Home » Save Maryam » [SaveMaryam #5] Mercy Mission Mengakui Kebohongannya

[SaveMaryam #5] Mercy Mission Mengakui Kebohongannya

Blog Stats

  • 2,052,828

PERLINDUNGAN HAK CIPTA

Lisensi Creative Commons

Adab Merujuk:
Boleh menyebarluaskan isi blog ini dengan menyebutkan alamat sumber, dan tidak mengubah makna isi serta tidak untuk tujuan komersial kecuali dengan seizin penulis.
=====
Plagiarisme adalah penyakit yang menggerogoti kehidupan intelektual kita bersama.

Follow me on Twitter

Bila Anda merasa blog ini bermanfaat, silakan masukkan alamat email Anda untuk selalu mendapat artikel terbaru yang dikirim melalui email.

Join 5,852 other followers

Hasil Pertemuan dengan Mercy Mission (12 Agustus 2012)
by Maulana M. Syuhada on Tuesday, August 14, 2012 at 1:25pm

Pertemuan Minggu malam itu diprakarsai oleh komunitas pengajian Indonesia di London dengan mengambil tempat di Indonesian Islamic Centre (IIC) London.

Hari/tanggal: Minggu, 12 Agustus 2012
Waktu: 19.30 – 10.30 BST
Peserta:
Saya tidak sempat hitung dengan cermat. Hanya kurang lebih sekitar 12-14 orang dari masyarakat Indonesia dan 5-7 orang dari rombongan Mercy Mission (termasuk Azim Kidwai, GM Mercy Mission UK). Pertemuan direkam oleh handycam oleh Mas Nazar dan voice recorder oleh Mas Shandy.

Isi pertemuan:

1) Saya dan teman-teman Indonesia sudah menyampaikan point-point besar tentang keberatan kita akan kampanye SaveMaryam, termasuk:

  • Landasan teori/studi yang salah, karena sebagaimana ditulis di press release mereka bahwa tujuan kampanye SaveMaryam adalah: “Mercy Mission’s aim is to help in reviving Islam in the world’s largest Muslim majority country Indonesia and save it from losing its Muslim majority.” Karena kampanye SaveMaryam berlandaskan pada teori yang salah, maka kampanyenya salah.
  • Penjelasan detail kesalahan angka 2 juta.
  • Pemaparan trik-trik ilegal yang dilakukan Mercy Mission baik dalam laporan maupun video untuk men-trik para pembaca/penonton.
  • Penjelasan dari sisi agama, bahwa penghalalan segala cara (eg. manipulasi angka) untuk tujuan dakwah adalah salah (bathil).
  • Efek sosiologis dan potensi konflik antar umat beragama yang berpotensi terjadi akibat kampanye SaveMaryam, baik ketegangan antara orang Islam dan Kristen, pemberian justifikasi kepada Muslim garis keras untuk melakukan kekerasan kepada umat Kristen, sampai radikalisasi.
  • Permohonan untuk mencabut angka 2 juta, menghapus video baik versi Inggris maupun versi Arab, men-suspend kampanye SM, dan meminta maaf.

2) Azim Kidwai tetap bertahan pada pendapatnya:

  • Dia tidak peduli dengan statistik dan tidak mau membahas tentang statistik, yang penting ada orang pindah agama dan itu harus kita tolong.
  • Dia mengakui bahwa 2 juta itu adalah strategi marketing campaign agar publik menjadi aware (talking about it). Jika kita tidak pake branding seperti ini, maka tidak akan ada orang yang nyumbang, tidak akan ada volunteer yang partisipasi (dia menganalogikannya seperti ketika kita mau me-launch new iphone). Campaign dan implementasi adalah dua hal yang terpisah. Bagi dia itu adalah strategi marketing yang sah, dan bersikeras bahwa tidak ada satupun yang tahu berapa sebenarnya angka itu, jadi siapapun boleh berspekulasi. Jadi dia tidak akan mengoreksi, apalagi minta maaf.
  • Karena dia tidak peduli dengan statistik, dia pun terlihat tidak mengerti hitung-hitungannya sendiri, jadi siapakah yang membuat hitung-hitungan itu? Wallahu’alam. Dan dia tidak membaca laporan ICG, terlihat dari ketidaktahuan bahwa laporan ICG itu berisi pemaparan secara sangat detail insiden-insiden yang terjadi di Bekasi. Ada konflik di Indonesia saja dia tidak tahu, apalagi yang spesifik di Bekasi (walapun dikupas tuntas oleh ICG di laporan itu).
  • Tampaknya dia baru sadar bahwa kampanye dia bisa bikin konflik antar agama di Indonesia (bahkan nyawa pun bisa melayang). Terlihat ekspresi kaget.
  • Azim membawa temannya yang pernah tinggal di Indonesia selama empat tahun. Alih-alih mendukung Mercy, temannya ini malah berpihak ke kita dan memperingatkan Azim. “Azim, listen to these brothers (Indonesia), what they’re saying is 100% right!” Kemudian dia bercerita tentang konflik-konflik agama di Maluku, Kalimantan, dsb-nya. Dan menyarankan Azim untuk mempelajari kultur, kondisi geopolitik dan struktur sosial di Indonesia.
  • Yang juga mengagetkan lagi, SaveMaryam ternyata tidak punya Business Plan.

Kesimpulan:

  • Azim tidak akan berubah. Jadi mau kita lebih perjelas dengan yang lebih jelas pun, tidak akan berubah. (tampaknya ego beliau yang menghalangi ini).
  • Angka 2 juta itu adalah branding kampanye, dan secara strategi marketing hal itu sah, bukan hal yang bathil.
  • Azim tidak akan mencabut, mengkoreksi apalagi meminta maaf.

Langkah selanjutnya:

  • Seperti saya sudah sebutkan bahwa note #11 adalah note penutup riset saya. Sudah tidak perlu ada yang diriset lagi, karena semuanya sudah dikupas. Note #11 (FAQ) harapannya menjadi tools untuk menetralisir korban-korban yang terkena kampanye SaveMaryam, sehingga mereka mendapat pencerahan. Jadi siapapun yang melihat ada thread/forum/dsb di internet yang mempromosikan SaveMaryam, cukup copypaste link note #11.
  • Jadi tugas kita sekarang terus berusaha menyebarluaskan note #11 untuk meluruskan opini publik, menetralisir kerusakan yg sudah terjadi.
  • Karena Azim tidak bersedia me-remove video yang versi bahasa Arab, dan sudah banyak korban di komunitas Arab. Maka untuk meluruskan informasi yang beredar di komunitas Arab, kita perlu menerjemahkan Note #11 ke dalam bahasa Arab (seperti yang diusulkan oleh Mas Nono). Ada yg punya teman orang Arab yg bersedia menerjemahkan?
  • Karena Azim tidak akan berubah dengan bukti sejelas apapun, maka alternative yang pertama adalah menempuh jalur hukum. Karena tampaknya hanya pihak yang berwajib yang bisa mengubah dan menghentikan dia.
  • Alternatif lain, instead menempuh jalur hukum, kita ikut membantu dia agar eksekusi implementasi progam SaveMaryam berjalan dengan baik. Namun ini berarti kita menjustifikasi cara kampanye dia, dan bisa menjadi preseden buruk ke depannya, bahwa kampanye yang menghalalkan segala cara demi tujuan dakwah itu sah-sah saja. Akhirnya batas antara benar dan salah, antara haq dan bathil jadi tidak jelas, semua bisa dijustifikasi karena demi agama/ummah.

Update informasi (15 Agustus 2012)

Saya pikir kita sudah maksimal memberi tahu Mercy Mission tentang kesalahan-kesalahannya. Meeting yang kemaren sudah merupakan usaha final, tapi mereka tetap bersikeras. Mereka sudah diberi waktu dan kesempatan yang sangat “reasonable” untuk berubah, tapi lebih memilih tidak.

Setelah mempelajari attitude dan kompetensi mereka, baik yang tertuang dalam tulisan, gambar, maupun bertemu langsung, saya berkesimpulan bahwa kampanye ini adalah hal yang bathil. Dari attitude mereka selama 3 minggu ini hingga meeting, saya sudah tidak percaya dengan Mercy Mission, baik omongan maupun tindak-tanduknya tidak bisa dipegang/dipercaya.

Demi:

  1. Menjaga integritas dan citra umat Islam dan menunjukkan kepada dunia bahwa umat Islam sangat tegas terhadap tindakan kebohongan dan penipuan, tanpa pandang bulu.
  2. Menghindari preseden buruk di kemudian hari jika hal ini dibenarkan.<br>
  3. Mencegah dampak sosial potensi konflik yang bisa terjadi.<br>
  4. Meminimalisir kerusakan yang sudah terjadi.<br>

Maka:

Cara yang paling pas adalah dengan jalur hukum, karena tampaknya hanya cara inilah yg bisa menyadarkan si Azim Kidwai. Juga agar dijadikan pelajaran bagi semuanya, bahwa segala kesewenang-wenangan ada konsekuensinya, tidak hanya di akhirat, tapi juga di dunia, di negara yang berlandaskan hukum.

Hanya saya tidak punya kompetensi di sini 😦
Dan tidak tahu juga, apa saya punya waktu. Bagi teman-teman yang punya pengetahuan dalam hal ini (dan waktu), mohon bantuannya.

Sambil menunggu apakah kita punya resources yang memadai untuk membawa kasus ini ke jalur hukum:
– kita teruskan saja menggiatkan dan melakukan perbaikan-perbaikan untuk mengefektifkan kampanye #SaveUdin.

Ditunggu saran-saran dan usulan untuk lebih mengefektifkan kampanye #SaveUdin
– saya akan coba bawa kasus ini ke major newspaper seperti the guardian, etc..

_____________________________________________________________________

Dalam upaya menyebarkan informasi, tulisan di atas di copas dari penulisnya langsung:
http://www.facebook.com/notes/maulana-m-syuhada/hasil-pertemuan-dengan-mercy-mission-12-agustus-2012/10151174324147238

Komentar dari saya:

Subhanallah, saya salut sama perjuangan Bung Maulana M. Syuhada. Terimakasih telah berupaya meluruskan yang bathil.

Branding kampanye seharusnya tidak menghalalkan angka dusta. Hipotesis selama ini terbukti, bahwa angka 2 Juta itu mereka pertahankan karena strategi marketing dan bukan karena “kekhilafannya”. Sudah jelas sekarang kalo mereka sadar bahwa angkanya mislead tapi dipertahankan demi mengumpulkan dana, maka menurut saya, uang terkumpul tersebut tak layak kita bantu salurkan apalagi menerimanya. Dana tersebut berarti dikumpulkan dari hasil mengecoh donor. Ibaratnya, “apa sah sholat kita dengan berwudhu dengan air najis, atau apakah air najis jadi suci karena kita gunakan whudhu untuk sholat?”

Ada 2 hal yang perlu diingat dalam bersikap terhadap kasus kampanye SaveMaryam ini:

  1. Kita adalah muslim yang hidup di Indonesia yang masyarakatnya majemuk. Jadi, sebagai muslim, bolehlah kita tetap ber-khusnuzhon pada mereka. Menghargai perhatian mereka. Tetap buka kesempatan untuk berdiskusi dengan mereka, bila mereka benar-benar punya niatan yang baik.
  2. TAPI sebagai Warga Negara Indonesia, apa yang mereka lakukan sudah menimbulkan keresahan. Jadi, dalam konteks kenegaraan, yang lebih tepat mengambil tindakan hukum adalah Pemerintah Republik Indonesia. Pencatutan nama Indonesia, penggunaan data yang tidak valid, dan menimbulkan keresahan sudah cukup untuk menuntut mereka. Sambil tentunya masyarakat Indonesia secara aktif meng-counter kampanye SaveMaryam ini.

Ilustrasi oleh: MartoArt

Advertisements

7 Comments

  1. Anna says:

    Saudara-saudara semua, jangan mudah terprovokasi oleh tulisan-tulisan yang belum tentu kebenarannya, apa lagi tanpa ada sumber-sumber yang jelas. Untuk mengetahui suatu kebenaran, maka kita harus melihat klarifikasi dari kedua belah pihak, bukan dari satu pihak saja. Apakah benar Mercy Mission Mengakui kalau angka tersebut sebagai trik marketing mereka untuk mendapatkan donasi? Mana Linknya press releasenya saudara penulis? Uppss tidak ada. Sini saya bantu, agar semua orang tahu apa isi sebenarnya press realese Mercy Mission http://savemaryam.com/downloads/SaveMaryamPressRelease.pdf

    Lalu apa hasil dari pertemuan warga muslim di Britania Raya (UK), telah mengirimkan perwakilannya untuk melakukan klarifikasi kepada pihak Mercy Mission pada tanggal: 27 Juli 2012 di kantor MM di East London, 28 Juli 2012 di Studio Ramadhan TV North West London, 4 Agustus 2012 di IIC London (masjid Indonesia) dan 12 Agustus 2012 di IIC London (masjd Indonesia)???? Nah, silahkan Anda semua baca sendiri, biar dari sumbernya biar lebih jelas http://www.kibar-uk.org/2012/08/29/surat-pernyataan-kibar-tentang-savemaryam/

    Ingat, Anda semua bukan orang yang bodoh, melihat sesuatu dari satu sisi atau sudut pandang saja, bukan?

  2. Novi Kurnia says:

    Bagaimana kalau beliau dinasihati empat mata dulu sebelum pakai jalur hukum?

    • Upaya menasehati sudah dilakukan, mbak Novi. Barusan saya update jurnal ini, silakanbaca Update Informasi (15 Agustus), di paragraf bagian akhir. Di situ tertulis:

      Saya pikir kita sudah maksimal memberi tahu Mercy Mission tentang kesalahan-kesalahannya. Meeting yang kemaren sudah merupakan usaha final, tapi mereka tetap bersikeras. Mereka sudah diberi waktu dan kesempatan yang sangat “reasonable” untuk berubah, tapi lebih memilih tidak.

      Setelah mempelajari attitude dan kompetensi mereka, baik yang tertuang dalam tulisan, gambar, maupun bertemu langsung, saya berkesimpulan bahwa kampanye ini adalah hal yang bathil. Dari attitude mereka selama 3 minggu ini hingga meeting, saya sudah tidak percaya dengan Mercy Mission, baik omongan maupun tindak-tanduknya tidak bisa dipegang/dipercaya.

      dst….

  3. wikandanar says:

    gimana caranya supaya seo #saveudin bisa di atas #savemaryam, jadi setiap orang2 search savemaryam, maka yang ketemu pertama kali adalah #saveudin

    • Ketika meng-upload atau memposting video #SaveUdin harus diupayakan pemberian tags-nya SaveUdin dibarengi dengan nama tags SaveMaryam. Dengan demikian pada situs dg page rank tinggi, ketika dipanggil SaveMaryam maka yang muncul adalah SaveUdin.

Mari Berdiskusi dan Berbagi Inspirasi. Terimakasih.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Let me share my passion
My passion is to pursue and share the knowledge of how we work better with our strengthen.
The passion is so strong it can do so much wonder for Indonesia.

Fight For Freedom!
Iwan Yuliyanto

Kantor Berita Umat

Blog Reputation

Iwanyuliyanto.wordpress.com website reputation

Iwanyuliyanto.wordpress.com Pagerank
%d bloggers like this: