Home » Selamatkan Anak Bangsa » Menolak Kebijakan Jokowi Yang Kembali ‘Bebaskan’ Peredaran Miras

Menolak Kebijakan Jokowi Yang Kembali ‘Bebaskan’ Peredaran Miras

Blog Stats

  • 2,052,782

PERLINDUNGAN HAK CIPTA

Lisensi Creative Commons

Adab Merujuk:
Boleh menyebarluaskan isi blog ini dengan menyebutkan alamat sumber, dan tidak mengubah makna isi serta tidak untuk tujuan komersial kecuali dengan seizin penulis.
=====
Plagiarisme adalah penyakit yang menggerogoti kehidupan intelektual kita bersama.

Follow me on Twitter

Bila Anda merasa blog ini bermanfaat, silakan masukkan alamat email Anda untuk selalu mendapat artikel terbaru yang dikirim melalui email.

Join 5,852 other followers

Bismillah …

Belum sebulan kita memperingati hari yang bertepatan dengan 2 tahunnya ikrar relawan GeNAM (Gerakan Nasional Anti Miras) dalam tekadnya memerangi minuman keras (miras), pemerintah pusat akan mengeluarkan kebijakan untuk memperluas kewenangan daerah menentukan daerah-daerah mana miras bisa dijual. Ini sama dengan melonggarkan peredaran miras dengan membuka pintu kembali dibolehkannya minimarket menjual miras. Baca:


Ini adalah permasalahan besar yang membutuhkan peran kita semua secara bersama-sama untuk menghalangi lahirnya suatu aturan yang ingin memperlonggar peredaran miras. Dalam menyikapi hal tersebut, tanggal 15/9/2015 pukul 19.00 digelar twitmob oleh segenap para relawan Anti Miras yang dikomandoi senator Fahira Idris selaku Ketum GeNAM, dengan tagar #TolakPelonggaranMiras. Isi twitmob adalah sebagai berikut:

Bismillahirrahmanirrahim. #TolakPelonggaranMiras

  1. Tweeps & #PejuangAntiMiras, berikut kenapa rencana @kemendag untuk pelonggaran penjualan miras harus kita tolak. #TolakPelonggaranMiras
  2. Permendag No.06/2015 sudah cukup longgar karena masih membolehkan supermarket/cafe/hotel yang punya surat izin menjual miras. #TolakPelonggaranMiras
  3. Semakin longgar dengan keluarnya Peraturan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri (Dirjen Dagri) No. 04/PDN/PER/4/2015 tentang … | #TolakPelonggaranMiras
  4. Penjualan minol golongan A, yang membolehkan penjualan bir di kawasan wisata. #TolakPelonggaranMiras
  5. Jadi apa lagi yang mau dilonggarkan? Penjualan miras sudah cukup longgar di negeri ini. #TolakPelonggaranMiras
  6. Walau aturan pelonggaran belum keluar, dari pernyataan @kemendag di media ada beberapa point yang harus kita kritisi. #TolakPelonggaranMiras
  7. Aturan yang direlaksasi adalah Peraturan Dirjen Dagri No. 04/2015 yang nantinya akan memberi kewenangan kepada … | #TolakPelonggaranMiras
  8. … kepala daerah untuk menentukan lokasi mana saja yang dibolehkan menjual miras jenis bir. #TolakPelonggaranMiras
  9. Pertanyaanya adalah, di lokasi mana lagi kepala daerah yang daerahnya tak punya perda miras, … | #TolakPelonggaranMiras
  10. … boleh menjual miras, selain di supermarket / cafe / hotel / tempat wisata? #TolakPelonggaranMiras
  11. Kita tahu, Permendag 06/2015 yang merupakan perubahan ke-2 atas Permendag 20/2014 mengharamkan … | #TolakPelonggaranMiras
  12. … miras dijual di minimarket / toko pengecer dan di 10 lokasi (sekitar permukiman/perumahan, tempat ibadah, sekolah, | #TolakPelonggaranMiras
  13. … Rumah Sakit, terminal, stasiun, gelanggang remaja / olahraga, kaki lima, kios-kios, penginapan remaja/perkemahan. #TolakPelonggaranMiras
  14. Artinya, jikapun nanti @kemendag tetap ngotot melonggarkan penjualan miras, isinya tidak boleh bertentangan dengan Permendag 06. #TolakPelonggaranMiras
  15. Artinya kepala daerah tidak boleh menyetujui lokasi penjualan miras di minimarket dan 10 tempat yang dilarang. #TolakPelonggaranMiras
  16. Saran saya, daripada pusing-pusing, kepala daerah juga tolak kebijakan ini. #TolakPelonggaranMiras
  17. Karena jika kepala daerah salah/keliru menyetujui lokasi penjualan miras, Anda bisa dituntut warga. #TolakPelonggaranMiras
  18. Masih banyak kebijakan-kebijakan ekonomi/industri lain yang bisa Kepala Daerah jalankan untuk mmperbaiki ekonomi. #TolakPelonggaranMiras
  19. Daerah yang Anda pimpin tidak akan bangkrut hanya gegara menolak kebijakan ini. #TolakPelonggaranMiras
  20. Kita juga patut kritisi kenapa pelonggaran miras harus masuk dalam salah satu kebijakan paket ekonomi pemerintah? #TolakPelonggaranMiras
  21. @kemendag sebagai kementerian yang mengusulkan ini harus mampu menjelaskan apa urgensi pelonggaran miras untuk rakyat. #TolakPelonggaranMiras
  22. Kami meyakini para produsen miras-lah yg mendapat manfaat paling besar dari pelonggaran miras ini, bukan rakyat. #TolakPelonggaranMiras
  23. Oleh karena itu, kami dengan tegas menolak rencana @kemendag melonggarkan aturan penjualan miras. #TolakPelonggaranMiras
  24. cc @jokowi

  25. Sebagai rakyat kami mau mengingatkan pernyataan Presiden @jokowi saat menutup Kongres Umat Islam Indonesia (Feb 2015), #TolakPelonggaranMiras
  26. … yang dengan tegas mengatakan tidak peduli negara kehilangan triliun rupiah demi menyelamatkan anak bangsa dari peredaran miras #TolakPelonggaranMiras
  27. Ternyata kami hidup di era Negeri setengah hati… !
    #TolakPelonggaranMiras
    Sekian & Terima kasih
    Cc: @jokowi @info_senator

Bagi yang peduli menyelamatkan generasi penerus bangsa, silakan membantu menyebarkan seruan ini, bisa dengan kultwit isi twitmob di atas, atau di-share lewat akun media sosial Anda.
Atas nama segenap pengurus Gerakan Nasional Anti Miras, kami mengucapkan terimakasih banyak sebelumnya. Semoga Allah membalas berlipat semua kebaikan.

Salam hangat tetap semangat,
Iwan Yuliyanto
16.09.2015

Advertisements

7 Comments

  1. […] =========== Baca juga: [TwitMob] Menolak Kebijakan Jokowi Yang Kembali ‘Bebaskan’ Peredaran Miras […]

  2. kasamago says:

    miras seakn tlh mnjdi patron gya hidup modern n global msa kini, prmintaanny ttp konsisten, sungguh bhya bl miras kmbli bebas berkeliaran tnp sistem filtering yg jlas dan edukasi k.msyrkat.
    pngusha psti brusha terus agr peluang akn market.miras yg bsar ttp mreka raih, shngg perlu di buat sistem filtering d atas.

    cnth pengaturan peredaran miras d negara maju perlu dcntoh, slain itu ketegasan , profesionalitas dan keadilan aparat hukum jg hrs berjalan baik.

  3. Di Irlandia alkohol harus dibeli di dalam toko khusus dan bagian dari protokol mereka harus minta ID, setua apapun mukanya. Saya pernah kegeeran karena dimintain ID, saya pikir mereka mengira saya masih underage. Indonesia bisa meniru hal ini dengan menjual di toko khusus aja, jadi yang mau nyari alkohol mesti planning dulu kapan mau minumnya. Btw, beberapa waktu lalu saya lihat di salah satu situs ada yang jual alkohol online, itu juga mesti diperhatikan lho.

    Di Indonesia, menurut saya tak hanya abusing alkohol bagi anak remaja/ anak kecil saja yang berbahaya, rokok (yang bagi saya pribadi jauh lebih berbahaya), harusnya juga diregulasi. Sudah adakah kampanye anti rokok untuk remaja?

  4. alrisblog says:

    Dilonggarkan mungkin ada udang dibalik batu. Pengusaha itu gak kehabisan cara untuk mengakali pemerintah yang gak pintar alias bo…
    Kalo dijual bebas di supermarket kecil, yang keberadaannya sampai masuk ke kampung2 itu, emang pemerintah gak niat buat melindungi rakyat berpotensi jadi pemabuk.

    • Miris ya. Pemerintah bisa takluk pada mafia, pro pada produsen, bukan pro rakyat.
      Pengusaha dan pemerintah main mata, generasi muda yang merenggang nyawa.
      Omong kosong untuk perbaikan ekonomi, yg ada generasi kita banyak yg mati konyol.

  5. ayanapunya says:

    kok kayaknya pak Ahok ngotot banget ya buat melegalkan miras
    oh ya, mas. kalau misalnya di hotel-hotel gitu menyediakan miras dalam paket karaokenya atau di diskotiknya itu masih legalkah?

Mari Berdiskusi dan Berbagi Inspirasi. Terimakasih.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Let me share my passion
My passion is to pursue and share the knowledge of how we work better with our strengthen.
The passion is so strong it can do so much wonder for Indonesia.

Fight For Freedom!
Iwan Yuliyanto

Kantor Berita Umat