Home » Media & Journalism » Apa Kelembagaan Gerakan #SejutaUmatGotongRoyong4Media ?

Apa Kelembagaan Gerakan #SejutaUmatGotongRoyong4Media ?

Blog Stats

  • 1,975,340

PERLINDUNGAN HAK CIPTA

Lisensi Creative Commons

Adab Merujuk:
Boleh menyebarluaskan isi blog ini dengan menyebutkan alamat sumber, dan tidak mengubah makna isi serta tidak untuk tujuan komersial kecuali dengan seizin penulis.
=====
Plagiarisme adalah penyakit yang menggerogoti kehidupan intelektual kita bersama.

Follow me on Twitter

Bila Anda merasa blog ini bermanfaat, silakan masukkan alamat email Anda untuk selalu mendapat artikel terbaru yang dikirim melalui email.

Join 5,848 other followers

Bismillah …

Alhamdulillah, sudah semakin banyak yang mengisi formulir dukungan gerakan #SejutaUmatGotongRoyong4Media. Berdasarkan isi database formulir, dukungan juga datang dari para ulama dan tokoh publik. Update per 14 Juli 2016, sudah lebih dari 6 ribu dukungan yang masuk, sementara Tim Verifikasi baru memvalidasi 5952 dukungan.
Update 14 Juli 2016
Dalam gerakan #SejutaUmatGotongRoyong4Media selain memverifikasi, kita butuh dukungan yang benar-benar valid, karena berdasarkan yang valid itulah nanti kami bisa menyampaikan update perkembangan langkah-langkah strategis selanjutnya kepada para pemberi dukungan. Oleh karena itu, bila sampai saat ini, Anda belum menerima email verifikasi, kemungkinan besar Anda salah menulis alamat email saat mengisi form dukungan. Atau bisa jadi masuk ke folder Spam. Bila ternyata memang Anda tidak menerima email verifikasi, silakan isi kembali dukungan Anda.

Bagi yang sudah menerima email verifikasi, mari bantu sosialisasikan gerakan #SejutaUmatGotongRoyong4Media. Silakan mengambil referensi di sini dan tulisan dalam halaman ini.

Sepanjang sosialisasi gerakan ini, banyak sekali yang bertanya apa dan bagaimana bentuk kelembagaan gerakan, arahnya mau dibawa kemana, dan lain-lain. Untuk menjawab hal tersebut, salah seorang penggagas gerakan ini, Pak Ferry Koto (@ferrykoto) menyampaikan gambaran gagasannya pada kultwit tanggal 14 Juli 2016. Silakan menyimak penjelasan beliau di bawah ini.

Salam,
Iwan Yuliyanto
(Tim Verifikasi Dukungan)
15.07.2016
====================

Apa Kelembagaan Gerakan #SejutaUmatGotongRoyong4Media ?
oleh: Zulfery Yusal Koto a.k.a. Ferry Koto*

Ferry Koto 1Sementara teman-teman tim verifikasi bertungkus-lumus bekerja, saya akan share soal apa kelembagaan #SejutaUmatGotongRoyong4Media

Per 14/7 lebih 6 ribu dukungan yang mengisi FORMULIR dari berbagai kalangan, dan Alhamdulillah banyak juga tokoh-tokoh publik.

Sekali lagi ini bukan gagasan saya, tapi gagasan dari banyak nurani, yang melihat Realitas bahwa Muslim yang mayoritas tidak menguasai media. Realitasnya Muslim menjadi minoritas dalam media, padahal ini abad Informasi, siapa yang kuasai Informasi (media) dialah yang memimpin.

Kita tidak bisa salahkan kelompok lain yang kuasai media, tapi kitalah yang harus memacu diri agar bisa kuasai media, itu kunci. Kata kunci gagasan #SejutaUmatGotongRoyong4Media ini adalah PENGUASAAN media, targetnya umat terdorong tidak lagi minoritas dalam penguasaan media.

Ada yang mengatakan gagasan ini SARA, jualan agama. Sungguh orang-orang (yang berkata) seperti ini tidak paham kebhinnekaan Indonesia. Bahwa perbedaan itu realitas. Apakah NU dan Muhammadiyah itu SARA? atau persatuan lembaga gereja-gereja itu SARA? Saya heran koq ada yang berpikiran sempit.

Apakah mendirikan sekolah-sekolah NU, Muhammadiyah, Rumah Sakit Islam, RS Muhammadiyah, PT NU, lembaga Ekonomi Islam, itu SARA? Tidak ada yang SARA disini, gagasan ini sama dan sewajah dengan gagasan memperkuat Ekonomi Ummat Islam, tapi ini di bidang Media. Konstitusi menjamin hal ini.

Mari kita bahas kata kunci PENGUASAAN media, umat Islam tidak lagi menjadi minoritas seperti yang sekarang sedang juga diikhtiarkan banyak kawan di bidang Ekonomi.

Dalam industri media (kita bahas Pers), pada dasarnya ada 3 komponen utama yang membangun Pers, yaitu:
Pertama, Perusahaan Pers sebagai pemilik dari media itu sendiri, baik cetak, elektronik maupun online. Inilah entitas badan hukum Pers.
Kedua, Bagian Produksi di Industri Pers itu sendiri, bisa percetakan dalam pers cetak, produksi dalam media elektronik, IT dalam media online.
Ketiga, Pers itu sendiri. Inilah yang memproduksi karya-karya jurnalis, bagian inilah yang memproduksi berita.

Sesuai UU Pers, sesungguhnya Perusahaan Pers (pertama), adalah yang menjalankan Industri Pers dari sisi ekonomi, dan terlarang mengintervensi Pers (ketiga). TAPI dalam realitas yang kita lihat sekarang, Perusahaan Pers yang kebanyakan dimiliki perorangan dengan Dominan, mengintervensi Pers itu sendiri. Komponen ketiga, Pers, tunduk pada kemauan pemilik media/perusahaan pers. Jadilah kemudian pemberitaan yang banyak tidak berimbang. Karena ada misi-misi dari pemilik perusahaan pers, termasuk misi ekonomi, mereka kejar Ekonomi dan mengabaikan etika jurnalisme.

Nah gagasan #SejutaUmatGotongRoyong4Media ini target awalnya adalah membentuk kelembagaan PERUSAHAAN milik ummat untuk menguasai media-media. Apakah kelembagaan/Perusahaan media ini nantinya akan memutuskan membuat media baru, atau mengembangkan yang sudah ada, bahkan jika sanggup, cukup kuat, misalnya mengambil kembali REPUBLIKA yang dulu memang digagas pada tahun 1993 sebagai media milik ummat dari group Mahaka. Itu jika kita sanggup dan cukup kuat dan memang bisa dibuktikan bahwa gagasan #SejutaUmatGotongRoyong4Media ini didukung banyak umat Muslim.

Terkait Republika, adalah keliru jika mengatakan itu masih milik Ummat Muslim. Media tersebut sudah dikuasai Group Mahaka 2002 (cmiiw), perusahaan Tbk. Saya beberapa waktu lalu pernah twit, Republika itu dibentuk, hemat saya, sejak awal salah menerjemahkan sebagai milik ummat Islam dalam bentuk Perusahaannya. Bagaimana bisa dikatakan milik ummat, jika PERUSAHAAN yang dibentuk adalah badan hukum PERSERO, sebuah PT, yang merupakan KUMPULAN MODAL. PT adalah badan usaha berbadan hukum yang merupakan kumpulan modal. Dimana jumlah modal lah yang menentukan masa depan, bukan UMAT. Terbukti kemudian Republika lepas dari ummat karena komposisi MODAL berubah, MAHAKA jadi pemodal terbesar. Dan berubahlah isi Republika.

Dalam gagasan #SejutaUmatGotongRoyong4Media ini, hemat saya, haruslah badan hukum PERUSAHAANnya nanti berupa KUMPULAN ORANG, bukan modal. Kumpulan orang-orang yang satu visi, satu tujuan, Muslim yang bersatu-padu untuk menguasai Media, yang BERGOTONG ROYONG, dan itu jelas bentuknya KOPERASI. Koperasi adalah badan hukum kumpulan orang yang satu tujuan, bukan kumpulan Modal. Orang diakui bukan seberapa besar modalnya, SETARA. Dan badan hukum Perusahaan PERS yang berbentuk KOPERASI ini diakui UU Pers, bahkan dari semangat UU Pers, inilah lembaga yang paling sesuai.

Itulah bentuk kelembagaan #SejutaUmatGotongRoyong4Media usulan saya nanti kepada teman-teman yang sudah memutuskan naik satu anak tangga untuk mendukung. Tapi tentu yang memutuskan adalah teman-teman yang sudah memberikan dukungan #SejutaUmatGotongRoyong4Media. Kita lihat nanti masukan-masukan lainnya.

Bayangan saya, Koperasi Media Milik Ummat ini nanti, akan memiliki Perusahan Pers, misal Portal Media untuk Online, yang bekerja secara profesional, sesuai kaidah jurnalisme, dengan nilai-nilai Islam dan menjadi rujukan utama Muslim Indonesia mencari berita. Juga menjadi rujukan dan berkolaborasi dengan media-media muslim yang saat ini sudah ada, yang berusaha keras tetap eksis dengan segela keterbatasan.

Media-media, portal-portal muslim yang ada saat ini, berat bersaing dengan media-media mainstream, oleh karena itu, kedepan dengan adanya KOPERASI ummat ini bisa mensupport juga. Berita-berita, karya-karya jurnalisme bermutu bisa juga di-deliver ke media-media yang sudah eksis. Keberadaan media tersebut juga sangat penting dan dibutuhkan. Setidaknya portal-portal yang sudah eksis, memiliki pembaca setia, trafik, rank di dunia online, yang akan sangat membantu dalam penguasaan berita-berita. Secara teknikal di dunia internet, keberadaan portal-portal yang ada akan mendukung deliver trafik ke portal nanti yang dibentuk. Portal milik umat.

Itulah sekedar gambaran kelembagaan yang nanti akan dibentuk, yang kuncinya harus dimiliki ummat, bukan milik orang perorang.

Demikian sekedar gambaran. Setelah tahap mengumpulkan dukungan ini, jika dukungan mencukupi, kita akan melangkah sowan ke ulama-ulama dan tokoh-tokoh publik inspirasional, untuk menyampaikan aspirasi dukungan kehendak ummat, dan mendorong agar gagasan #SejutaUmatGotongRoyong4Media ini bisa terwujud.

Tentu setelah itu, jika mewujud, kita harus percayakan kepada orang-orang yang berkompoten, yang amanah untuk membentuk Kelembagaan, dan sama-sama kita dukung.

Semoga gagasan #SejutaUmatGotongRoyong4Media ini mewujud.

Wassalam,
Ferry Koto

Profil:
*Seorang aktivis gerakan koperasi, pemberdayaan Ekonomi Rakyat, Ekonomi Syariah dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Profil selengkapnya di Wikipedia.

Advertisements

11 Comments

  1. […] Apa Kelembagaan Gerakan #SejutaUmatGotongRoyong4Media” ?oleh @FerryKoto […]

  2. thoni says:

    Subhanallah .
    Ini sangat bagus sekali .

    Sudah dapat saya bayangkan, jikalau ini benar2 terwujud didunia nyata .

    SAYA SANGAT optimis dg gagasan dan ide2 dari pihak2 yg terkait disini .

    Jika umat muslim tau, maka mereka akan berbondong2 mendukung gerakan
    sejutaumatgotongroyong4media ini .

    Saya doakan semoga ini dapat terwujud
    Aamiin allahumma aamiin

  3. […] Apa Kelembagaan Gerakan Sejuta Umat Gotong Royong untuk Media? […]

  4. WASPADA SANTING says:

    Gagasan yang menarik, penting, & mendesak diwujudkan untuk umat berkemajuan & tercerahkan.
    Usia kemerdekaab bangsa kita secara fisik, sdh 71 tahun. Tapi sesubgguhnya kita masih terjaja dalam berbagai hal, satu di antara penjajahann itu adalah PENJAJAHAN dalam bidang INFORMASI.
    SEJUTA UMAT GOROYONG4MEDIA salah satu Jihad pembebasan dari keterjajahan informasi. Target satu juta menjadi sangat kecil dibanding potensi umat yg ada, tp jadi berat jika tdk didesain dengan tepat.
    Sebaikx segera buat jaringan di setiap provinsi dengan target yg terukur sesuai potensi umat di setiap wilayah.
    Salam sukses demi umat penebar rahmat.

  5. Saya sudah ikut mengisi pak. Memang umat Islam belumlah sadar bahwa mereka saat ini dikerjai habis2an oleh media mainstream. Ironisnya banyak umat Islam yang menelan mentah2 berita dari mainstream tersebut tanpa kroscek atau membaca referensi dari media lain.

  6. Isnaini says:

    Pernah dengar kajian ttg dakwah media juga Pak, penceramahnya mengusulkan ide yg cukup menarik. Membuat sebuah database yg berisi verifikasi dan dokumentasi konten dari media cetak seluruh indonesia.

    Jadi di tiap daerah, dari aceh sampai papua, diharapkan ada relawan muslim yg bisa menyumbangkan 1 koran per hari. Konten2 dari koran2 tersebut kemudian dimasukkan ke dalam database dengan fokus masing-masing sesuai tema, misal ekonomi, politik, kekerasan, dll. Hingga, dari database tsb bisa didapatkan sebuah peta data yang valid yang bisa digunakan sebagai referensi umat ketika ingin mendudukkan sebuah perkara. Argumentasi yang digunakan menjadi lebih kuat dan baik karena berdasar data nyata..

    Dari gerakan ini, bisa juga jadi pemersatu media Islam ya Pak. Jadinya seperti integrasi seluruh media Islam yang sudah ada.. 😀 *CMIIW..

    • Nahh.. betul sekali, mbak Isnaini mampu menangkap tujuan dan semangat dalam gerakan ini. Apa yg disampaikan penceramah tsb sudah tergambar dalam gambaran gagasan bagaimana bentuk kelembagaan ini nantinya.
      “Bayangan saya, Koperasi Media Milik Ummat ini nanti, akan memiliki Perusahan Pers, misal Portal Media untuk Online, yang bekerja secara profesional, sesuai kaidah jurnalisme, dengan nilai-nilai Islam dan menjadi rujukan utama Muslim Indonesia mencari berita. Juga menjadi rujukan dan berkolaborasi dengan media-media muslim yang saat ini sudah ada, yang berusaha keras tetap eksis dengan segela keterbatasan.

      Media-media, portal-portal muslim yang ada saat ini, berat bersaing dengan media-media mainstream, oleh karena itu, kedepan dengan adanya KOPERASI ummat ini bisa mensupport juga. Berita-berita, karya-karya jurnalisme bermutu bisa juga di-deliver ke media-media yang sudah eksis.”

      Ada semacam Divisi Database ABC yang mudah diakses berbagai media / portal Islam. Ummat Islam yg kompeten gotong royong dlm menyusun database tadi.

      Jangan lupa mengisi formulir dukungan juga ya, mbak? 🙂

    • Isnaini says:

      Siap Pak..sudah ngisi duluan sebelum komen..ehehe

      Semoga menjadi kebaikan untuk umat Pak…aamiin..

Mari Berdiskusi dan Berbagi Inspirasi. Terimakasih.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: