Home » Business Ethic & Tips » Punya Impian Tapi Jangan Lupa dengan Dua Hal

Punya Impian Tapi Jangan Lupa dengan Dua Hal

Blog Stats

  • 1,993,582

PERLINDUNGAN HAK CIPTA

Lisensi Creative Commons

Adab Merujuk:
Boleh menyebarluaskan isi blog ini dengan menyebutkan alamat sumber, dan tidak mengubah makna isi serta tidak untuk tujuan komersial kecuali dengan seizin penulis.
=====
Plagiarisme adalah penyakit yang menggerogoti kehidupan intelektual kita bersama.

Follow me on Twitter

Bila Anda merasa blog ini bermanfaat, silakan masukkan alamat email Anda untuk selalu mendapat artikel terbaru yang dikirim melalui email.

Join 5,853 other followers

[Entrepreneurship] Mengelola Challenge Dalam Upaya Mewujudkan Impian

Salah satu acara televisi favorit keluarga saya adalah Chatting dengan YM (YM = Ust. Yusuf Mansur). Menjadi favorit keluarga artinya mendiskusikannya bersama istri setelah tayangan usai. Acara ini secara rutin ditayangkan di ANTV setiap hari Kamis dan Jumat, pk 21.30 ~ 22.30.

Dalam episode kemaren yang tayang pada tanggal 14 Desember 2012, mengambil tema: “Kesempatan dalam Kesempitan”, menghadirkan bintang tamu sekaligus teman seperjuangan saya di EU (Entrepreneur University) Batam, Mas Jaya Setiabudi, yang biasa dipanggil Mas J, seorang penulis buku best seller “The Power of Kepepet”, pemilik kampus YEA (Young Entrepreneur Academy) yang menghasilkan banyak entrepreneur muda. Kabarnya, bulan Januari 2013 nanti beliau akan menerbitkan buku yang berjudul “Kitab Anti Bangkrut”.

Berdasarkan kondisinya, kepepet itu ada 2 macam, yaitu:
1. Alami, adanya takdir pada diri kita.
2. Dibuat, menciptakan challenge, biar melar otak kita. Pada saat memelarkan otak kita, kita tambahkan beban yang sesuai dengan jangkauan / kemampuan otak kita, jangan sampai kelebihan yang berakibat tidak hanya mencederai kita, namun juga mencederai orang yang kita cintai juga mencederai orang lain.

Lewat tayangan dalam episode ini, kita bisa belajar banyak hal terutama bagaimana tips mengelola impian melalui challenge. Yang dalam kenyataannya sering kita temui mereka yang memiliki impian / cita-cita, namun melupakan dua hal yang kritikal atau mengetahui kedua hal tersebut namun tidak berani mengambil tindakannya, sehingga impiannya itu hanya abadi tertulis di secarik kertas, dreambook atau blog tanpa terwujudkan.

Apa kedua hal tersebut?
Silakan temukan jawabannya pada tayangan arsip videonya di bawah ini.



Dalam kesempatan ini juga menghadirkan bintang tamu kedua adalah ibu Ita, seorang tukang ojek yang juga buruh cuci (kucek manual). Para istri wajib nonton dan menyimak perjuangannya deh…

Semoga bermanfaat dan menjadi pengingat bagi kita semua.

Salam hangat penuh semangat,
Have a nice Monday, not moanday.

Iwan Yuliyanto

Advertisements

86 Comments

  1. Larasati says:

    wah larass banget neh kudu di challenge soalnya bisnis yg sedang kujalani ini lepas jauh dari target….makasih pak iwan, terlambat baca dan terlamab koment neh hehe

  2. Zakii Aydia says:

    Akan saya ingat ke dua hal tersebut pak ๐Ÿ™‚

  3. […] jawaban untuk pertanyaan pada jurnal saya sebelumnya: Punya Impian, Tapi Jangan Lupa Dengan Dua Hal. Dua hal itu adalah: Pertama, berani setting target. Kedua, berani memiliki komitmen berupa […]

  4. sepunten says:

    (yah udah komen panjang, eror) Kereeeeen banget acara ini… sayang jarang nonton, TV dikuasain anak :)…

  5. sepunten says:

    Baru nonton, kereeeeen bangeeet… jarang bgt nonton penuh (tv dikuasai anak2) begitu liat ini penuh, nyesel jg ga nonton acara ini Mas… inspiring bgt!

  6. umarfaisol says:

    “The Power of Kepepet”, judulnya membuat orang pingin baca ๐Ÿ™‚

  7. cumakatakata says:

    saya belum pernah nonton YM Mas, terima kasih Infonya Mas..

    wah, ternyata teman-teman Mas Iwan orang2 besar ๐Ÿ™‚

  8. Ely Meyer says:

    belum pernah nonton acara ini mas, terima kasih videonya, tak klik dulu ya

  9. Erit07 says:

    Iya mas,pertama mau di namain Erit Kantona,tapi karna akhirannya agak kecewek”kan,akhirnya di ganti jd Erit Kantoni!

  10. Erit07 says:

    Haha. .
    Nama saya Erit Kantoni mas,ngikut pmain Mu tuh. .

    • Iya, sang legendaris Eric Cantona. Yang kini mengasuh program acara Joga Bonito, setelah kasus tendangan kung fu nya.

      Erit Kantoni nama sesuai KTP ya? Wah… kalo iya, sungguh mulia cita-cita ortumu memberikan nama itu ๐Ÿ™‚

  11. syifarah03 says:

    huhuhu ga bisa liat videonya ๐Ÿ˜ฆ tfs btw ya paak

  12. Setokdel says:

    sepintas ini mirip seri lanjutan proposal hidup nya Jamil Azzaini pak ๐Ÿ˜€

  13. Erit07 says:

    Wah,siaran antv disini pyh. .

  14. yisha says:

    wah, acara ini terlalu malam bagi yisha……

  15. Diah Mitasari (Mita) says:

    Bisa dicek ulang hari acaranya kah ? Kalo ngga salah sih Kamis malam deh Pak bukan Jumat malam…

    • Kalo pas acara di atas itu Hari Jumat. Ada juga yg disiarin hari Kamis (malam Jumat). Biar gak ketinggalan info, bisa dapetin update-nya aja via page FB-nya Ust. Yusuf Mansur.

  16. Benar sekali yang pak Iwan katakan, kalau punya impian jangan hanya diselembar kertas namun harus berani ambil tindakan. Saya sudah melakukannya. Jadi sejak dulu sekali ingin (bermimpi) tinggal di luar negeri. Mau cari beasiswa otak pas-pas an, mau kerja skiil saya tidak ada yang istimewa, ya saya cari pria yang tinggal di LN alias bulenya hehehe. Puji Tuhan impian saya terwujud, kami menikah tahun lalu :).

  17. wah saya malah belum pernah nonton acara ini… mungkin karena jarang nonton tv kali ya.. ๐Ÿ™‚

  18. mintarsih28 says:

    aku paling suka pada kondisi kepepet bila sedang berdoa jadi mantep. disambing ide dan strategi timbul dg cemerlang (he he menurutku sih)

  19. debapirez says:

    saya juga suka nonton tuh. pesannya singkat dan langsung mengena. plus menghibur ๐Ÿ™‚

  20. tinsyam says:

    blom pernah nonton acara ini mas.. pernah sih dikasih tahu sama adik ada acara bagus di antv.. eh antv kan?
    dan itu dua hal apa sih? ga jelas daku nonton di yutub..

    • Betul di ANTV.
      Hayoo dua hal itu apa, mbak Tin ?
      clue-nya di ment ke 17.02 ~ 21.00.
      Awalnya si ibu (tamu audiens) tampak semangat, dan penuh optimis… namun saat ditantang untuk dua hal itu, si ibu seperti gelagepen, setengah hati suaranya ๐Ÿ™‚
      sabar, nanti juga kukupas dg detail soal ini.

  21. thebimz says:

    saya juga suka nih sama acara Chatting YM.. kemarin seneng pas nonton episode Sakti ex Sheila on 7 sama vokalis Nine Ball..

  22. Kalo pas kepepet tapi gak ada powernya, gak jadi sukses story ya pak…

  23. matahari_terbit says:

    jadi inget si ibu yang ditantang negwujudin usahanya.. kantin Fitriyah.. hehehe

  24. Banyak betulnya juga bang, kalau kita kepepet biasanya jalan keluar itu juga akan muncul dengan sendirinya. Saya kira itu sudah sesuai dengan firmanNya bahwa setelah kesulitan itu ada kemudahan.

    • Maha Benar Allah Dengan Segala Firman-Nya.

      Sebenarnya jalan keluar itu sudah muncul, cuma saat belum kepepet, otaknya cenderung gak memberdayakannya sehingga gak fokus melihatnya (jalan keluar).

  25. rayaadawiah says:

    jadi penasaran ama buku the power of kepepet..

    • Biar gak penasaran, silakan beli dan baca bukunya di toko buku – toko buku terdekat ๐Ÿ™‚
      Ini bacaan wajib bagi yg mau buka usaha, atau sedang menjalaninya.
      Isinya kocak dan inspiratif.

    • rayaadawiah says:

      oh iyyya…
      ngomong2 soal buka usaha, perlu bakat ga sih,om untuk mbuka usaha itu?
      menurut om iwan gmn?

      _thanks for d’advice_ ๐Ÿ™‚

    • Dalam berbisnis tidak perlu bakat, karena seninya bisnis itu bisa dipelajari. Yang terpenting adalah melatih intuisi / insight, karena itu kebutuhan yg dianggap vital dlm berbisnis. Intuisi inilah yg sedikit sekali diajarkan di sekolah-sekolah, bahkan sekolah bisnis sekalipun. Apalagi ketika dihadapkan dg urusan faktor “X” dlm kondisi persaingan usaha.

      Apa itu intuisi dan faktor X, nanti saya coba buat tulisan soal itu ya. Sabar ๐Ÿ™‚

    • rayaadawiah says:

      asiiiiiikkkk ๐Ÿ™‚
      makasih berat om iwan ^__^..

      jadi gini,om..
      makin kesini usia saya, kok ya saya pengen bisnis ya? Poke yg bs menghasilkan duit-lah.. bukan berarti saya ga berkecukupan, hanya saja, uang mau saya putar biar ada “hasil” ga sekedar nabung.

      Naaaah, yg jadi perhitungan saya, kalau misal ada apa2nya ke depan? Ditambah saya ga bakat ngitung uang, ga bakat marah ama pelanggan, jadi takutnya kalau saya dikibulin atau ditipu *curcoldeh* ๐Ÿ˜€

    • Mantab… cerdas banget kalo punya pemikiran spt itu, bahwa uang bukan untuk ditabung, tapi diputar.
      Dengan berbisnis juga makin mendekatkan diri dg keluarga kalo bisnis dibangun bersama pasangan.

      Soal skill, modal dasar yg pertama, kuasai dulu ilmu penerbitan dan menganalisa laporan keuangan.

    • rayaadawiah says:

      yaweeeessss,,, saya cari (calon) muhrem yang mbakat ngitung dan analisa keuangan kalau gt,, jadi saya modal promo dan ngoceh ajjjah,, dia yang ngitung laba dan ruginya,xixixixixixi ๐Ÿ˜€

    • hehehe… aamiin, semoga dikabulkan ya.
      Kalo gitu, biar pasanganmu kelak selamanya jujur soal keuangan dan hal lainnya, saya usul jadikan bacaan QS Ash-Shaaf 2-3 menjadi salah satu maharnya ๐Ÿ™‚

    • rayaadawiah says:

      *catet*
      kalau an nisa ayat 4 gmn,om? #eeeh? ๐Ÿ˜€

    • Maksudnya untuk dibacakan pasanganmu saat penyerahan mahar?

      hmm… sepertinya ayat itu sekedar pengingat / pengetahuan dalam prosesi walimahan.

    • rayaadawiah says:

      yaaaa.. tepaaat sekali ๐Ÿ™‚
      ealaaaaah, pembahasan jd meluber begini ๐Ÿ˜€
      maaph om iwan, kebiasaan ding ๐Ÿ˜€

    • itu namanya mbak Raya lagi “fokus”.

      *ngomporin lagi

  26. nengwie says:

    Kalau kepepet jadi kreatip jurus jurus andalan keluar semua eh ini mah sayah :d
    Matur nuwun mas Iwan, nanti saya tonton videonya ๐Ÿ™‚

  27. Ilham says:

    acara YM memang inspiratif. terkadang ketika ingin mencoba usaha baru, saya ragu karena ilmu dan kemampuan yang masih minim, sementara saya agak lambat belajar. ๐Ÿ˜• mungkin harus lebih sering memberi challenge pada diri sendiri ya..

  28. 'Ne says:

    saya jarang nonton TV hehe jadi nggak pernah juga menonton acaranya..
    terima kasih sudah mempostingnya disini Pak.. tak buka deh..

    • Good. Saya juga bisa dikatakan jarang kok, mbak Ne. Saya setting nonton tipi hanya kalo ada acara berita/investigasi, talkshow dan siraman rohani. Selebihnya tipinya lebih banyak matinya, agar gak menular ke anak-anak. Jadi terpikir bikin tulisan parenting soal ini, hehehe, terimakasih… komenmu jadi menginspirasi saya bikin tulisan ๐Ÿ™‚

  29. titantitin says:

    di antv pak, kalo gak salah inget mah.. bukan trans tv ;d

  30. ayanapunya says:

    saya lupa terus sama jadwal acara ini. kemarin itu sempatnya nonton yang bintang tamunya pas pepeng

    • Biar gak lupa, coba setel alarm pengingat di hape ๐Ÿ™‚

      Pas episode yg menghadirkan bintang tamu: Pepeng, itu mengharukan banget ya. Banyak pelajaran yg bisa diambil dari tema “Sakinah Mawaddah Warahmah” saat itu.

    • ayanapunya says:

      iya bener, mas iwan. dari situ saya bisa ambil kesimpulan kalau rumah tangga itu pada dasarnya dibangun di atas sebuah komitmen

    • Betul. Itu kalo istrinya Pak Pepeng gak sabar merawatnya, apalagi menghadapi penyakit yg kelihatannya menjijikkan, pasti ninggalinnya, seperti kisah ujian nabi Ayyub yg didera sakit kulit sekian tahun lamanya.

    • tinsyam says:

      iya tuh suka banget daku sama mbak tami.. go go mas pepeng..

  31. Ikakoentjoro says:

    Baru nyadar kalo kepepet tuch ada dua macem mas. Tapi kalo dipikir2 kadang orang tuch harus dipepet2 dulu baru mikir dan bertindak. Termasuk yang lagi komentar ๐Ÿ˜€

    • Betul sekali, mbak Ika, rata2 orang dipepet2 dulu baru mikir dan bertindak.
      97% orang termotivasi karena Kepepet, bukan karena iming-iming, shg berlaku pepatah: โ€œKondisi Kepepet adalah motivasi terbesar di dunia!โ€.

      Contoh kasusnya gini, terinspirasi dari bukunya Mas J, The Power of Kepepet:
      Ada seorang salesman yg bekerja di suatu perusahaan. Seperti perusahaan lainnya, mereka menerapkan sistem bonus.
      Manager: โ€œJika Anda mencapai target yang telah ditentukan, maka Anda akan mendapat bonus jalan-jalan keluar negeri. Gimana, semangat?!โ€
      Salesman: โ€œSemagaat..ngat..ngat!โ€ *sambil ngepalin tangannya seolah2 siap tempur.*
      Bulan demi bulan pun berlalu tanpa pencapaian target. Kemudian si manager bertanya, โ€œApa bonus yang aku tawarkan kurang besar?โ€
      Jawab salesman, โ€œEnggak kok, pak, cukup besar, Saya yakin bulan depan tercapai, pakโ€.
      Setelah 3 bulan masa โ€˜iming-imingโ€™ tak berhasil, si manager mulai mengubah strategi. Dia berteriak agak menekan di dalam meetingnya, โ€œPokoknya, jika Anda tidak bisa mencapai target penjualan yang sudah saya tetapkan, Anda saya PECAT!โ€.
      Nah, keluarlah keringat dingin si salesman. Sekeluar dari ruangan dia langsung menyambangi calon-calon customernya, kerjanyapun semakin giat. Malas, malu, nggak pe-denya hilang seketika. Kok bisa? Karena KEPEPET ! Yang dia pikirkan, jika dia tidak dapat memenuhi target, dia akan dipecat. Jika dipecat, penghasilannya akan nol. โ€œTrus anak istriku makan apa?โ€ pikirnya. Anehnya, target penjualan yang selama ini tidak pernah tercapai, bisa juga terlampaui.

    • tinsyam says:

      aha kudu “diancam” gitu ya biar terbangun rasa “kepepetnya”..

  32. dinasulaeman says:

    hiks terharu banget liat ketangguhan bu ita..

  33. Waduuuh…
    saya jarang nonton tipi sekarang pak. Ok deh. InsyaAlloh jam segitu saya akan pantengin tipi.. ๐Ÿ˜€

    • Saya setting nonton tipi kalo ada acara berita/investigasi, talkshow dan siraman rohani. Selebihnya mati itu tipi, agar gak menular ke anak-anak ๐Ÿ™‚
      Iya, mbak Ulfah, pantengin aja jadwal acaranya, insya Allah acaranya Ust. Yusuf Mansyur yang mengedepankan wisata hati ini bermanfaat.

    • InsyaAlloh pak iwan.. Iya,, agak males pak. Kalo sudah mantengi tipi tar bikin males ngapa2in. hehee..

    • Kalo mbak Ulfah ketat dengan pengaturan skala prioritas, itu bagus. Saya setuju.
      Ada cara lain, biar gak mantengin tipi di saat kita mengerjakan aktivitas yg menjadi prioritas pada saat itu, maka bookmarked saja channel ini: enkaha.
      Sehingga bisa ditonton kapan saja di waktu luang. Di situ menyimpan hampir semua arsip tausiyah Ust. Yusuf Mansur, baik itu acara “Wisata Hati” atau “Chatting dengan YM”.

  34. lambangsarib says:

    The power of kepepet memang benar adanya, saya pernah membuktikan kebenarannya.

    • Alhamdulillah, luar biasa Pak Lambang bisa jadi bagian dari success story. Selamat, pak.
      Dulu saya juga pernah rada kebablasan menggunakan the power of kepepet, sampai membuat istriku sport jantung. Alhamdulillah, bisa menikmati prosesnya dg indah, krn hampir tiap malam diskusi soal strategi, game plan, dll dg pasangan.

    • lambangsarib says:

      Sama sama pak, kita saling berbagi dan menginspirasi.

Mari Berdiskusi dan Berbagi Inspirasi. Terimakasih.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Let me share my passion
My passion is to pursue and share the knowledge of how we work better with our strengthen.
The passion is so strong it can do so much wonder for Indonesia.

Fight For Freedom!
Iwan Yuliyanto

Kantor Berita Umat

%d bloggers like this: