACTA is Scarier Threat to Internet Freedomclick

  86. martoart says:

    edwinlives4ever said: Now if there is any international law expert in MP, maybe we can ask him/her/it for some suggestion.

    http://wayanlessy.multiply.com/

  87. mellyheaven says:

    ok skrng ada ACTA!! So, will there’s no more internet freedom???o_O

  88. subhanallahu says:

    Sepertinya negara seperti Cina dan India akan cuek aja ya… kasihan entar henpon-henpon cina ga jadi laku, hehe…Klo model gini entar udara, air, tanah, bisa kena paten juga…. padahal udah ada contoh kasus seperti Aqua yang kebakaran udel karena dimiripi sama Aguaria, dsb…Metode medis juga bisa kena delik paten tuh, cara melahirkan lewat vagina klo kena paten bahaya benar, apalagi klo bedah sesar juga dipatenkan, cara nyuntik juga dipatenkan…Klo gitu entar, nama saya, saya patenkan juga, biar ga ada yang niru…Mustahil sepertinya klo ACTA ini jadi, benar-benar akan terjadi “amuk massa” globalDPRD amrik lebih parah dari indo yak…

  89. martoart said: Atau di jalanan dunia maya? Anonymous, hanya kepadamukah kami minta pertolongan?

    There must be some legal option to nullify the treaty on the ground of its secretive and undemocratic nature of its creation.Now if there is any international law expert in MP, maybe we can ask him/her/it for some suggestion. The key is This part of this comment is deleted at the request of ACTA.

  90. martoart says:

    edwinlives4ever said: Now, can we take this behind-close-door angle as the focus of our battle?

    menarik, tapi pintu rahasia itu ada di mana? di jalan di depan parlemen eropa?, di pintu depan halaman kedutaan besar?, di pintu rahasia Kadin dan kementrian perdagangan?Atau di jalanan dunia maya? Anonymous, hanya kepadamukah kami minta pertolongan?

  91. martoart said: http://www.michaelgeist.ca/content/view/6269/125/

    The most important point is that ACTA will be a precedence to other behind-closed-door secretive (and possibly worse) treaties. Fortunately it won’t take until five countries have formally implemented and ratified it.Now, can we take this behind-close-door angle as the focus of our battle?

  92. martoart says:

    Bung, ini barangkali bisa nambah kenapa kita ga bisa cuekin ACTA buat FAQnya. Sepertinya bbrp point perlu ditranslet biar juga pada turut tahu. http://www.michaelgeist.ca/content/view/6269/125/Gimana?

  93. Comment deleted at the request of ACTA

  94. martoart says:

    mayamulyadi said: Bookkkk… Masa anak-cucu kita nanti hidup dalam penjajahan modern?

  95. mayamulyadi says:

    Ke depannya.. Memang negara2 besar akan menjegal langkah kita -baca : negara berkembang- untuk lebih maju. Internet dunia global, mas… Dan cara mereka jitu utk menjegal, melumpuhkan kemudian memperbudak kita *kesel banget bacanya…Bookkkk… Masa anak-cucu kita nanti hidup dalam penjajahan modern? *tepok jidat

  96. martoart says:

    edwinlives4ever said: I don’t think Indonesia will sign ACTA. The current regime will not dare risking riots on the street as the result.

    and don’t forget we live in ‘agraris’ country.

  97. melodisenja said: Ini kecurigaan yg saya maksud pak, ternyata ACTA namanya..

    Check this out:How true…. and that something is ACTA….

  98. martoart said: apakah berita menakjubkan ini kiranya berhubungan dengan ancaman SOPA-PIPA?

    Maybe. Or maybe it’s just another business consideration based on a common business sense, in reference to Multiply’s vast South East Asian potential market. Unless Multiply also moves all of their hardware to Jakarta, this decision will not do much good in evading ACTA’s long arms.At the moment, I don’t think Indonesia will sign ACTA. The current regime will not dare risking riots on the street as the result.

  99. martoart says:

    Kawan2, apakah berita menakjubkan ini kiranya berhubungan dengan ancaman SOPA-PIPA? Coba kita analisa:http://dailysocial.net/en/2012/01/28/multiply-to-relocate-headquarters-to-jakarta-indonesia-from-boca-raton-florida/

  100. duabadai says:

    mas Iwan, aku sebar linknya ya

  101. ohtrie says:

    edwinlives4ever said: Fight we shall. Win we must.

    Take agreemant…Actionn…!

  102. fightforfreedom said: we must fight to KILL their dream.

    Fight we shall. Win we must.

  103. edwinlives4ever said: Check this:

    Good illustration, mas Edwin.Yes, i remember with “1984” novel, that tell a society ruled by the oligarchical dictatorship. Now, his prediction will come true. BUT, we must fight to KILL their dream.

  104. enkoos said: Saya menemukan artikel bahwa temulawak yang merupakan tanaman yang tersediah melimpah ruah di Indonesia telah dipatenkan oleh Amerika. Heran aja, tanaman kok bisa dipatenkan. Serakah sekali. Dampaknya, apabila kita mengekspor temulawak kita bisa dituntut atas pelanggaran paten. Ck ck ck ck ….Edan tenan.

    Dari komen panjang yang mbak Evia sampaikan plus contoh kasusnya, saya kok kuatir bahwa ACTA ini akan menjadi langkah mulus proses imperialisme, penjajahanan ekonomi, yang mengekang kemandirian bangsa yang sedang berkembang dijadikan kembali menjadi bangsa miskin.Saya juga pengen misuh-misuh baca contoh kasus ttg kopi gayo, temulawak, pengrajin perak, dan mungkin masih banyak lagi.Ayo tetap melawan !

  105. penuhcinta said: Wah…wah…. kalau sejak Oktober sudah ditandatangani, kenapa baru sekarang terkuaknya? Bener2 deh, licik banget para politisi itu. *langsung meluncur tanda tangan petisi*

    Licik memang, ACTA diproses secara rahasia. SOPA & PIPA kemaren hanya first test case saja ternyata ya, mbak Irma, senjata ACTA sudah disiapin jauh-jauh hari.Kalo baca koran HuffingtonPost, ternyata selain ACTA masih ada lagi bahaya yang mengancam, namanya Trans Pacific Partnership (TPP).ACTA is not the only anti-piracy treaty raising concerns. Some experts fear the Trans Pacific Partnership (TPP) may include intellectual property measures more restrictive than those in ACTA. But public information about the latter treaty is vague because it is also being negotiated in secret, experts say.Woww… aturan TPP katanya lebih ketat dibandingkan ACTA, bikinnya pun pake rahasia segala. Seperti apa nanti isinya, kita tunggu saja.Di link koran itu juga disampaikan bagaimana tindakan Obama yg menandatangani perjanjian itu diprotes anggota senat.

  106. ohtrie said: Hahahaa…lama lama internet dah kek kaum buruh, ada refreemen satu, dua dan tiga trus fired..!

    Ah, but don’t forget that the labor strike is a still good way to fight back when big corporations refuse to listen.

  107. ohtrie says:

    fightforfreedom said: “three-strikes schemes”, artinya setelah mendapat peringatan (warning letter) sebanyak 3 kali yg dikirim oleh sebuah sistem, maka secara otomatis ISP akan memutus jaringan internetnya, sehingga ia tidak bisa melakukan aktivitas internet dengan IP-nya yg sudah diblokir itu. Ini masih kategori ringan, karena mendownload materi ilegal untuk pentingan sendiri.

    Hahahaa…lama lama internet dah kek kaum buruh, ada refreemen satu, dua dan tiga trus fired..!

  108. martoart said: Anyway, Obama bikin malu tetangga aja (Keluhan dari HoR, Jadi pengin pindah dari Menteng Dalam aja rasanya)

    Baca koran halaman ini di Huffington Post, Obama bilang bahwa ACTA itu tidak memerlukan otorisasi Senat karena itu secara teknis merupakan bagian dari “kesepakatan eksekutif”. Ya, jelas saja, pernyataan Obama ini menjadi kontroversial. Hingga Senator AS Ron Wyden menulis surat protes kepada Obama: “lha gimana bisa tindakan menandatangani perjanjian itu dikatakan konstitusional bila tanpa persetujuan Senat?”Selanjutnya, masih kuikuti drama peperangan antara Obama dg parlemen AS yg menentang ACTA di sana. Nanti saya update infonya.

  109. fightforfreedom said: Wouww… it sounds interesting for me, please, give me more explaination about it.

    JD Frazer aka Illiad, the creator, is originally a game designer, production manager, art director, project manager, and Web services manager; he’s also an advocate of the open source software movement. He started User Friendly webcomic series in 1997, about a group of characters who work for a fictional Internet service provider, and the comic’s readership consists mainly of programmers, self-styled geeks, and other technophiles. Naturally, he also mentioned corporate greeds and any other threats to internet freedom in some of his strips.In 2010 I’ve written an article about this webcomic as a sarcastic suggestion to Tiffatul Sembarangmiring here: http://politikana.com/baca/2010/02/17/a-recommended-reading-material-for-tifatul-sembiringThere are some samples of the strips in that article, by the way.And here’s User Friendly’s url: http://ars.userfriendly.org/

  110. Just don’t ever think that it’s too late to sign the petition. It’s never too late to fight back.

  111. enkoos said: baca di updatenya email avaaz, keterengannya menyeramkan. Selain yang sudah disebutkan oleh pak Margono mengenai pelarangan obat generik menyelamatkan nyawa juga mengancam, akses petani lokal akan bibit bibit tanaman yang mereka butuhkan. Ck ck ck ck ck ck .Duhhhhhhh…. bener bener serakah.

    Quote mbak Evia dari avaaz.org yg panjang itu jelas bisa diprediksi bagaimana gambaran kondisi di masa yang akan datang, dimana jurang antara negara-negara maju dan berkembang akan semakin lebar. Para kapitalis itu akan semakin berkuasa dan menjadi tuan atas bangsa-bangsa miskin melalui UU yang memuluskan rencana atau tujuannya.Lawan !

  112. penuhcinta says:

    Wah…wah…. kalau sejak Oktober sudah ditandatangani, kenapa baru sekarang terkuaknya? Bener2 deh, licik banget para politisi itu. *langsung meluncur tanda tangan petisi*

  113. enkoos says:

    ohtrie said: wakakakak….cepetan le misuhhhh, ndak selak tokone sing dodol pisuhan totooooppppp…..

    Husshh….gak ono kulakan pisuhan.

  114. martoart said: Yg ini mah sepertinya lumayan lama, kemaren nemu lagi ada web yg bisa lihat apa aja yg telah sampeyan download dari internet.

    Memang ini lumayan lama, bung, tapi ada yg perlu saya tambahkan di sana (setelah kalimat itu), bahwa dg adanya penerapan ACTA ini, berlaku kebijakan “three-strikes schemes”, artinya setelah mendapat peringatan (warning letter) sebanyak 3 kali yg dikirim oleh sebuah sistem, maka secara otomatis ISP akan memutus jaringan internetnya, sehingga ia tidak bisa melakukan aktivitas internet dengan IP-nya yg sudah diblokir itu. Ini masih kategori ringan, karena mendownload materi ilegal untuk pentingan sendiri.Yang masuk kategori berat adalah ketika kemudian ia mendistribusikan material ilegal tersebut, maka ancamannya adalah pidana.

  115. ohtrie said: gambar illustrasi dari Mbah Marto, Kang Seblat atau Mas Edwin nih…?

    Check this:

  116. edwinlives4ever said: Justin Bieber in jail? No more of his singing? For five years?Errrrrr…… should I support ACTA, then?

    Hahaha…. it’s just ilustration from his fan, who’s crazy about him.

  117. anazkia said: haduh, lebih runyammmm

    Lebih runyam dan lebih worst.Jangan lupa sign petition dengan semua email-nya mbak Anaz.Silakan sebarkan info ini. Fight !

  118. znrock said: yo yo yo semangaaaaaaaattt LanjutGaaan…

    Jangan lupa sign petition dengan semua emailmu.Silakan sebarkan info ini. Fight !

  119. edwinlives4ever said: Actually, something like this had been predicted years ago by Illiad, the creator of User Friendy webcomic.

    Wouww… it sounds interesting for me, please, give me more explaination about it.

  120. fightforfreedom said: But wait… didn’t Justin Bieber get famous by posting YouTube videos of himself singing copyrighted R&B songs?Yep. If this bill passes, he could get 5 years in jail.

    Justin Bieber in jail? No more of his singing? For five years?Errrrrr…… should I support ACTA, then?

  121. ohtrie says:

    enkoos said: Hajinguk tenan.

    wakakakak….cepetan le misuhhhh, ndak selak tokone sing dodol pisuhan totooooppppp…..

  122. ohtrie says:

    USA sak kroni-kronine ki ncen ASU nan owkkk…. #sengitaku

  123. enkoos says:

    martoart said: Bisa bayangkan penduduk asli yg memiliki tradisi jamu turun-temurun, tiba2 bisa ditangkap karena memakai tanaman khusus untuk bikin jamu tradisional mereka sendiri?

    Ini kasus PTC bukan?PTC = Patent Turmeric Case. Udah dipatenkan Amerika, tapi lantas digugat sebuah LSM di India. Akibat gugatan LSM tersebut, paten tersebut digagalkan.Beritanya di sini:http://gores-penaku.blogspot.com/2010/10/banyak-kekayaan-indonesia-yang.html

  124. enkoos says:

    Saya menemukan artikel bahwa temulawak yang merupakan tanaman yang tersediah melimpah ruah di Indonesia telah dipatenkan oleh Amerika. Heran aja, tanaman kok bisa dipatenkan. Serakah sekali. Dampaknya, apabila kita mengekspor temulawak kita bisa dituntut atas pelanggaran paten. Ck ck ck ck ….Edan tenan.http://health.kompas.com/read/2010/10/21/07143294/Temulawak.Dipatenkan.Asinghttp://regional.kompasiana.com/2010/10/23/jangan-sampai-kebakaran-jenggot-itu-terjadi-kembali/Jadi inget tentang kasus merek kopi Gayo yang dipatenkan oleh Belanda. Betapa lucu bahwa Gayo yang merupakan nama tempat di Aceh dan tempat tumbuhnya kopi khas kopi Gayo karena rasa kopinya khas, enggak bisa mengekspor kopi mereka dengan nama kopi Gayo karena hak patennya sudah dipegang Belanda. Konsekuensinya, mereka harus menjual kopi Gayo tersebut ke pemilik hak paten tersebut, tentunya dengan harga sak karepe si pemilik hak paten. Kecuali kalau pihak pengekspor mengubah nama kopi Gayo. Lha mana bisa, wong Gayo itu adalah nama tempat. Rasanya pengen misuh sak banter banternya, tapi gak akan menyelesaikan masalah. Karena terlalu serakah, mereka gak menggunakan logika bahwa Gayo, Toraja, Lampung dan sebagainya adalah nama geografis yang hanya ada satu satunya di dunia. Lha mana bisa Belanda punya kopi Gayo. Hajinguk tenan. Ini baru dua contoh kasus yang saya temukan artikelnya. http://nasional.kompas.com/read/2008/05/28/15421243/paten.kopi.gayo.milik.belanda.toraja.milik.jepangSatu lagi yang saya inget, sewaktu saya tinggal di Shanghai ada restoran Malaysia. Ada minuman namanya es Bandung. Pelayannya ditanya kenapa namanya Bandung? Jawabnya: karena ini khas dari Bandung. Ditanya balik, Bandung itu dimana? Jawabnya: di Malaysia lah.

  125. thetrueideas says:

    kapitalis tak henti cari cara untuk meningkatkan pundi2 mereka…

  126. martoart says:

    Kembali sign petisi di Avaaz. Terharu sendiri melihat namaku nongol sebentar. Tak ada terpikir mau menang atau kalah, yang penting aku sudah menancapkan sejarah perlawanan melawan keserakahan.Mari toreh sejarah perlawanan setidaknya sekali dalam hidupmu kawan. sign petisi di situs yang telah dilinking oleh Bung Iwan FFF.Keep Fight!

  127. martoart says:

    enkoos said: ACTA could also ban lifesaving generic drugs and threaten local farmers’ access to the seeds they need.

    Bahkan tanpa ACTApun, peramu herbal di India udah lama tak boleh memakai sebuah tanaman langka yang diPATENkan oleh DuPont. Bisa bayangkan penduduk asli yg memiliki tradisi jamu turun-temurun, tiba2 bisa ditangkap karena memakai tanaman khusus untuk bikin jamu tradisional mereka sendiri?Serakah banget, bahkan dengan hak paten itupun mereka anggap tak cukup untuk merampok harta hayati petani. Mereka kuatkan lebih liar dengan ACTA.Bisa jadi, tak lama lagi kaum serakah ini akan mematenkan Tuhan, dan siapapun yang percaya harus bayar kalo beribadah.

  128. martoart says:

    fightforfreedom said: Bung Marto bisa

    Saya ada acara Off Line Selling Bung.. tapi udah nawarin Pez ngebir. Kalo die mau sih. Aku mo kenalkan Bintang.

  129. martoart says:

    fightforfreedom said: Semua transaksi digital akan terekam dengan baik oleh sebuah sistem. Begitu juga sistem akan mendeteksi operating system dan software yang kita gunakan.

    Yg ini mah sepertinya lumayan lama, kemaren nemu lagi ada web yg bisa lihat apa aja yg telah sampeyan download dari internet.Anyway, Obama bikin malu tetangga aja (Keluhan dari HoR, Jadi pengin pindah dari Menteng Dalam aja rasanya)

  130. enkoos says:

    baca di updatenya email avaaz, keterengannya menyeramkan. Selain yang sudah disebutkan oleh pak Margono mengenai pelarangan obat generik menyelamatkan nyawa juga mengancam, akses petani lokal akan bibit bibit tanaman yang mereka butuhkan. Ck ck ck ck ck ck .Duhhhhhhh…. bener bener serakah.It’s outrageous — governments of four fifths of the world’s people were excluded from the Anti-Counterfeiting Trade Agreement (ACTA) negotiations and unelected bureaucrats have worked closely with corporate lobbyists to craft new rules and a dangerously powerful enforcement regime. ACTA would initially cover the US, EU and 9 other countries, then be rolled out across the world. But if we can get the EU to say no now, the treaty will lose momentum and could stall for good.The oppressively strict regulations could mean people everywhere are punished for simple acts such as sharing a newspaper article or uploading a video of a party where copyrighted music is played. Sold as a trade agreement to protect copyrights, ACTA could also ban lifesaving generic drugs and threaten local farmers’ access to the seeds they need. And, amazingly, the ACTA committee will have carte blanche to change its own rules and sanctions with no democratic scrutiny.Big corporate interests are pushing hard for this, but the EU Parliament stands in the way. Let’s send a loud call to Parliamentarians to face down the lobbies and stand firm for Internet freedom. Sign now and send to everyone you know.

  131. lembarkertas says:

    wah, syerem. lebih parah poll. 😦

  132. ohtrie said: Sayangnya saya yang gak bisa Cakk… dah ada janji n scheduled…mangapken akuhh… 😦

    Semoga mbak Ari dan Bung Marto bisa dan ada kesempatan berbicara.

  133. ayudiahrespatih said: wah ini lebih runyam sodara..sodara..

    Iya. Seperti yg dibilang pengamat Forbes (dalam link postingan di atas), mbak Ayudiah, ACTA lebih buruk dari SOPA. Lebih runyam.

  134. ohtrie says:

    fightforfreedom said: mungkin mas Trie yg di Jakarta bisa menginisiasi koordinasi, kalo perlu kita skype bareng-bareng sekarang.

    Sayangnya saya yang gak bisa Cakk… dah ada janji n scheduled…mangapken akuhh… 😦

  135. ohtrie said: Boleh juga usulnya Cak…Sekalian buat ngebuka mata MULPID…

    Nah, para warga MP Jakarta harus segera merapat nih. Waktunya mepet, tinggal beberapa jam menuju besok acara MOSCon.Saya ada di Batam, mungkin mas Trie yg di Jakarta bisa menginisiasi koordinasi, kalo perlu kita skype bareng-bareng sekarang.

  136. ohtrie says:

    fightforfreedom said: Apa mungkin lebih baik langkah awal spt yg kusampaikan pada komen mbak Evia, mas Trie, yaitu mengajak talk show CEO Multiply, Peter Pezaris, besok Sabtu 28 Januari 2012, di Sency.Kita minta pandangan beliau dulu.

    Boleh juga usulnya Cak…Sekalian buat ngebuka mata MULPID…

  137. ohtrie said: Mari kita lanjutkan bareng2 Cak…As a BUZZER sepertinya boleh juga ide gambar illustrasi dari Mbah Marto, Kang Seblat atau Mas Edwin nih…?

    Apa mungkin lebih baik langkah awal spt yg kusampaikan pada komen mbak Evia, mas Trie, yaitu mengajak talk show CEO Multiply, Peter Pezaris, besok Sabtu 28 Januari 2012, di Sency.Kita minta pandangan beliau dulu.

  138. enkoos said: Peter Pezaris kok diem ya? Apa dia gak tau?

    Kesempatan ada acara MOSCon di Sency, Sabtu besok 28 Januari 2012 sepertinya Peter Pezaris perlu diajak talkshow, mungkin mbak Niezt atau mbak Ari bisa menculik beliau untuk live on air.Gimana, mbak Niezt dan mbak Ari?

  139. mmamir38 said: Bahkan obat generik yang bisa membntu orang yang kurang mampu dianggap sebagai pelanggaran hak cipta.Dasar kapitalis yang egois!

    Betul, Pak Amir, ruang lingkup ACTA termasuk barang-barang palsu, obat-obatan generik dan pelanggaran hak cipta di Internet.Saya masih mempelajari kenapa obat generik masuk ruang lingkup ACTA?Padahal definisi obat generik adalah obat yang telah habis masa patennya, sehingga dapat diproduksi oleh semua perusahaan farmasi tanpa perlu membayar royalti. (menurut wikipedia)

  140. enkoos says:

    fightforfreedom said: Memang, mbak Evia, karena ACTA ini sudah disiapkan jauh – jauh hari sebelumnya, dan disimpan sbg Plan B, bila SOPA dan PIPA gagal disahkan.

    Peter Pezaris kok diem ya? Apa dia gak tau?

  141. katerinas said: hmm…berat. Tfs mas.

    Memang berat, mbak Rien, tapi lebih berat hukuman / penaltinya yg siap menghadang. Ilustrasi contoh kasusnya dalam gambar ini:Could this really happen?A new bill in Congress makes posting a video containing any copyrighted work a felony– with up to 5 years in prison.But wait… didn’t Justin Bieber get famous by posting YouTube videos of himself singing copyrighted R&B songs?Yep. If this bill passes, he could get 5 years in jail.***itu ilustrasi saat SOPA kemaren, dan ACTA more worst than SOPA.

  142. ohtrie says:

    fightforfreedom said: ayo gaungkan perlawanan sebelum terpenjara beneran oleh ACTA.

    Mari kita lanjutkan bareng2 Cak…As a BUZZER sepertinya boleh juga ide gambar illustrasi dari Mbah Marto, Kang Seblat atau Mas Edwin nih…?

  143. ohtrie said: Amerika Serikat, Jepang, Swiss, komunitas Eropa, Australia, Jordania, Kanada, Maroko, Mexico, Republik Korea, Selandia Baru, Singapura, dan Uni Emirat Arab…More than 13 Country as a suporter ACTA…

    Dan itu sudah mewakili di masing-masing benua.

  144. hwwibntato said: tampaknya dunia nyata akan mulai digemari lagi … he he he …

    Internet menjadi barang yang mahal.Dan ini adalah masa depan internet yang dirancang oleh para pemodal.

  145. ohtrie says:

    fightforfreedom said: Memang, mbak Evia, karena ACTA ini sudah disiapkan jauh – jauh hari sebelumnya, dan disimpan sbg Plan B, bila SOPA dan PIPA gagal disahkan.

    Amerika Serikat, Jepang, Swiss, komunitas Eropa, Australia, Jordania, Kanada, Maroko, Mexico, Republik Korea, Selandia Baru, Singapura, dan Uni Emirat Arab…More than 13 Country as a suporter ACTA…Can imagine if it is isued….? #mdrcct

  146. nonragil said: Mumet…..

    Nanti kalo ada perkembangan di Perancis ttg penerapan ACTA ini di sharing ya, mbak Helene 🙂

  147. melodisenja said: Ini kecurigaan yg saya maksud pak, ternyata ACTA namanya..

    Feelingnya mbak Dian bagus sekali, saya ingat mbak Dian pernah menulis:”.. tapi kok saya punya kecurigaan SOPA & PIPA itu semacam tes ya? hehe.. “Betul, SOPA & PIPA adalah Plan A atau sekedar test case. Karena secara diam-diam, mereka telah menggodok ACTA dan menerapkannya sebagai traktat kesepakatan bersama antar negara-negara di dunia.

  148. edwinlives4ever said: Now that you mention it, I think you’d like to see this as well: http://serasasekali.blogspot.com/

    It’s one of the funniest blog, i think :D*bookmarked

  149. enkoos said: Aku udah sign petisi. Ternyata avaaz juga situs yang sama dengan penandatanganan sign petisi buat SOPA PIPA.Gaungnya ACTA ini gak segencar SOPA PIPA ya.

    Memang, mbak Evia, karena ACTA ini sudah disiapkan jauh – jauh hari sebelumnya, dan disimpan sbg Plan B, bila SOPA dan PIPA gagal disahkan.

  150. hwwibntato says:

    tampaknya dunia nyata akan mulai digemari lagi … he he he …

  151. anotherorion said: intine podo pekoke karo kewajiban 1 PC harus punya 1 CD windows ori, lha nek neng omahku nduwe pc 3 kudu tuku 3 cd windows ori po ra ngenteke ragat tenan, lha PC2 ku dewe CD2ku dewe mosok ben tuku PC tetep kudu tuku CD maning

    Dengan penerapan ACTA seakan-akan ada sebuah label di layar monitor yang bertuliskan:“Now, I’m Watching You, hahaha!!”Semua transaksi digital akan terekam dengan baik oleh sebuah sistem. Begitu juga sistem akan mendeteksi operating system dan software yang kita gunakan.

  152. ohtrie said: Berbondong-bondong lagii, sebagai tempat mencari jawaban sekaligus perlawanan terhadap ACTA, selagi kemerdekaan itu belum dibelenggu oleh ACTA.Cak Cak, tulisan senada dengan journal sampean ini -yang saya publish dini hari tadi-

    Saya barusan kesana, tulisanmu mantab, mas Trie, ayo gaungkan perlawanan sebelum terpenjara beneran oleh ACTA.Saya meninggalkan jejak di sana, bahwa sikap Obama saat menolak SOPA/PIPA itu hanya kamuflase belaka.

  153. ayanapunya said: Sopa cm jd Kamuflase ternyata

    Betul sekali, mbak Ayanapunya, sidang DPR AS kemaren itu benar-benar kamuflase belaka.Saya kaget ketika membaca:http://www.infowars.com/obama-signs-global-internet-treaty-worse-than-sopa/Obama Signs Global Internet Treaty Worse Than SOPAPaul Joseph Watson, Infowars.com, Thursday, January 26, 2012Months before the debate about Internet censorship raged as SOPA and PIPA dominated the concerns of web users, President Obama signed an international treaty that would allow companies in China or any other country in the world to demand ISPs remove web content in the US with no legal oversight whatsoever.The Anti-Counterfeiting Trade Agreement was signed by Obama on October 1 2011, yet is currently the subject of a White House petition demanding Senators be forced to ratify the treaty. The White House has circumvented the necessity to have the treaty confirmed by lawmakers by presenting it an as “executive agreement,” although legal scholars have highlighted the dubious nature of this characterization***** end of quote ******Jelas ini bertolak belakang dengan pernyataannya minggu lalu yang dirilis di TechDirt, bahwa:White House Comes Out Against The Approach In SOPA/PIPA In Response To Online PetitionJadi, sudah jelas posisi Obama yang tetap berpihak pada organisasi-organisasi besar yang menjadi donatur kampanyenya. Obama tidak bisa lepas dari tekanan para kapitalis itu yang telah membiayainya menuju kepresidenannya.

  154. enkoos says:

    Aku udah sign petisi. Ternyata avaaz juga situs yang sama dengan penandatanganan sign petisi buat SOPA PIPA.Gaungnya ACTA ini gak segencar SOPA PIPA ya.

  155. Demo sejak 24 Januari 2012 sampai sekarang masih berlangsung di depan kantor Uni Eropa, Warsawa, Polandia. Diperkirakan 10 ribu orang lebih memenuhi jalan-jalan.Dalam berita tersebut juga ada penjelasan mengapa harus menolak ACTA.

  156. ohtrie says:

    fightforfreedom said: Mari kita bersama-sama mengirim petisi penolakan penerapan ACTA di sini:http://www.avaaz.org/en/eu_save_the_internet/?vl

    Mari mari Cakk…Berbondong-bondong lagii, sebagai tempat mencari jawaban sekaligus perlawanan terhadap ACTA, selagi kemerdekaan itu belum dibelenggu oleh ACTA.Cak Cak, tulisan senada dengan journal sampean ini -yang saya publish dini hari tadi- juga sudah dilirik VivaVlog meski hanya sebatas agregator lhoo.. #pamer 😛

  157. anotherorion says:

    intine podo pekoke karo kewajiban 1 PC harus punya 1 CD windows ori, lha nek neng omahku nduwe pc 3 kudu tuku 3 cd windows ori po ra ngenteke ragat tenan, lha PC2 ku dewe CD2ku dewe mosok ben tuku PC tetep kudu tuku CD maning

  158. ayanapunya says:

    Sopa cm jd Kamuflase ternyata

  159. melodisenja says:

    Ini kecurigaan yg saya maksud pak, ternyata ACTA namanya..

  160. srisariningdiyah said: lebih rumit dari sekedar sopa pipa ternyata…

    Memang lebih rumit, mbak Ari, apalagi tidak secara transparan menggodoknya.Bahkan Forbes sampai bilang “ACTA is worse than SOPA and warns against it”.

  161. darnia says:

    fightforfreedom said: Pendukung SOPA-PIPA setuju kalo PC / laptop hanya berfungsi sebagai mesin ketik biasa. Tidak ada winamp apalagi windows media player 🙂

    *jambak-jambak rambut (tetangga)*

  162. darnia said: Yang bilang : “Penentang SOPA-PIPA (now ACTA) adalah tukang download” perlu mengkaji ulang jalan pikirannya 😦

    Pendukung SOPA-PIPA setuju kalo PC / laptop hanya berfungsi sebagai mesin ketik biasa. Tidak ada winamp apalagi windows media player 🙂

  163. darnia said: done!”Thank you for taking action to stop Internet censorship! “

    Good.Silakan sebarkan informasi ini kepada teman2 lainnya.

  164. rengganiez said: kemarin dah kirim petisi…edunnn

    Terimakasih, mbak Niezt.Yang disini hanya bisa sebatas sign petition. Tapi yg disana sudah turun ke jalan-jalan. Saya lihat di televisi juga ramai yang demo. Nanti saya coba attach streaming-nya.

  165. bambangpriantono said: Peraanggg

    Ayo kerahkan semua email-mu untuk sign petition.

  166. darnia said: Rencana Black Campaign masih akan dilaksanakan, mas?

    Sejauh ini belum terdengar, mbak Dani. Tapi saya telah mem-bookmarked situsnya Lembaga Electronic Frontier Fondation dan tweeter-nya Anonymous untuk mendapatkan update informasi yg paling cepat, karena kedua lembaga / kelompok ini yang paling keras perlawanannya terhadap ACTA.

  167. katerinas says:

    hmm…berat. Tfs mas.

  168. darnia says:

    Rencana Black Campaign masih akan dilaksanakan, mas?

  169. edwinlives4ever said: I’m beginning to think that SOPA-PIPA are merely decoys to divert our attention from the immediate threats from ACTA….

    You’re right, SOPA-PIPA just test case.

  170. Thanks, mas Edwin, for material “Things You Need to Know About ACTA Facts”.Buat kawan-kawan,Memang SOPA dan PIPA tidak ditunda, tapi sudah mati dengan sendirinya; bahkan mungkin para anggota Senat dan DPR AS sudah melupakannya; sebab mereka sudah menyiapkan Plan B yaitu menggulirkan ACTA yang ternyata sudah di proses lebih dulu secara diam-diam, tidak transparan.Benar-benar kita dikadalin.

  171. tintin1868 says:

    ternyata mumet juga ya.. *tambah mumet bacanya..

  172. mmamir38 says:

    Bahkan obat generik yang bisa membntu orang yang kurang mampu dianggap sebagai pelanggaran hak cipta.Dasar kapitalis yang egois!

  173. anazkia says:

    haduh, lebih runyammmm

  174. znrock said: STOP ACTA

    STOP THE KRAKEN!!!

  175. Actually, something like this had been predicted years ago by Illiad, the creator of User Friendy webcomic.

  176. znrock says:

    yo yo yo semangaaaaaaaattt LanjutGaaan…STOP ACTA

  177. wah ini lebih runyam sodara..sodara..

  178. darnia says:

    edwinlives4ever said: Now that you mention it, I think you’d like to see this as well: http://serasasekali.blogspot.com/

    GYAHAHHAHAHAHAHHA– sampe guling-guling —

  179. lebih rumit dari sekedar sopa pipa ternyata…

  180. darnia said: pengrajin lokal kita jadi luntang lantung kayak gitu

    Now that you mention it, I think you’d like to see this as well: http://serasasekali.blogspot.com/

  181. darnia says:

    Ngenes banget kalo ACTA disahkan dan pengrajin lokal kita jadi luntang lantung kayak gitu.Yang bilang : “Penentang SOPA-PIPA (now ACTA) adalah tukang download” perlu mengkaji ulang jalan pikirannya 😦

  182. darnia says:

    done!”Thank you for taking action to stop Internet censorship! “

  183. I’m beginning to think that SOPA-PIPA are merely decoys to divert our attention from the immediate threats from ACTA….

  184. rengganiez says:

    kemarin dah kirim petisi…edunnn

  185. KeduaxBeberapa anggota Parlemen Polandia menggunakan topeng Anonymous sebagai bentuk dukungan terhadap penolakan penandatanganan ACTA.Sumber: Anonops: Polish Parliament members wear mask

  186. PertamaxProtes Warga Polandia yang menentang pemerintahnya yang akan menandatangani perjanjian ACTA.Sampai pada hari ini, demonstrasi masih berlangsung, para demonstran banyak yang membawa spanduk bertuliskan “STOP ACTA”, sementara yang lainnya memasang selotip pada mulut mereka sebagai ungkapan kekhawatiran bahwa ACTA akan membungkam kebebasan berekspresi mereka secara online. Beberapa situs lokal pun ikut menutup situs mereka selama kurang lebih satu jam untuk mendukung aksi protes ini.Sumber: http://www.huffingtonpost.com/

Mari Berdiskusi dan Berbagi Inspirasi. Terimakasih.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Let me share my passion
My passion is to pursue and share the knowledge of how we work better with our strengthen.
The passion is so strong it can do so much wonder for Indonesia.

Fight For Freedom!
Iwan Yuliyanto

Kantor Berita Umat

%d bloggers like this: